JENGISKAN DAN HANCURNYA SEBUAH PERADABAN
(Sebuah Analisis Sejarah)
BAB I
PENDAHULUAN
1.Latar Belakang.
Ratusan ribu mayat tanpa kepala berserakan dan tumpang tindih
memenuhi jalan-jalan, parit-parit dan lapangan-lapangan. Disekitarnya
bangunan-bangunan megah dan indah banyak yang tinggal puing-puing
dan rerontokan. Asap masih mengepul dari bangunan-bangunan yang
dibakar. Tentara dari pangkat rendah sampai tinggi sibuk memenggal
kepala ribuan manusia dan kemudian memisahkan kepala yang terpisah
dari tubuhnya itu menurut kelompok: kepala wanita, anak-anak, orang
tua, dipisahkan satu dari yang lain. Sungai Dajlah atau Tigris berubah
menjadi hitam disebabkan tinta ribuan manuskrip yang dilempar ke
dalamnya. Perpustakaan, rumah sakit, mesjid, madrasah, tempat
pemandian dan rumah para bangsawan, toko dan rumah makan –
semuanya dihancurkan.
Demikianlah, kota yang selama beberapa abad menjadi pusat
terbesar peradaban Islam itupun musnah dalam sekejap mata. Setelah
puas, pasukan penakluk itupun bersiap-siap pergi tanpa penyesalan
sedikitpun. Mereka kini hanya sibuk mengumpulkan barang-barang
jarahan yang berharga: timbunan perhiasan yang tak terni lai
harganya, berki lo-ki lo batangan emas dan uang dinar, batu permata,
intan berl ian – semua dimasukkan ke dalam ratusan karung dan
kemudian diangkut dalam iringan gerobak dan kereta yang sangat
panjang.
Penyair Sa’idi (1184 – 1291) pernah menyaksikan peristiwa
serupa sebelumnya, yaitu di kota Shiraz. Dia berhasil menyelamatkan
diri dan merekam peristiwa yang dia saksikan dalam sajaknya:
Maka langit pun mencurahkan
Hujan lebat darah ke atas bumi
Dan kebinasaan menyapu bersih
Kerajaan al-Mu’tasim, khalifah orang mukmin
Ya Muhammad ! Apabila hari pengadilan datang
Angkutlah kepala tuan dan lihat
Kesengsaraan umatmu ini !
Saksi lain menulis para musisi dan penyanyi dipanggil agar
bernyanyi dengan riang gembira, sementara bangsawan-bangsawan
kota diperintahkan merawat kuda-kuda mereka. Kitab sal inan al-Qur’an
yang tidak ternilai harganya dilempar dan diinjak-injak. Juwa1yni ,
©2003 Digitized by USU digital library 2
seorang sejarawan abad ke-13, yang berhasi l melarikan di ri dari
Bukhara ketika kota itu diserang beberapa tahun sebelumnya, mel ihat
bagaimana kota kelahiran Imam Bukhari ahli hadis yang masyhur itu
diratakan dengan tanah. Tul is Juwayni: “Mereka datang, merusak,
menghancurkan, membunuh, memperkosa wanita muda, dan tua,
menjarah harta, dan akhirnya pergi dengan tenang dan puas hati.”
Demikian gambaran sekilas kebengisan dan teror yang dilakukan
tentara Mongol di lebih separo daratan Asia dan Eropa Timur sejak
awal hingga pertengahn abad ke-13 M. Baghdad, Ibukota kekhalifahan
Abbasiyah, mendapat gi l i ran agak akhir, pada bulan Februari 1258 M.
Serbuan kal i ini dirancang dari Transoxania di Asia Tengah dan
dipimpin salah seorang cucu Jengis Khan yang tidak kalah bengis dari
kakeknya. Di antara catatan sejarah mengenai kebiadaban orang-orang
Mongol ialah catatan sejarawan terkemuka Ibnu ‘Athir (w. 1231 M) dan
ahli Geografi Yaqut al-Hamawi (w.1229 ). Menurut mereka, tokohtokoh
musl im terkemuka, amir, panglima perang, tabib, ulama,
budayawan, ilmuan, cendekiawan, ahli ekonomi dan pol i tik, serta
saudagar kaya – tewas dalam keadaan mengenaskan. Kepala mereka
dipenggal, dipisahkan dari badan, karena khawatir ada yang masih
hidup dan berpura-pura mati.
Timbul pertanyaan: jenis manusia dan bangsa macam apakah
orang-orang Mongol pada abad ke-13 itu ? Mengapa mereka tiba-tiba
muncul menjadi kekuatan yang menggemparkan dunia beradab dan
dapat menaklukkan wilayah yang sangat luas. Dari ujung timur negeri
Cina sampai ujung barat Polandia, dari batas utara Rusia hingga batas
selatan teluk Parsi – semua ditundukkan dan dikuasai hanya dalam
waktu kurang lebih 40 tahun ?
2. Masalah
Latar belakang sebagaimana yang dikemukakan di atas, maka
dapat dirumuskan beberapa masalah pokok dalam karya i lmiah ini
yaitu:
1. Bagaimanakah sejarah kepribadian Jengis Khan dan bangsa
Mongol pada umumnya.
2. Bagaimanakah hubungan Jengis Khan dengan Baghdad hingga ia
berambisi menguasainya.
3. Apakah akibat-akibat yang ditimbulkan dalam sebuah peradaban
tatkala Jengis Khan menguasai Baghdad.
4. Tujuan Penulisan.
1. Untuk mengetahui sejarah kepribadian Jengis Khan dan bangsa
Mongol pada umumnya.
2. Untuk mengetahui hubungan Jengis Khan dengan Baghdad hingga
ia berambisi menguasainya.
3. Untuk dapat mengertahui dan memahami akibat-akibat yang
ditimbulkan dalam sebuah peradaban tatkala Jengis Khan
menguasai Baghdad.
©2003 Digitized by USU digital library 3
4. Metode Penulisan.
Dalam penulisan ini yang menjadi obyek penulisan adalah bidang
sejarah dengan pendekatan sejarah dan pendekatan budaya. Adapun
langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan pokok
permasalahan
2. Setelah data-data terkumpul maka penulis mendeskripsikan
manurut klasi fikasi .
3. Selanjutnya melakukan analisis terhadap data-data kemudian
diseleksi dan ditarik kesimpulan atas kecenderungan yang
dianggap lebih benar dal;am bentuk laporan.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Riwayar Jengis Khan
Untuk mengenal watak suatu bangsa, dan kekuatan bangsa
tersebut dalam kurun sejarah tertentu, kita dapat bercermin pada
pemimpinnya dan bagaimana pemimpin tersebut menempa serta
mengorganisasi bangsanya. Tokoh sentral bangsa Mongol pada abad
ke-13 M adalah Jengis Khan serta anak cucunya yang perkasa seperti
Ogotai, Batu, Hulagu dan Kubilai Khan. Jengis telah berhasil
mempimpin bangsa Mongol menaklukkan daratan Asia yang
menyebabkan keturunannya memerintah dan menguasai negeri-negeri
yang ditaklukkannya itu selama berabad-abad. Dialah yang menempa
bangsa Mongol menjadi bangsa yang tangguh, berani dan nekad.
Namanya ketika kecil adalah Temujin. Ayahnya Yasugei, adalah
seorang Khan (raja) yang mengepalai 13 kelompok suku Borjigin, salah
satu suku utama Mongol – Turk yang paling berapi dan gagah perkasa.
Sebagai Khan keci l, Yasugei tunduk kepada Khan yang lebih tinggi,
Utaq Khan. Ketika Temujin berusia 13 tahun terjadilah perebutan
kekuasaan dalam suku Borjigin. Ayahnya mati terbunuh disebabkan
panah beracun Dario salah seorang lawan pol itiknya. Karena masih
muda, Temujin tidak diakui sebagai penggantinya. Malahan
keselamatan dirinya serta ibu dan adik-adiknya terancam.
Keluarga Yasugei melarikan diri dan mendapat perl indungan
salah seorang saudaranya dari suku Nainan. Pada tahun 1182 Temujin
menjadi remaja yang tangkas serta berani, dan berhasi l
mempersunting salah seorang putri keluarga terkemuka suku itu, yaitu
Bortai. Bortai mendampingi Temujin sampai akhir hayat dan setia
mengikuti suaminya ke daerah-daerah peperangan.
Bakat Temujin sebagai pemimpin telah kel ihatan pada waktu
berusia 20 tahun. Segala beluk ilmu perang dia pelajari, begitu pula
ketangkasan menunggang kuda dan penggunaan segala jenis senjata
perang. Secara diam-diam mengumpulkan para pengikut ayahnya dan
melatih mereka dengan disiplin keras. Pada waktu yang tepat diapun
©2003 Digitized by USU digital library 4
menyerang bekas lawan pol i tik ayahnya dan berhasil merebut kembali
kedudukannya sebagai khan suku Borjigin. Tidak berapa lama setelah
itu dia berhasi l pula menyatukan suku-suku Mongol dan Turk yang
terpencar-pencar di wilayah luas antara sungai Dzungaria dan Irtish.
Pada tahun 1202 huraltai, majlis besar suku-suku Mongol, memberi
pengakuan kepada Temujin sebagai khan seluruh orang Mongol dengan
gelar Jengis Khan. Artinya raja diraja dan dalam bahasa Arab disebut
Sayyid al-Mutlaq.
Salah satu faktor keberhasilan Jengis Khan ialah kebengisan dan
kekejamannya dalam memperlakukan lawan-lawan pol i tik yang
dikalahkannya. Apabila pihak lawan telah ditundukkan, para
pemimpinnya lantas ditangkap dan kemudian direbus hidup-hidup
dalam air panas yang sedang mendidih dalam belanga besar.
Pengangkatannya sebagai khan besar seluruh orang Mongol semakin
memperkuat keyakinan dirinya dan keyakinan bahwa pasukan
tentaranya sangat kuat. Inilah yang mendorong Jengis mulai berpikir
bagaimana menaklukkan negeri-negeri disekitarnya yang wilayahnya
sangat luas dan makmur, seperti Cina, Khwarizmi di Asia tengah,
Persia, India, India utara serta Eropa Timur.
Jengis mulai melatih lebih keras pasukan tentaranya, dia
merekrut sebanyak-banyaknya orang Mongol dari berbagai suku dan
mengorganisasikannya menjadi kekuatan mi l i ter yang besar.
Tentaranya dilatih dengan disiplin keras. Teknik-teknik teror dan
kekejaman yang canggih juga diajarkan kepada mereka. Percobaan
pertama untuk menguji keunggulan tentaranya ialah dengan menyerbu
Cina Utara yang dikuasai bangsa Kin. Alasan penyerbuan cukup kuat:
Bangsa Kin sering menyerang Mongol (Tartar) karena menganggap
mereka bangsa biadab. Dalam serangan itu sudah banyak pemimpin
Mongol dibunuh dengan cara yang kejam. Ratusan tahun orang Mongol
menyimpan dendam itu. Dalam serbuan yang dipimpin Temujin tentara
Mongol dengan mudah sekal i dapat menundukkan Cina Utara. Penduduk
dan pemimpin mereka dibunuh, kecuali orang cerdik pandai, seniman,
perajin, sastrawan, guru, ahli bahasa, rohaniawan, dokter, ahli
sejarah, dan pakar strategi perang. Mereka sangat penting untuk
melatih dan mendidik orang Mongol sehingga menjadi bangsa yang
beradab.
Sebagai tokoh besar lain, Jengis Khan mempunyai idola yang ikut
membentuk kepribadian dan arah cita-citanya. Idolanya ialah tokoh
utama sebuah cerita rakyat Mongol yang populer bernama Kutula
Khan. Menurut cerita tersebut Kutula Khan bertubuh besar. Suaranya
bagaikan bunyi guruh dan guntur menyambar puncak gunung.
Tangannya yang kuat bagaikan beruang dengan mudah dapat
mematahkan anak panah. Walau udara dingin pada musim gugur dia
dapat tidur dengan nyenyak dekat api pendiangan tanpa pakai baju.
Percikan api yang melukai tubuhnya tidak dia pedulikan, seolah-oleh
gigitan nyamuk saja. Dalam sehari ia makan seekor domba dan satu
guci susu. Kepada seorang jenderalnya Jengis bertanya pernah
bertanya:” Apakah kebahagiaan terbesar dalam hidup ini, menurut
pendapatmu? “Jenderalnya menjawab: “Beburu dimusim semi
mengendarai seekor kuda yang tangkas dan bagus! “Bukan!” jawab
©2003 Digitized by USU digital library 5
Jengis Khan. “Kebahagiaan terbesar ialah menaklukkan musuh,
mengejar mereka sampai tertangkap, kemudian merampas harta milik
mereka, memandangi kerabat dekat mereka meratap dan menjeritjerit,
menunggangi kuda-kuda mereka, memeluk istri dan anak-anak
gadis mereka serta memperkosa mereka.”
Ogatai, salah seorang putranya, mempraktekkan betul-betul apa
yang dikatakan ayahnya. Apabila Ogatai dan tentaranya berhasil
menduduki kota, dia akan memerintahkan ratusan gadis berbaris dan
kemudian beberapa gadis paling cantik dipil ihnya untuk dirinya. Yang
agak cantik untuk jenderal-jenderalnya dan selebihnya untuk prajuritprajurit
yang lebih rendah pangkatnya. Amir Khusraw, penyair Persia
abad ke-13 yang melarikan diri dan tinggal di India, memberi
gambaran seperti berikut tentang orang-orang Mongol itu: “Mereka
mengendarai unta dan kuda dengan tangkas, tubuh mereka bagaikan
besi, wajah membara, tatapan muka garang, leher pendek, tel inga
lebar berbulu dan memakai anting-anting, kul it kasar penuh kutu dan
baunya amat tidak sedap.”
Penulis lain mengatakan bahwa mereka seperti keturunan anjing
saja, wajah rajanya seperti binatang buas dan berkata bahwa tuhan
mencipta mereka dari api neraka. “Sejarawan Ibn ‘Athir melaporkan
ketika Bukhara diserbu, 30 ribu tentara kerajaan Khwarizmi tidak
berkutik mengahapi keganasan dan kebengisan mereka. Juwayni
sejarawan abad ke-13 yang lain, menulis dalam bukunya Tarikh-IJehan
Gusan: “Jengis Khan naik ke atas mimbar masjid dan mengaku
sebagai cemeti Tuhan yang diutus untuk menghukum orang-orang
yang penuh dosa.”
2. Perang dengan negeri Islam
Awal permusuhan dan peperangan dengan negeri Islam bermula
dari peristiwa tahun 1212 M. Pada suatu hari tiga orang saudagar
Bukhara bersama puluhan rombongannya tiba di wilayah Mongol dan
menuju ibukota Karakorum. Entah mengapa, orang-orang Mongol
menangkap mereka dan kemudian menyiksanya. Sedangkan barang
dagangannya dirampas. Tidak lama setelah peristiwa itu Jengis Khan
mengirim 50 orang saudagar Mongol untuk membel i barang dagangan
di Bukhara. Atas perintah amir Bukhara Gayur Khan, mereka ditangkap
dan menghukum mati. Jengis sangat marah dan merancang menyerbu
kerajaan Khwarizmi dan negeri lain di Asia tengah. Penyerbuan itu
baru terlaksana pada tahun 1219, hanya sel isih tiga tahun setelah
tentara Mongol menaklukkan seluruh wilayah Cina.
Pada tahun 1227 Jengis Khan meninggal dunia, sebelum seluruh
wilayah Khwarizmi dan Asia tengah, termasuk Afghanistan dan India
utara, berhasi l ditaklukkan. Dia digantikan putranya Ogatai (1229 –
1241). Dibawah pimpinannya semakin banyak wilayah taklukan Mongol.
Kekuasaan mereka mencapai Sungai Wolga dan Polandia. Sebagian
besar orang Mongol telah memeluk agama Budha, namun beberapa
bangsawan dan istri mereka ada yang memeluk agama Kristen.
Pengganti Ogotai ialah Kuyuk (1246 – 1249) dan Kuyuk digantikan oleh
Mangu (1251-1264), putra sulung Tulul dan Tulul ialah adik bungsu
©2003 Digitized by USU digital library 6
Ogotai. Pada masa kepemimpinan Mangu inilah konflik terjadi dalam
keluarga Jengis Khan.
Entah apa sebabnya pada suatu hari Mangu menuduh Ogul
Ghaimi, bekas permaisuri Ogatai yang beragama Kristen, bermaksud
menggulingkan kekuasaannya dan menghasut orang Mongol yang
beragama Budha melakukan makar. Ogul Ghaimi dihukum mati dan
hampir semua keturunan Ogotai dibunuh. Keputusan tersebut didukung
oleh Kubilai Khan, yang telah menjadi kaisar Cina, dan Hulagu. Cucu
Ogotai, Kaidu yang menjadi panglima di Subutai , tidak berhasil
melaksanakan niatnya membalas dendam. Ia malah dipaksa
menyerahkan wilayah kemaharajaan Kara Kita (Xinjiang, Cina) kepada
Mangu. Begitulah sejak itu kekuasaan Mangu menjadi bertambah luas.
Sebenarnya serangan terhadap Baghdad tidak pernah terpikirkan
oleh Mangu, sebab di samping tentara Abbasiyah masih dianggap kuat
dan berbahaya, beberapa ulama yang menjadi penasehat penguasa
Mongol dapat meyakinkan bahaya serangan tersebut. Menurut para
ulama, bagaimanapun Khalifah al-Mu’tasim ialah pemimpin kaum
muslimin dan barang siapa yang menistanya pasti akan mendapat
balasan setimpal dari Tuhan. Penyerbuan ke Baghdad terjadi setelah
Mangu memerintahkan Hulagu membasmi istana benteng Alamut dan
wilayah yang dikuasai orang-orang Assasin, yaitu cabang dari sekte
Isma’iliyah (Syi ’ah Imam Tujuh). Orang-orang Hassasin sangat
berbahaya karena sering merampok dan membunuh para saudagar,
termasuk saudagar Mongol.
Ketika mendapat perintah saudaranya itu Jenderal Hulagu juga
mendapat pesan khusus dari istrinya Dokuz Khatun yang beragama
Kristen. Dokuz Khatun mempunyai hubungan dengan pemimpin
pasukan perang sal ib yang sedang berperang dengan tentara Islam
merebut Yerusalem pada waktu itu, dan berkonspirasi dengan
misionaris Kristen untuk menghancurkan kaum Musl im. Dia meminta
kepada suaminya agar setelah menghancurkan benteng Alamut, yang
membentang sepanjang pegunungan di timur laut Iran dan Afghanistan
segera menaklukkan Iran dan Iraq. Demikianlah, sebelum menaklukkan
dan membasmi pengikut Hassasin di Alamut, Hulaghu dan ribuan
tentaranya berangkat dari Transoxiana disebelah utara Samarkand dan
Bukhara. Mula-mula ia menyerbu Merw, Rayya dan Nisyapur, kemudian
Hamadan dan dari situ berputar menuju dataran tinggi Marenda serta
menghancurkan Istana Benteng Alamut dan membinasakan ribuan
pengikut Hassasin. Setelah itu pasukan Hulagu menyerbu Azerbaijan
dan Armenia, yang dengan mudah dapat ditaklukkannya. Gerakan
selanjutnya ialah ke Arah selatan memasuki wilayah al-Jazirah. Setelah
beristirahat agak lama dan mengatur strategi perang diantaranya
mengirim mata-mata, pada hari Minggu 4 Safar H (Februari 1258)
pasukan Hulagu bergerak mendekati Baghdad. Walaupun perlawanan
yang diberikan oleh tentara Abbasiyah cukup sengit, namun tidak
begitu sukar bagi Hulagu untuk mengalahkan dan menghancurkan
mereka.
Catatan yang cukup menarik tentang kekalahan tentara kaum
Musl imin Baghdad itu terdapat dalam buku Tarikh al-Islam (hlm. 206-
©2003 Digitized by USU digital library 7
207) karangan sejarawan terkenal abad ke-13M Muhyiddin al-Khayyat:
“Sejak bertahun-tahun lamanya telah timbul pertentangan tajam
antara pengikut Sunni dan Syi ’ah, juga antara pengikut mazhab Syafi ’i
dan Hanafi. Pertumpahan darah telah sering pula terjadi dalam
pertikaian yang timbul diantara golongan-golongan yang sal ing
bertentangan itu. Pada saat itu khalifah yang berkuasa ialah al-
Mu’tasim, sedangkan wazirnya Muayyad al-Din al-Qami, seorang tokoh
Syi’ah terkemuka.
Amir Abu Bakar, putra khalifah, dan panglima Rukhnuddin al-
Daudar sudah lama menaruh dendam kepada wazir al-Qami. Pada suatu
hari dia memerintahkan tentara mengobrak-abrik tempat tinggal orang
Syi ’ah. Peristiwa ini oleh wazir dirasakan sebagai pukulan hebat
terhadap dirinya. Diam-diam dia berkorespondensi dengan Hulagu dan
mendorong panglima Mongol dari Transoxiana itu segera berangkat
merebut ibukota Baghdad.
Hulagu pun datang dengan ribuan tentaranya pada bulan Safar
656H dan mengepung Baghdad. Dengan persetujuan khalifah panglima
al-Daudar membawa pasukan tentara Baghdad untuk mengusir trntara
Mongol. Tetapi malang tidak dapat dielakkan . Pasukannya kalah telak
dan dia sendiri dengan kepala terpisah dari badan. Sisa pasukannya
menyelamatkan diri ke balik tembok ibukota yang kukuh dan sebagian
lagi melarikan diri ke Syiria.
Setelah itu wazir al-Qami menemui Hulagu, dan atas persetujuan
Khalifah al-Mu’tashim, dilakukan perundingan dengannya. Wazir dan
pengiringnya pulang ke dalam kota, dan setelah terjadi kericuhan
diapun berkata kepada khalifah: “Hulagu Khan berjanji akan tetap
menghormati dan Tuan sebagai khalifah, seperti mereka mengakui
Sultan Konya. Bahkan ia hendak mengawinkan seorang putrinya
dengan putra Tuanku, Amir Abu Bakar !”
Muhyiddin al-Khayyat selanjutnya melaporkan bahwa khalifah al-
Mu’tasim disertai seluruh pembesar kerajaan dan hakim, serta keluarga
mereka, berjumlah 3000 orang keluar dari istana menemui Hulagu.
Pada mulanya mereka disambut dengan ramah, tetapi tidak lama
kemudian dibantai habis. Wazir al-Qami dan keluarganya juga dibantai
dengan cara lebih bengis. Sebelum dibunuh wazir al-Qami dinista
Hulagu, “Kamu pantas mendapat hukuman berat karena berkhianat
kepada orang yang telah memberimu kedudukan istimewa.”
Selama 40 hari pasukan Hulagu membunuh, menjarah,
memperkosa wanita dan membakar. Rumah-rumah ibadah dihancurkan.
Bayi dalam gendongan dibantai bersama ibu mereka. Wanita hamil
ditusuk perutnya. Sejak saat itu pula kedaulatan dan kekuasaan
Mongol dinobatkan atau Bani Ilkhan berdiri kukuh di Persia (iran dan
Iraq). Hulagu Khan dinobatkan sebagai khan dan memilih Tabriz
sebagai ibukota kemaharajaannya. Hanya Mesir dan Syiria yang tidak
dapat ditaklukkan karena kuatnya pasukan kaum musl imin di situ.
©2003 Digitized by USU digital library 8
3. Orang Mongol Memeluk Islam
Dalam perjalanan sejarah suatu bangsa sering terjadi sesuatu
yang musykil dan tidak pernah terbayangkan. Orang Mongol yang
dahulunya merupakan musuh dan seteru sengit orang Islam, pada
akhirnya tunduk kepada kepercayaan penduduk negeri-negeri yang
mereka taklukkan. Tidak lama setelah jatuhnya kota Baghdad itu telah
banyak bangsawan dan pemimpin Mongol secara diam-diam memeluk
Islam. Pada awal abad ke-14 , belum seratus tahun maklumat
permusuhan terhadap umat Islam diumumkan oleh founding father
mereka Jengis Khan, sebagian besar orang Mongol dinegeri kaum
muslimin telah dirasuki agama Islam dan kebudayaan masyarakatnya.
Namun demikian, semua itu berjalan dalam proses yang berl ikuliku.
Sebelum berbondong-bondong memeluk Islam mereka telah
menjadi penganut Syamanisme dan Budhisme yang fanatik. Usaha
misionaris Kristen untuk mengkristenkan mereka bahkan hampir
berhasi l lebih dari dua tiga kali. Beberapa pemimpin Mongol bahkan
telah menjalin kerja sama dan konspirasi dengan saja-raja Eropa dan
pemimpin perang pasukan Salib merekla di tanah suci Yerusalem. Di
antara bentuk bentuk konspirasi itu ialah bersama-sama menghajar
dan menghancurkan negeri Islam.
Di antara pemimpin Mongol pertama yang memeluk Islam ialah
Barkha Khan (1256-1266 ), cucu Jengis Khan dari putranya Juchi Khan,
yang menguasai Eropa timur dan tengah dan berkedudukan di Sarai,
lembah Wolga. Dia dan para pengikutnya memeluk Islam pada tahun
1260 berkat dakwah para ulama sufi yang berada di daerah tersebut.
Pada tahun itu juga Barkha mengirim ribuan tentaranya untuk
membantu sultan Baybars di Mesir yang sedang menghadapi serangan
Hulagu Khan dan tentara Salib. Dalam pertempuran di Ain Jalut
pasukan Hulagu dapat dihancurkan. Sejak itu agama Islam berkembang
pesat do lembah Wolga dan orang-orang Mongol yang bermukim di
wilayah itu menyebut diri sebagai orang Kozak (Kystchak).
Adapun keturunan Hulagu Khan sendiri menempuh jalan berl iku
sebelum memeluk Islam. Ulama-ulama Islam juga tidak hanya bersaing
dengan misionaris Kristen, tetapi bersaing pula dengan sesama
mereka, yaitu ulama mazhab Syafi’I dengan Hanafi dan ulama Syi’ah.
Pada mulanya usaha misionaris Kristen hampir berhasi l . Pengganti
Hulagu Khan , yaitu Abagha (1265-1282) memeluk Kristen berkat
bujukan ibunya Dokuz Khatun. Dalam istanya banyak pendeta Kristen
tinggal, diantaranya sebagai penasehat pol itik. Pada tahun 1274,
Abagha mengirim utusan khusus menghadiri Konsili Lyon. Dia sering
berkirim-kiriman surat dengan Raja Louis (1266-1270) dari Prancis dan
raja Charles I (1268-1285 ) dari Sicilia. Tetapi malan, putra Abagha,
yang menggantikan ayahnya dan sejak kecil telah memeluk agama
Kristen, yaitu Tagudar (1281-1284) menjelang dewasa memeluk Islam.
Dia menyebut dirinya sebagai Sultan Muhammad Tagudar Khan. Namun
karena tindakannya memberi peluang terlalu besar bagi perkembangan
Islam, dia diadukan oleh-tokoh masyarakat Mongol kepada Kubilai
Khan di Khanbalik, Cina. Perebutan kekuasaan segera terjadi di bawah
©2003 Digitized by USU digital library 9
pimpinan Arghun, saudara kandung Tagudar. Dalam peristiwa itu
Tagudar mati terbunuh.
Setelah naik tahta, Arghun (1284-1290 ) segera menyingkirkan
pembesar-pembesar Islam dari kedudukan penting mereka. Mereka
digantikan oleh pembesar beragama Budha dan Kristen. Pengganti
Arghun, yaitu Baidu Khan (1293-1295) berbuat serupa. Namun justru
pada masa pemerintahan Baidu inilah terjadi peristiwa paling
bersejarah. Putranya yang menggantikan dia, Ghazan Khan (1295-
1302), walaupun sejak keci l dididik sebagai penganut Budhis yang
fanatik, ketika naik tahta menyatakan memeluk Islam.
Peristiwa tersebut merupakan kemenangan besar Islam. Ghazan
lahir pada tanggal 4 Desember 1271 M. Usianya ketika naik tahta
belum genap berusia 24 tahun. Pada umur 10 tahun dia diangkat
menjadi gubernur Khurasan. Pendamping dan penasehatnya ialah Amir
Nawruz, putra Arghhun Agha yang telah memerintah selama 39 tahundi
bebertapa provinsi Persia di bawah pengawasan langsung Jengis Khan
dan penggantinya. Amir Nawruz merupakan pembesar Mongol awal
yang memeluk agama Islam secara diam-diam. Atas usaha dialah
Ghazan Khan memeluk agama Islam.
Ajakan memeluk Islam itu berawal ketika Ghazan sedang
berjuang merebut tahta kerajaan dari saingan utamanya, Baidu. Amir
Nawruz berkata, “Tuanku ! Berjanjilah, apabila kelak Allah
menganugerahkan kemenangan kepada Tuan, sebagai ucapan syukur
Anda mesti memeluk agama Islam !” Atas petunjuk dan nasihat Amir
Nawruz itulah Ghazan Khan berhasi l mengalahkan Baidu dan naik tahta
pada tanggal 19 Juni 1295 (4 Sya’ban 644 H). Janjinya untuk memeluk
Islam dipenuhi hari itu juga. Bersama 10.000 orang Mongol lain,
termasuk sejumlah pembesar dan jenderal dia mengucapkan dua
kalimah syahadat di hadapan Syekh Sadruddin Ibrahim, putra tabib
terkemuka al-Hamawi.
Setelah empat bulan memerintah, Sultan Ghazan memerintahkan
tentaranya menghancurkan kui l Budha, gereja dan sinagor di seluruh
kota Tabriz. D atasnya kemudian dibangun kembali masjid dan
madrasah, sebab di tempat yang sama itulah dahulu Hulagu
menghancurkan puluhan masdrasah dan masjid yang megah. Denman
berbuat demikian dia telah menebus dosa leluhurnya kepada kaum
muslimin.
Menurut Edward G. Browne (Literary History of Persia), Vol. II,
1956), dalam sejarah Persia Sultan Ghazan merupakan raja Mongol
pertama yang mencetak uang dinar dengan inskripsi Islam. Syariat
Islam kemudian kembali ditegakkan dan undang-undang kerajaan
diganti dengan undang-undang baru yang bernafas Islam. Pada bulan
November 1297 amir-amir Mongol mulai memakai jubahdan surban ala
Persia, dan membuang pakaian adat nenek moyangnya. Walaupun
perubahan itu menyebabkan banyak orang Mongol yang masih
beragama Budha tidak puas, dan terus menerus menyebarkan intrikintrik
dan meletuskan sejumlah pemberontakan, namun pemerintahan
Ghazan relatif aman dan mantap. Reformasi lain yang dia lakukan ialah
©2003 Digitized by USU digital library 10
pengurangan pajak dan penyusutan jumlah pelacuran dan lokasinya
diseluruh negeri.
Sultan Ghazan wafat pada tanggal 17 Mei 1304 dalam usia 32
tahun disebabkan konspirasi pol itik yang bertujuan mengangkat
Alafrank, putra saudara sepupunya Gaykhatu, sebagai raja Mongol
beragama Budha. Kematiannya ditangisi diseluruh Persia. Dia bukan
hanya seorang negarawan muda yang bijak dan taat beribadah, tetapi
juga pel indung i lmu dan sastra. Dia menyukai seni, khususnya
arsitektur, karejinan dan ilmu alam. Dia mempelajari astronomi, kimia,
mineralogy, metalurgi, dan botani. Dia menguasai bahasa Persia, Arab,
Cina Mandarin, Tibet, Hindi dan Latin. Penggantinya, Uljaytu
Khudabanda (1304-1316), meneruskan kebijakannya. Tetapi raja
Mongol yang paling saleh ialah Abu Sa’id (1317-1334 M), pengganti
Uljaytu. Di bawah pemerintahan Abu Sa’id ini lah orang Mongol Persia
menjadi pembela gigih Islam serta pel indung utama kebudayaan Islam.
BAB IV
PENUTUP
Demikianlah analisis ringkas tentang perjalan sejarah jenghis
Khan yang telah memberikan sebuah catatan hitam dalam lembaran
sejarah peradaban. Dahulunya bangsa Mongol memang sangat dikenal
sebuah bangsa yang memiliki keberanian maupun kenekatan yang
puncak kejayaan berada di tangan Jengis Khan sampai beberapa
generasi dibawahnya. Keberadaan, kekejaman maupun kebengisan
Jenghis Khan takkan pernah terlupakan dalam sejarah peradaban,
walaupun cucunya belakangan dianggap dapat menebus kesalahankesalahan
kakeknya namun hancurnya peninggalan-peninggalan
sejarah dalam sebuah peradaban mungkin tak akan dapat dilupakan.
DAFTAR PUSTAKA
Sidi Gazalba, 1987, Asas Kebudayaan Islam Pembaharuan Ilmu dan
Filsafat, Jakarta Bulan Bintang.
Omar Amin Husein, 1975, Kultur Islam, Sejarah Perkembangan
Kebudayaan Islam dan Pengaruhnya dalam Dunia Internasional,
Jakarta, Bulan Bintang.
Dewan Redaksi, 1994, Ensiklopedi Islam I, Jakarta, PT. Ichtiar Baru
Van Hoeve.
Gibb, H.A.R., Modern Trend in Islam, Chicago, 1945
Rom Landaou, 1962, The Arab Heritage Of Western Civilization, New
York Arab Information Centre.
Titus Burchardt, 1976, Art Of Islam, Language and Meaning, London:
World of Islam Festival Trust
Nurchol ish Majid, 1997, Kaki Langit Peradapan, Jakarta, Paramadina.
Browne, Edward G., 1956, A Literary History of Persia, London: T.Fisher
Unwin, dan Cambridge, The University Press.
Hossen Nasr, Sayyed, 1986, Sains Dan Peradaban di Dalam Islam
(terjemahan), Pustaka, Bandung
Sabtu, 23 April 2011
CONTOH TUGAS SPJD
Tugas : Program Kehidupan
Dosen : Bpk Junaidi
Nama : Nurahman
NPM : 201014500618
Kelas : XF
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial
Universitas Indra Prasta PGRI ( UNINDRA )
Program studi : Pendidikan Ekonomi
Mata kuliah : Sejarah Pendidikan Jati Diri PGRI (SPJD PGRI)
Alamat :
Jl. Nangka No.58C Tanjung Barat ( TB Simatupang )
Jaga karsa – Jakarta Selatan 12530
Tlp. ( 021 ) 7818718
PROGRAM KEHIDUPAN
1. Pendidikan
Assalamualaikum, nama saya Nurahman. Saya sekarang menempuh kuliah di Universitas Indra Prasta PGRI (UNINDRA). Pendidikan sekolah dasar saya, saya jalani di Pekalongan sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Saya lanngsung masuk kelas satu tanpa melalui pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seperti anak-anak sekarang. Masa-masa itu kalau aku ingat adalah masa-masa yang sangat menyenagkan. Saya mulai banyak teman yang belum pernah saya kenal sebelumnya, maklum sekolah saya ada di dusun tetangga.
Oh iya, perlu saya jelaskan di daerah saya satu desa terdiri atas beberapa dusun. Jadi di samping kepala desa (kades) didaerah saya juga ada yang namanya kepala dusun (kadus) yang merupakan bawahan kepala desa. Jabatan kadus atau kepala dusun biasanya cuma jabatan seremonial saja, maksudnya jabatan yang tidak mempunyai anak buah atau bawahan. Jabatan kadus hanya untuk melambangkan bahwa nama dusun yang bersangkutan masih diakui keberadaannya alias tidak dihapus. Dulu katanya dusun itu adalah sebuah desa juga yang kemudian di gabung menjadi satu. Rt dan Rw serta perangkat desa lainnya langsung bertanggung jawab kepada kepala desa tidak melalui kepala dusun.
Kembali kemasalah pendidikan, masa-masa sekolah dasar saya sangat menyenagkan dan sangat indah tentunya untuk dikenagkan. Apa lagi saya termasuk anak yang selalu mendapat renking pertama disekolah dari kelas satu sampai kelas lima, baru setelah kelas enam dominasi saya tergusur oleh saingan yang juga merupakan teman dekat saya sendiri. Dari kelas satu saya emang selalu bersaing dengan teman saya yang satu ini, dia biasanya selalu jadi rangking duanya. Baru setelah berjuang selama enam tahun dia baru bisa menggusur saya dari tahta, hehehehe…
Kebiasaan saya sehari-hari di masa kanak-kanak kala itu adalah bangun tidur pas dengar adzan subuh. Bangun, shalat subuh di rumah (maklum masjid atau mushola ditempat saya letaknya jauh dari rumah dan saya saat itu takut kalo subuh-subuh mesti pergi ke masjid), tapi kadang juga bangunnya kesiangan ampe pukul enam pagi. Saya berangkat sekolah pukul tujuh pagi dan sekolah masuk pukul tujuh lewat lima belas menit. Pulang sekolah kalau tidak salah pukul dua belas lewat dua puluh lima menit. Setelah pulang sekolah saya makan siang kemudian pergi shalat dhuhur di masjid terdekat. Setelah itu tidur siang, dan bangun menjelang ashar. Setelah shalat ashar, saya pergi bermain dengan teman-teman dan pulang sekitar pukul lima sore, kemudian mandi sore. Setelah berpakaian rapi menjelang magrib pergi ke masjid untuk beribadah shalat magrib sekalian mengaji disana, pulangnya setelah shalat Isyak. Setelah pulang dari masjid saya belajar tentang pelajaran yang akan dibahas besok pagi serta mengerjakan PR kalau ada PR.
Setelah belajar kira-kira dari pukul tujuh sampeai pukul delapan malam, kadang kalau ada PR sampai pukul sembilan. Saya kemudian membereskan perlengkapan sekolah dan juga menyiapkan perlengkapan jadwal mata pelajaran besok pagi. Kalau sudah beres semua saya baru cuci tangan dan cuci kaki untuk kemudian tidur, serta tak lupa baca do’a dulu sebelum tidur tentunya. Begitulah kebiasaan saya sewaktu duduk di bangku sekolah dasar.
Cita-cita saya dulu sewaktu masih duduk dibangku sekolah dasar adalah ingin menjadi tentara. Disamping badan saya yang memang bongsor yang kata orang-orang tua di tempat saya dulu cukup menunjang cita-cita saya tersebut, menjadi tentara merupakan suatu kebanggaan. Di daerah saya disamping di kagumi karena terlihat sangat gagah, tentara juga sangat di hormati dan disegani, serta ditakuti juga tentunya.
Dulu sewaktu masih duduk di bangku sekolah dasar, saya sering di kirim untuk mengikuti berbagai lomba mewakili sekolah. Diantaranya adalah lomba cerdas cermat tingkat sekolah dasar, lomba murid teladan, dan lomba olah raga yang di tempat saya di kenal dengan sebutan Tri Lomba atau Tiga Lomba, meliputi olah raga lari seratus meter, lompat jauh, dan melempar bola yang besarnya kira-kira sebesar bola kasti ( mirip olah raga tolak peluru, Cuma kaloau tolak peluru yang di lempar bola besi sedangkan ini karena mungkin masih anak-anak yang dilempar bola biasa ). Biasanya kami hanya bias maju sampai tingkat kecamatan saja. Di tingkat kecamatan kami hamper selalu bias dikalahkan oleh anak-anak dari kota yang sekolahnya punya fasilitas lebih lemgkap dari sekolah kami.
Saya lulus sekolah dasar dengan nilai yang cukup memuaskan, walaupun disekolah saya peringkatnya turun dari yang dari kelas satu selalu jadi rangking pertama kini lulus hanya menempati rangking kedua. Walaupun agak kecewa karena teman-teman yang gak suka padaku banyak yang mengejek, secara umum nilai saya cukup bagus. Saya masuk ke Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) faforit ditempat kami, yaitu SMPN I yang merupakan sekolah dambaan anak-anak ditempat kami. Di sekolah menengah pertama, tak ada kenangan yang menarik untuk diceritakan karena karena prestasi saya terus menurun dan saya lulus dengan nilai yang kurang memuaskan. Cita-cita saya untuk menjadi tentarapun harus ku kubur dalam-dalam dan akupun kemudian bingung karena tak punya cita-cita cadangan.
Setelah lulus sekolah menengah pertama aku diajak orang tua untuk merantau ke Jakarta. Baru empat tahun kemudian saya melanjutkan sekolah yang setara dengan Sekolah Menengah Umum atau SMU, tepatnya saya melanjutkan sekolah kesebuah pesantren di Jakarta. Walaupun saya sekolah di Pesantren saya tidak tidur di Asrama, saya berangkat pagi dan pulang setelah pelajaran selesai karena harus membantu orang tua di rumah. Saya lulus dari pesantren dengan ijasah persamaan setara SMU.
Setelah lulus SMU saya diterima bekerja di sebuah perusahaan yang menjual asesoris ponsel dan asesoris computer. Setelah saya bekerja disini lambat laun saya mulai menemukan jati diri saya kembali, saya mulai berani berangan-angan menggantung cita-cita untuk bias menjadi pengusaha seperti boss saya. Saya mulai menyisihkan sebagian gaji saya untuk di tabung untuk kelak dijadikan modal untuk berwiraswasta. Atas saran teman-teman saya, saya di anjurkan untuk kuliah untuk menambah wawasan pengetahuan, dan tiga tahun kemudian tepatnya tahun 2010 saya masuk kuliah ke Universitas Indra Prasta PGRI (UNINDRA). Demikianlah saya menempuh kuliah di UNINDRA dengan harapan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.
2. Pekerjaan
Walaupun status saya saat ini masih sebagai karyawan, saya punya cita-cita untuk menjadi Pengusaha yang sukses. Untuk menggapai hal itu saya berusaha mempersiapkan diri untuk sesuatu yang bias menunjang cita-cita saya tersebut. Disamping belajar di bangku kuliah saya belajar mengenai seluk-beluk perusahaan kepada para atasan saya, tidak dengan terang-terangan tentunya. Selain itu saya juga banyak membaca buku tentang motivasi untuk memotivasi diri saya sendiri agar lebih bersemangat dalam menggapai cita-cita baru saya tersebut.
3. Harta
Bagi saya, diri saya sendiri dan keluarga adalah harta yang tak ternilai. Tuhan telah menganugrahi saya tubuh yang sempurna tiada cacat suatu apa. Ini adalah asset yang tak boleh disia-siakan. Di samping aku gunakan untuk bekerja mencari nafkah, saya selalu memberikan asupan makanan jasmani seperti makan makanan yang halal dan bergizi dan makanan rokhani seperti shalat lima waktu berusaha untuk selalu tepat waktu terkadang ditambah shalat tahajud. Saya juga tak lupa menginfaqkan sebagian harta (uang) yang saya punya kepada mereka yang membutuhkan.
4. Distribusi
Masalah distribusi, disamping buat kepeluan sehari-hari seperti makan dan sebagainya, Gaji yang saya dapat dari hasil kerja, saya gunakan untuk bayar kuliah, beliin keperluan sekolah adik-adik karena saya masih punya adik yang masih sekolah, memberi orang tua biarpun cuma sedikit, dan tidak lupa menyisakannya untuk ditabung. Kalo bicara cukup atau tidak cukup rasanya tidak akan pernah cukup, tapi kalo kita syukuri segala apa yang telah kita punya Insya Allah akan cukup. Oh iya, perlu diketahui saya ini masih tinggal serumah dengan orang tua. Jadi kalau ada apa-apa peran orang tua sebenarnya masih dominan. Kalo saya ngasih uang ke orang tua sebenarnya Cuma ingin menyenagkan hati beliau, karena kalo dihitung-hitung biaya makan yang dikeluarkan oleh orang tua aja tak sepadan dengan uang yang aku berikan untuk beliau. Tapi untuk saat ini hanya sebatas itulah yang bias aku berikan kepada orang tua. Semoga dikemudian hari aku bisa berbakti dan membahagiakan mereka berdua, amiin
5. Keluarga
Ber-keluarga adalah fitrah setiap manusia. Maka tatkala kaum wanita Barat meneriakkan NOMAR ( No Married ) dan DINK ( Double Income No Kids ) hancurlah sendi-sendi keluarga di sana. Majalah Times ( edisi 28 Juni 1983 ) mengungkapkan bahwa 40 % dari seluruh anak-anak di AS yang lahir antara tahun 1970-1984 menghabiskan masa kanak-kanak mereka tampa kasih sayang orang tua -karena orang tua mereka bercerai atau karena orang tua mereka ( memang ) tidak pernah menikah. Majalah Fortune ( edisi 2 September 1995 ) mengungkapkan banyaknya wanita eksekutif di Barat yang mengalami stress. Mereka merasakan kekecewaan, ketidak puasan dan kekhawatiran , sehingga hidup dan jiwa mereka menjadi kacau. Bahkan umumnya mereka mengalami perceraian dan gangguan hubungan sosial dalam keluarga.
Lebih jauh lagi, Jurnal The Economist edisi September 1995 memberitakan fakta bahwa di negara Eropa Utara, institusi keluarga tengah mengalami keruntuhan. Di Swedia dan Denmark, setengah dari bayi-bayi- lahir- dari ibu yang tidak menikah. Setengah dari perkawinan di Swedia dan Norwegia berakhir dengan perceraian, dan orang tua yang tidak menikah lagi karena sudah bercerai tiga kali lebih banyak dari jumlah perkawinan. Akibatnya jumlah orang tua tunggal meningkat sampai 18 % pada tahun 1991. Istilah single parent ( orang tua tunggal ) dan nuclear family ( keluarga inti ; yang hanya terdiri dari ayah dan ibu ) menggambarkan betapa sepi dan keringnya fungsi kekeluargaan dalam masyarakat modern ( Barat ).
Dari Dokumen Rencana Aksi pada saat Konferensi Beijing yang lalu ( 1995 ) membuktikan kesuksesan tuntutan para ‘feminist’ yang menginginkan kebebasan bagi para wanita dalam menentukan bentuk dan komposisi keluarga ( apakah orang tua tunggal atau orang tua dari pasangan sesama wanita ) , kebebasan orientasi seksual ( apakah heteroseksual ataupun homo seksual ) dan kebebasan reproduksi ( punya anak atau tidak ). Serta masih banyak lagi suara sumbang kaum ‘feminist’ yang memporak porandakan dan menjungkir balikkan konsep keharmonisan keluarga dalam suatu masyarakat. Dan karena semua itu adalah suara kebebasan yang tercetus dari ide kapitalisme ( yang rusak ) maka tidaklah terlalu mengherankan apabila ‘ gerakan ‘ tersebut mengakibatkan krisis nilai-nilai keluarga bagi masyarakat manapun yang menerapkan ide tersebut.
Dalam pandangan manapun, keluarga dianggap sebagai elemen sistem sosial yang akan membentuk sebuah masyarakat. Adapun lembaga perkawinan, sebagai sarana pembentuk keluarga adalah lembaga yang paling bertahan dan digemari seumur kehadiran masyarakat manusia. Perbedaan pandangan hidup dan adat istiadat setempatlah yang biasanya membedakan definisi dan fungsi sebuah keluarga dalam sebuah masyarakat Peradaban suatu bangsa bahkan dipercaya sangat tergantung oleh struktur dan interaksi antar keluarga di dalam masyarakat tersebut.
Alhamdulillah saya sendiri termasuk dibesarkan dalam keluarga yang boleh di kata cukup bahagia. Walaupun orang tua kami tidak kaya raya, tapi kami tidak pernah kekurangan. Saya sendiri adalah anak pertama dari enam bersaudara, laki-laki tiga temasuk aku, dan perempuannya tiga. Yang palin kecil saat sudah duduk di bangku SLTP. Saya sebagai anak yang tertua hingga saat ini belum menikah. Tapi saya bercita-cita suatu saat nanti akan membentuk sebuah keluaraga yang Sakinah, mawadah, warakhmah, amiin. Demikian program kehidupan saya, tentu saja masih banyak kekurangan dan saya membutuhkan sebuah kritik yang membangun, Akhir kata saya Ucapkan Wassalam mualaikum warokhmatullahiwabarokatukh.
Dosen : Bpk Junaidi
Nama : Nurahman
NPM : 201014500618
Kelas : XF
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial
Universitas Indra Prasta PGRI ( UNINDRA )
Program studi : Pendidikan Ekonomi
Mata kuliah : Sejarah Pendidikan Jati Diri PGRI (SPJD PGRI)
Alamat :
Jl. Nangka No.58C Tanjung Barat ( TB Simatupang )
Jaga karsa – Jakarta Selatan 12530
Tlp. ( 021 ) 7818718
PROGRAM KEHIDUPAN
1. Pendidikan
Assalamualaikum, nama saya Nurahman. Saya sekarang menempuh kuliah di Universitas Indra Prasta PGRI (UNINDRA). Pendidikan sekolah dasar saya, saya jalani di Pekalongan sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Saya lanngsung masuk kelas satu tanpa melalui pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seperti anak-anak sekarang. Masa-masa itu kalau aku ingat adalah masa-masa yang sangat menyenagkan. Saya mulai banyak teman yang belum pernah saya kenal sebelumnya, maklum sekolah saya ada di dusun tetangga.
Oh iya, perlu saya jelaskan di daerah saya satu desa terdiri atas beberapa dusun. Jadi di samping kepala desa (kades) didaerah saya juga ada yang namanya kepala dusun (kadus) yang merupakan bawahan kepala desa. Jabatan kadus atau kepala dusun biasanya cuma jabatan seremonial saja, maksudnya jabatan yang tidak mempunyai anak buah atau bawahan. Jabatan kadus hanya untuk melambangkan bahwa nama dusun yang bersangkutan masih diakui keberadaannya alias tidak dihapus. Dulu katanya dusun itu adalah sebuah desa juga yang kemudian di gabung menjadi satu. Rt dan Rw serta perangkat desa lainnya langsung bertanggung jawab kepada kepala desa tidak melalui kepala dusun.
Kembali kemasalah pendidikan, masa-masa sekolah dasar saya sangat menyenagkan dan sangat indah tentunya untuk dikenagkan. Apa lagi saya termasuk anak yang selalu mendapat renking pertama disekolah dari kelas satu sampai kelas lima, baru setelah kelas enam dominasi saya tergusur oleh saingan yang juga merupakan teman dekat saya sendiri. Dari kelas satu saya emang selalu bersaing dengan teman saya yang satu ini, dia biasanya selalu jadi rangking duanya. Baru setelah berjuang selama enam tahun dia baru bisa menggusur saya dari tahta, hehehehe…
Kebiasaan saya sehari-hari di masa kanak-kanak kala itu adalah bangun tidur pas dengar adzan subuh. Bangun, shalat subuh di rumah (maklum masjid atau mushola ditempat saya letaknya jauh dari rumah dan saya saat itu takut kalo subuh-subuh mesti pergi ke masjid), tapi kadang juga bangunnya kesiangan ampe pukul enam pagi. Saya berangkat sekolah pukul tujuh pagi dan sekolah masuk pukul tujuh lewat lima belas menit. Pulang sekolah kalau tidak salah pukul dua belas lewat dua puluh lima menit. Setelah pulang sekolah saya makan siang kemudian pergi shalat dhuhur di masjid terdekat. Setelah itu tidur siang, dan bangun menjelang ashar. Setelah shalat ashar, saya pergi bermain dengan teman-teman dan pulang sekitar pukul lima sore, kemudian mandi sore. Setelah berpakaian rapi menjelang magrib pergi ke masjid untuk beribadah shalat magrib sekalian mengaji disana, pulangnya setelah shalat Isyak. Setelah pulang dari masjid saya belajar tentang pelajaran yang akan dibahas besok pagi serta mengerjakan PR kalau ada PR.
Setelah belajar kira-kira dari pukul tujuh sampeai pukul delapan malam, kadang kalau ada PR sampai pukul sembilan. Saya kemudian membereskan perlengkapan sekolah dan juga menyiapkan perlengkapan jadwal mata pelajaran besok pagi. Kalau sudah beres semua saya baru cuci tangan dan cuci kaki untuk kemudian tidur, serta tak lupa baca do’a dulu sebelum tidur tentunya. Begitulah kebiasaan saya sewaktu duduk di bangku sekolah dasar.
Cita-cita saya dulu sewaktu masih duduk dibangku sekolah dasar adalah ingin menjadi tentara. Disamping badan saya yang memang bongsor yang kata orang-orang tua di tempat saya dulu cukup menunjang cita-cita saya tersebut, menjadi tentara merupakan suatu kebanggaan. Di daerah saya disamping di kagumi karena terlihat sangat gagah, tentara juga sangat di hormati dan disegani, serta ditakuti juga tentunya.
Dulu sewaktu masih duduk di bangku sekolah dasar, saya sering di kirim untuk mengikuti berbagai lomba mewakili sekolah. Diantaranya adalah lomba cerdas cermat tingkat sekolah dasar, lomba murid teladan, dan lomba olah raga yang di tempat saya di kenal dengan sebutan Tri Lomba atau Tiga Lomba, meliputi olah raga lari seratus meter, lompat jauh, dan melempar bola yang besarnya kira-kira sebesar bola kasti ( mirip olah raga tolak peluru, Cuma kaloau tolak peluru yang di lempar bola besi sedangkan ini karena mungkin masih anak-anak yang dilempar bola biasa ). Biasanya kami hanya bias maju sampai tingkat kecamatan saja. Di tingkat kecamatan kami hamper selalu bias dikalahkan oleh anak-anak dari kota yang sekolahnya punya fasilitas lebih lemgkap dari sekolah kami.
Saya lulus sekolah dasar dengan nilai yang cukup memuaskan, walaupun disekolah saya peringkatnya turun dari yang dari kelas satu selalu jadi rangking pertama kini lulus hanya menempati rangking kedua. Walaupun agak kecewa karena teman-teman yang gak suka padaku banyak yang mengejek, secara umum nilai saya cukup bagus. Saya masuk ke Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) faforit ditempat kami, yaitu SMPN I yang merupakan sekolah dambaan anak-anak ditempat kami. Di sekolah menengah pertama, tak ada kenangan yang menarik untuk diceritakan karena karena prestasi saya terus menurun dan saya lulus dengan nilai yang kurang memuaskan. Cita-cita saya untuk menjadi tentarapun harus ku kubur dalam-dalam dan akupun kemudian bingung karena tak punya cita-cita cadangan.
Setelah lulus sekolah menengah pertama aku diajak orang tua untuk merantau ke Jakarta. Baru empat tahun kemudian saya melanjutkan sekolah yang setara dengan Sekolah Menengah Umum atau SMU, tepatnya saya melanjutkan sekolah kesebuah pesantren di Jakarta. Walaupun saya sekolah di Pesantren saya tidak tidur di Asrama, saya berangkat pagi dan pulang setelah pelajaran selesai karena harus membantu orang tua di rumah. Saya lulus dari pesantren dengan ijasah persamaan setara SMU.
Setelah lulus SMU saya diterima bekerja di sebuah perusahaan yang menjual asesoris ponsel dan asesoris computer. Setelah saya bekerja disini lambat laun saya mulai menemukan jati diri saya kembali, saya mulai berani berangan-angan menggantung cita-cita untuk bias menjadi pengusaha seperti boss saya. Saya mulai menyisihkan sebagian gaji saya untuk di tabung untuk kelak dijadikan modal untuk berwiraswasta. Atas saran teman-teman saya, saya di anjurkan untuk kuliah untuk menambah wawasan pengetahuan, dan tiga tahun kemudian tepatnya tahun 2010 saya masuk kuliah ke Universitas Indra Prasta PGRI (UNINDRA). Demikianlah saya menempuh kuliah di UNINDRA dengan harapan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.
2. Pekerjaan
Walaupun status saya saat ini masih sebagai karyawan, saya punya cita-cita untuk menjadi Pengusaha yang sukses. Untuk menggapai hal itu saya berusaha mempersiapkan diri untuk sesuatu yang bias menunjang cita-cita saya tersebut. Disamping belajar di bangku kuliah saya belajar mengenai seluk-beluk perusahaan kepada para atasan saya, tidak dengan terang-terangan tentunya. Selain itu saya juga banyak membaca buku tentang motivasi untuk memotivasi diri saya sendiri agar lebih bersemangat dalam menggapai cita-cita baru saya tersebut.
3. Harta
Bagi saya, diri saya sendiri dan keluarga adalah harta yang tak ternilai. Tuhan telah menganugrahi saya tubuh yang sempurna tiada cacat suatu apa. Ini adalah asset yang tak boleh disia-siakan. Di samping aku gunakan untuk bekerja mencari nafkah, saya selalu memberikan asupan makanan jasmani seperti makan makanan yang halal dan bergizi dan makanan rokhani seperti shalat lima waktu berusaha untuk selalu tepat waktu terkadang ditambah shalat tahajud. Saya juga tak lupa menginfaqkan sebagian harta (uang) yang saya punya kepada mereka yang membutuhkan.
4. Distribusi
Masalah distribusi, disamping buat kepeluan sehari-hari seperti makan dan sebagainya, Gaji yang saya dapat dari hasil kerja, saya gunakan untuk bayar kuliah, beliin keperluan sekolah adik-adik karena saya masih punya adik yang masih sekolah, memberi orang tua biarpun cuma sedikit, dan tidak lupa menyisakannya untuk ditabung. Kalo bicara cukup atau tidak cukup rasanya tidak akan pernah cukup, tapi kalo kita syukuri segala apa yang telah kita punya Insya Allah akan cukup. Oh iya, perlu diketahui saya ini masih tinggal serumah dengan orang tua. Jadi kalau ada apa-apa peran orang tua sebenarnya masih dominan. Kalo saya ngasih uang ke orang tua sebenarnya Cuma ingin menyenagkan hati beliau, karena kalo dihitung-hitung biaya makan yang dikeluarkan oleh orang tua aja tak sepadan dengan uang yang aku berikan untuk beliau. Tapi untuk saat ini hanya sebatas itulah yang bias aku berikan kepada orang tua. Semoga dikemudian hari aku bisa berbakti dan membahagiakan mereka berdua, amiin
5. Keluarga
Ber-keluarga adalah fitrah setiap manusia. Maka tatkala kaum wanita Barat meneriakkan NOMAR ( No Married ) dan DINK ( Double Income No Kids ) hancurlah sendi-sendi keluarga di sana. Majalah Times ( edisi 28 Juni 1983 ) mengungkapkan bahwa 40 % dari seluruh anak-anak di AS yang lahir antara tahun 1970-1984 menghabiskan masa kanak-kanak mereka tampa kasih sayang orang tua -karena orang tua mereka bercerai atau karena orang tua mereka ( memang ) tidak pernah menikah. Majalah Fortune ( edisi 2 September 1995 ) mengungkapkan banyaknya wanita eksekutif di Barat yang mengalami stress. Mereka merasakan kekecewaan, ketidak puasan dan kekhawatiran , sehingga hidup dan jiwa mereka menjadi kacau. Bahkan umumnya mereka mengalami perceraian dan gangguan hubungan sosial dalam keluarga.
Lebih jauh lagi, Jurnal The Economist edisi September 1995 memberitakan fakta bahwa di negara Eropa Utara, institusi keluarga tengah mengalami keruntuhan. Di Swedia dan Denmark, setengah dari bayi-bayi- lahir- dari ibu yang tidak menikah. Setengah dari perkawinan di Swedia dan Norwegia berakhir dengan perceraian, dan orang tua yang tidak menikah lagi karena sudah bercerai tiga kali lebih banyak dari jumlah perkawinan. Akibatnya jumlah orang tua tunggal meningkat sampai 18 % pada tahun 1991. Istilah single parent ( orang tua tunggal ) dan nuclear family ( keluarga inti ; yang hanya terdiri dari ayah dan ibu ) menggambarkan betapa sepi dan keringnya fungsi kekeluargaan dalam masyarakat modern ( Barat ).
Dari Dokumen Rencana Aksi pada saat Konferensi Beijing yang lalu ( 1995 ) membuktikan kesuksesan tuntutan para ‘feminist’ yang menginginkan kebebasan bagi para wanita dalam menentukan bentuk dan komposisi keluarga ( apakah orang tua tunggal atau orang tua dari pasangan sesama wanita ) , kebebasan orientasi seksual ( apakah heteroseksual ataupun homo seksual ) dan kebebasan reproduksi ( punya anak atau tidak ). Serta masih banyak lagi suara sumbang kaum ‘feminist’ yang memporak porandakan dan menjungkir balikkan konsep keharmonisan keluarga dalam suatu masyarakat. Dan karena semua itu adalah suara kebebasan yang tercetus dari ide kapitalisme ( yang rusak ) maka tidaklah terlalu mengherankan apabila ‘ gerakan ‘ tersebut mengakibatkan krisis nilai-nilai keluarga bagi masyarakat manapun yang menerapkan ide tersebut.
Dalam pandangan manapun, keluarga dianggap sebagai elemen sistem sosial yang akan membentuk sebuah masyarakat. Adapun lembaga perkawinan, sebagai sarana pembentuk keluarga adalah lembaga yang paling bertahan dan digemari seumur kehadiran masyarakat manusia. Perbedaan pandangan hidup dan adat istiadat setempatlah yang biasanya membedakan definisi dan fungsi sebuah keluarga dalam sebuah masyarakat Peradaban suatu bangsa bahkan dipercaya sangat tergantung oleh struktur dan interaksi antar keluarga di dalam masyarakat tersebut.
Alhamdulillah saya sendiri termasuk dibesarkan dalam keluarga yang boleh di kata cukup bahagia. Walaupun orang tua kami tidak kaya raya, tapi kami tidak pernah kekurangan. Saya sendiri adalah anak pertama dari enam bersaudara, laki-laki tiga temasuk aku, dan perempuannya tiga. Yang palin kecil saat sudah duduk di bangku SLTP. Saya sebagai anak yang tertua hingga saat ini belum menikah. Tapi saya bercita-cita suatu saat nanti akan membentuk sebuah keluaraga yang Sakinah, mawadah, warakhmah, amiin. Demikian program kehidupan saya, tentu saja masih banyak kekurangan dan saya membutuhkan sebuah kritik yang membangun, Akhir kata saya Ucapkan Wassalam mualaikum warokhmatullahiwabarokatukh.
Selasa, 01 Maret 2011
Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Tubuh
KATA PENGANTAR
Puji syukur yang dalam saya sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahan-Nya makalah ini dapat saya selesaikan sesuai yang diharapkan. Dalam makalah ini saya membahas “Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Tubuh”, suatu permasalahan yang sering dilupakan oleh banyak orang. Padahal dapat menimbulakan permasalahan yang cukup besar.
Makalah ini sengaja saya buat untuk kembali mengingatkan masyarakat bahwa merokok memiliki efek yang besar bagi kesehatan tubuh. Selain itu semoga setelah membaca makalah ini masyarakat tahu mengapa rokok tidak baik bagi kesehatan tubuh mereka.
Dalam proses pendalaman materi bahaya rokok ini, tentunya saya mengucapkan terima kasih pada rekan-rekan yang telah susah payah ikut membantu hingga terselesaikannya makalah ini. Saya tidak bisa membalas apa-apa, semoga Allah yang membalasnya. Amiin.
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ……………………………………………………………………. i
Daftar Isi ………………………………………………………………………….. ii
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………… 1
1. Latar Belakang ……………………………………………………………. 1
2. Tujuan …………………………………………………………………….. 1
3. Batasan Masalah ………………………………………………………….. 1
4. Sistematika Penulisan …………………………………………………….. 2
BAB II PEMBAHASAN …………………………………………………………. 3
1. Umum ……………………………………………………………………… 3
2. Zat – zat Beracun Yang Terdapat Dalam Rokok dan Dampaknya ……….. 3
3. Beberapa Penelitian Tentang Rokok ……………………………………… 4
4. Hambatan …………………………………………………………………. 5
5. Cara Mengatasi Permasalahan Yang Ada ………………………………… 5
BAB III PENUTUP ………………………………………………………………. 6
1. Kesimpulan ……………………………………………………………….. 6
2. Saran ………………………………………………………………………. 6
DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………… 7
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Manusia memiliki berbagai macam kebiasaan. Mulai dari berolahraga, membaca, menulis, mengarang,dan sebagainya. Di antara sekian banyak kebiasaan manusia, ada salah satu kebiasaan manusia yang sangat merugikan bagi kesehatan mereka. Anehnya, kebiasaan yang tidak baik ini sering dilakukan oleh masyarakat kita, yakni kebiasaan merokok.
Merokok sendiri bukanlah hal yang dianggap tabu oleh masyarakat kita,meskipun yang melakukannya adalah anak yang masih duduk di bangku sekolah. Hal ini sangat memprihatinkan, karena sebagaimana kita ketahui bahwa di dalam rokok terdapat banyak zat beracun yang nantinya akan mengganggu kesehatan tubuh kita.
Untuk itu dengan dibuatnya makalah ini diharapkan warga masyarakat dapat sadar dan segera meninggalkan atau mengurangi kebiasaan mereka yang tidak baik.Karena bagaimanapun juga dampak rokok bagi kesehatan pelaku (perokok aktif) maupun kesehatan orang yang terkena paparan asap rokok perokok aktif (perokok pasif) sangat besar, karena zat beracun yang terkandung di dalamnya.
2. Tujuan
Melihat semakin banyaknya jumlah perokok setiap tahunnya, yang nantinya dampak negatifnya akan kita rasakan juga baik cepat ataupun lambat. Sehingga dengan dibuatnya makalah ini masyarakat diharapkan dapat:
a. Mengetahui tentang seluk beluk rokok dan zat racun yang dikandungnya
b. Mengetahui seberapa besar dampak rokok bagi kesehatan tubuh
c. Mengurangi bahkan berhenti merokok setelah mengetahui dampak yang di timbulkan
3. Batasan Masalah
Agar pembahasan masalah menjadi lebih fokus dan berbobot, di dalam makalah ini akan membahas “Bahaya rokok bagi kesehatan tbuh kita”.
4. Sistematika Penulisan
Adapun sitematika penulisan makalah ini yaitu:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisikan tentang latar belakang masalah, tujuan penulisan, batasan masalah serta sistematika penulisan.
BAB II PEMBAHASAN
Dalam bab ini diuraikan penjelasan – penjelasan tentang “Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Tubuh Kita” yang meliputi zat – zat beracun yang terdapat dalam rokok dan dampaknya,beberapa penelitian tentang rokok,hambatan, dan cara mengatasi permasalahan yang ada.
BAB III PENUTUP
Bab ini berisikan tentang kesimpulan dari isi makalah dan saran yang saya sampaikan kepada pembaca makalah ini. Semoga membawa manfaat
DAFTAR PUSTAKA
BAB II
PEMBAHASAN
Uraian Umum
1. Umum
Rokok merupakan benda yang sudah tak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, Adarah tinggi, impotensi serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.
Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasaan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stress dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi.
Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari seconhandsmoke yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok atau bisa disebut juga dengan perokok pasif. Rokok tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya yakni tembakau. Di Indonesia tembakau ditambah cengkeh dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa dan tambakau tanpa asap (tembakau kunyah).
Dari hari ke hari jumlah perokok kian bertamabah. Hal inilah yang nantinya akan membuat suatu malapetaka yang besar bagi kesehatan tubuh kita.
2. Zat – zat Beracun Yang Terdapat Dalam Rokok dan Dampaknya
Sebagaimana kita ketahui di dalam asap sebatang rokok yang dihisap oleh perokok, tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol,ortokresoldan perylene adalah sebaian dari beribu – ribu zat di dalam rokok. Tapi diantara zat – zat yang disebutkan tadi, ada 3 zat yang paling berbahaya yang terkandung di dalam sebatang rokok. Zat – zat itu adalah:
a. Tar
Zat berbahaya ini berupa kotoran pekat yang dapat menyumbat dan mengiritasi paru – paru dan sistem pernafasan, sehingga menyebabkan penyakit bronchitis kronis, emphysema dan dalam beberapa kasus menyebabkan kanker paru – paru ( penyakit maut yang hampir tak dikenal oleh mereka yang bukan perokok ).Racun kimia dalam TAR juga dapat meresap ke dalam aliran darah dan kemudian dikeluarkan di urine.TAR yang tersisa di kantung kemih juga dapat menyebabkan penyakit kanker kantung kemih. Selain itu Tar dapat meresap dalam aliran darah dan mengurangi kemampuan sel – sel darah merah untuk membawa Oksigen ke seluruh tubuh, sehingga sangat besar pengaruhnya terhadap sistem peredaran darah.
b. Nikotin
Adalah suatu zat yang dapat membuat kecanduan dan mempengaruhi sistem syaraf, mempercepat detak jantung ( melebihi detak normal ) , sehingga menambah resiko terkena penyakit jantung.Selain itu zat ini paling sering dibicarakan dan diteliti orang, karena dapat meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang dihisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan. Selain itu Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi.
c. Karbon Monoksida (CO)
Zat ini dapat meresap dalam aliran darah dan mengurangi kemampuan sel – sel darah merah untuk membawa Oksigen ke seluruh tubuh, sehingga sangat besar pengaruhnya terhadap sistem peredaran darah.Selain itu, karbonmonoksida memudahkan penumpukan zat – zat penyumbat pembuluh nadi, yang dapat menyebabkan serangan jantung yang fatal selain itu juga dapat menimbulkan gangguan sirkulasi darah di kaki.Efek terakhir ini membuat para wanita perokok lebih beresiko ( daripada wanita non perokok ) mendapat efek samping berbahaya bila meminum pil kontrasepsi ( pil KB).Karena itulah sebabnya mengapa para dokter kandungan ( ginekolog ) umumnya segan memberi pil KB pada wanita yang merokok.
3. Beberapa Penelitian Tentang Rokok
Menurut Menteri Kesahatan Indonesia Tahun 2004 Bapak Dr. Achmad Sujudi, kebiasaan merokok di Indonesia cenderung meningkat. Berdasarkan data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) penduduk Indonesia usia dewasa yang mempunyai kebiasaan merokok sebanyak 31,6%. Dengan besarnya jumlah dan tingginya presentase penduduk yang mempunyai kebiasaan merokok, Indonesia merupakan konsumen rokok tertinggi kelima di dunia dengan jumlah rokok yang dikonsumsi (dibakar) pada tahun 2002 sebanyak 182 milyar batang rokok setiap tahunnya setelah Republik Rakyat China (1.697.291milyar), Amerika Serikat (463,504 milyar),Rusia (375.000 milyar) dan Jepang (299.085 milyar).
Selain itu, dalam laporan yang baru saja dikeluarkan WHO berjudul “Tobacco and Poverty : A Vicious Cycle atau Tembakau dan Kemiskinan : Sebuah Lingkaran Setan” dalam rangka peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tanggal 31 Mei 2004, membuktikan bahwa perokok yang paling banyak adalah kelompok masyarakat miskin. Bahkan di negara-negara maju sekalipun, jumlah perokok terbanyak berasal dari kelompok masyarakat bawah. Mereka pula yang memiliki beban ekonomi dan kesehatan yang terberat akibat kecanduan rokok. Dari sekitar 1,3 milyar perokok di seluruh dunia, 84% diantaranya di negara – negara berkembang.
Hasil penelitian itu juga menemukan bahwa jumlah perokok terbanyak di Madras, India justru berasal dari kelompok masyarakat buta huruf. Kemudian riset lain membuktikan bahwa kelompok masyarakat termiskin di Bangladesh menghabiskan hampir 10 kali lipat penghasilannya untuk tembakau dibandingkan untuk kebutuhan pendidikan. Lalu penelitian di 3 provinsi Vietnam menemukan, perokok menghabiskan 3,6 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan untuk pendidikan, 2,5 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan dengan pakaian dan 1,9 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan untuk biaya kesehatan.
4. Hambatan
Dalam prakteknya di lapangan, tidak mudah untuk menerapkan peraturan yang melarang tentang merokok. Karena hal ini disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
? Masih minimnya kesadaran masyarakat akan bahaya rokok bagi kesehatan tubuh mereka, sehingga sulit diadakannya pembinaan untuk mereka.
? Kurangnya sosialisasi dari instansi terkait mengenai bahaya merokok, sehingga masyarakat tidak tahu seberapa besar bahaya rokok bagi kesehatan mereka.
? Kurang ketatnya pengawasan terhadap peredaran rokok di negara kita, sehingga jumlah produsen rokok meningkat.
5. Cara Mengatasi Permasalahan Yang Ada
Beberapa cara yang dapat kita lakukan supaya kit adapt terhindar dari bahaya asap rokok adalah sebagai berikut :
a. Tarbiyah atau pedidikan keimanan yang sungguh – sungguh untuk setiap individu masyarakat agar mereka sadar betapa bahaynya menghisap rokok.
b. Adanya teladan yang baik bagi sang anak baik di rumah, di sekolah, maupun di sekitar lingkungannya.
c. Melarang Oknum guru untuk merokok di depan siswa saat mengajar.Mengapa? karena kita ketahui bahwa tugas guru adalah sebagai suri tauladan bagi siswanya di sekolah. Jadi wajar saja kalau guru harus memberi contoh yang baik bagi siswanya.
d. Penyuluhan yang gencar dan intensif dari Instansi terkait. Dengan jalan ini diharapkan jumlah perokok akan berkurang, karena mereka memperoleh pengetahuan langsung tentang bahaya rokok bagi kesehatan mereka.
e. Menciptakan Undang – Undang seperti yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang larangan merokok di tempat umum seperti sekolah, rumah sakit, taman bermain, dan sebagainya. Dan bagi yang melanggar akan dikenakan sangsi atau denda sejumlah 50ribu rupiah.
f. Menyebarluaskan fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) tentang haramnya rokok. Karena dengan jalan ini masyarakat akan berfikir lagi untuk merokok.
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Melihat kenyataan yang ada pada uraian sebelumnya, dapat dikatakan rokok itu lebih banyak mudharatnya (dampak negatifnya) dari pada dampak positifnya. Apabila hal ini dibiakan terus berlangsung, maka akan mengakibatkan permasalahan yang serius pada kesehatan tubuh manusia. Dan seharusnya masyarakat sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh mereka. Namun hal itu masih sulit dilakukan di Indonesia.
2. Saran
Setelah membaca makalah ini, semoga masyarakat dapat tersadarkan akan bahaya rokok bagi kesehatan mereka dan segera meninggalkan kebiasaan merokoknya, supaya kesehatan mereka tetap terjaga dan nantinya menjadikan tubuh mereka sehat bugar dan terhindar dari penyakit yang mengancam jiwa mereka. (moebienye.blogspot.com)
DAFTAR PUSTAKA
1. Amalia,http://www.pdgionline.com/web/index.php?option=content&task=view&id=310&Itemid=1
2. Tempo,Interaktif Jakarta
3. www.google.com
Sabtu, 19 Februari 2011
SEKEDAR TAHU
Ahmadiyah Kelompok Pengekor Nabi Palsu
Disusun dan dialihbahasakan oleh: Abu Asiah
Artikel dari almanhaj.or.id dipublikasikan kembali oleh www.muslim.or
Apa Itu Ahmadiyah ?
Ahmadiyah adalah gerakan yang lahir pada tahun 1900M, yang dibentuk oleh pemerintah kolonial Inggris di India. Didirikan untuk menjauhkan kaum muslimin dari agama Islam dan dari kewajiban jihad dengan gambaran/bentuk khusus, sehingga tidak lagi melakukan perlawanan terhadap penjajahan dengan nama Islam. Gerakan ini dibangun oleh Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiyani. Corong gerakan ini adalah “Majalah Al-Adyan” yang diterbitkan dengan bahasa Inggris.
Siapakah Mirza Ghulam Ahmad ?
Mirza Ghulam Ahmad hidup pada tahun 1839-1908M. Dia dilahirkan di desa Qadian, di wilayah Punjab, India tahun 1839M. Dia tumbuh dari keluarga yang terkenal suka khianat kepada agama dan negara. Begitulah dia tumbuh, mengabdi kepada penjajahan dan senantiasa mentaatinya. Ketika dia mengangkat dirinya menjadi nabi, kaum muslimin bergabung menyibukkan diri dengannya sehingga mengalihkan perhatian dari jihad melawan penjajahan Inggris. Oleh pengikutnya dia dikenal sebagai orang yang suka menghasut/berbohong, banyak penyakit, dan pecandu narkotik.
Pemerintah Inggris banyak berbuat baik kepada mereka. Sehingga dia dan pengikutnya pun memperlihatkan loyalitas kepada pemerintah Inggris.
Di antara yang melawan dakwah Mirza Ghulam Ahmad adalah Syaikh Abdul Wafa’, seorang pemimpin Jami’ah Ahlul Hadits di India. Beliau mendebat dan mematahkan hujjah Mirza Ghulam Ahmad, menyingkap keburukan yang disembunyikannya, kekufuran serta penyimpangan pengakuannya.
Ketika Mirza Ghulam Ahmad masih juga belum kembali kepada petunjuk kebenaran, Syaikh Abul Wafa’ mengajaknya ber-mubahalah (berdoa bersama), agar Allah mematikan siapa yang berdusta di antara mereka, dan yang benar tetap hidup. Tidak lama setelah bermubahalah, Mirza Ghulam Ahmad menemui ajalnya tahun 1908M.
Pada awalnya Mirza Ghulam Ahmad berdakwah sebagaimana para da’i Islam yang lain, sehingga berkumpul di sekelilingnya orang-orang yang mendukungnya. Selanjutnya dia mengklaim bahwa dirinya adalah seorang mujaddid (pembaharu). Pada tahap berikutnya dia mengklaim dirinya sebagai Mahdi Al-Muntazhar dan Masih Al-Maud. Lalu setelah itu mengaku sebagai nabi dan menyatakan bahwa kenabiannya lebih tinggi dan agung dari kenabian Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Dia mati meninggalkan lebih dari 50 buku, buletin serta artikel hasil karyanya.
Di antara kitab terpenting yang dimilikinya berjudul Izalatul Auham, I’jaz Ahmadi, Barahin Ahmadiyah, Anwarul Islam, I’jazul Masih, At-Tabligh dan Tajliat Ilahiah.
Pemikiran dan Keyakinan Ahmadiyah
- Meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Al-Masih yang dijanjikan.
- Meyakini bahwa Allah berpuasa dan melaksanakan shalat, tidur dan mendengkur, menulis dan menyetempel, melakukan kesalahan dan berjimak. Mahatinggi Allah setinggi-tingginya dari apa yang mereka yakini.
- Keyakinan Ahmadiyah bahwa tuhan mereka adalah Inggris, karena dia berbicara dengannya menggunakan bahasa Inggris.
- Berkeyakinan bahwa Malaikat Jibril datang kepada Mirza Ghulam Ahmad, dan memberikan wahyu dengan diilhamkan sebagaimana Al-Qur’an.
- Menghilangkan aqidah/syariat jihad dan memerintahkan untuk mentaati pemerintah Inggris, karena menurut mereka pemerintah Inggris adalah waliyul amri (pemerintah Islam) sebagaimana tuntunan Al-Qur’an.
- Seluruh orang Islam menurut mereka kafir sampai mau bergabung dengan Ahmadiyah. Seperti bila ada laki-laki atau perempuan dari golongan Ahmadiyah yang menikah dengan selain pengikut Ahmadiyah, maka dia kafir.
- Membolehkan khamer, opium, ganja dan apa saja yang memabukkan.
- Mereka meyakini bahwa kenabian tidak ditutup dengan diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, akan tetapi terus ada. Allah mengutus rasul sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Dan Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi yang paling utama dari para nabi yang lain.
- Mereka mengatakan bahwa tidak ada Al-Qur’an selain apa yang dibawa oleh Mirza Ghulam Ahmad. Dan tidak ada Al-Hadits selain apa yang disampaikan di dalam majelis Mirza Ghulam Ahmad. Serta tidak ada nabi melainkan berada di bawah pengaturan Mirza Ghulam Ahmad.
- Meyakini bahwa kitab suci mereka diturunkan (dari langit), bernama Al-Kitab Al-Mubin, bukan Al-Qur’an Al-Karim yang ada di tangan kaum muslimin.
- Mereka meyakini bahwa Al-Qadian (tempat awal gerakan ini) sama dengan Madinah Al-Munawarah dan Mekkah Al-Mukarramah ; bahkan lebih utama dari kedua tanah suci itu, dan suci tanahnya serta merupakan kiblat mereka dan kesanalah mereka berhaji.
- Mereka meyakini bahwa mereka adalah pemeluk agama baru yang indenpenden, dengan syarat yang indenpenden pula, seluruh teman-teman Mirza Ghulam Ahmad sama dengan sahabat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Akar Pemikiran dan Keyakinan Ahmadiyah
- Bermula dari gerakan orientalis bawah tanah yang dilakukan oleh Sayyid Ahmad Khan yang menyebarkan pemikiran-pemikiran menyimpang ; yang secara tidak langsung telah membuka jalan bagi munculnya gerakan Ahmadiyah.
- Inggris menggunakan kesempatan ini dan membuat gerakan Ahmadiyah, dengan memilih untuk gerakan ini seorang lelaki pekerja dari keluaga bangsawan.
- Pada tahun 1953M, terjadilah gerakan sosial nasional di Pakistan menuntut diberhentikannya Zhafrillah Khan dari jabatannya sebagai menteri luar negeri. Gerakan itu dihadiri oleh sekitar 10 ribu umat muslim, termasuk pengikut kelompok Ahmadiyah, dan berhasil menurunkan Zhafrillah Khan dari jabatannya.
- Pada bulan Rabiul Awwal 1394H, bertepatan dengan bulan April 1974M dilakukan muktamar besar oleh Rabhithah Alam Islami di Mekkah Al-Mukarramah yang dihadiri oleh tokoh-tokoh lembaga-lembaga Islam seluruh dunia. Hasil muktamar memutuskan “Kufurnya kelompok ini dan keluar dari Islam. Meminta kepada kaum muslimin berhati-hati terhadap bahaya kelompok ini dan tidak bermu’amalah dengan pengikut Ahmadiyah, serta tidak menguburkan pengikut kelompok ini di pekuburan kaum Muslimin”.
- Majelis Rakyat (Parlemen) Pakistan melakukan debat dengan gembong kelompok Ahmadiyah bernama Nasir Ahmad. Debat ini berlangsung sampai mendekati 30 jam. Nasir Ahmad menyerah/tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, dan tersingkaplah kedok kufurnya kelompok ini. Maka majelis parlemen mengeluarkan keputusan bahwa kelompok ini lepas dari agama Islam.
Hal-Hal yang Mewajibkan Kafirnya Mirza Ghulam Ahmad
- Pengakuannya sebagai nabi.
- Menghapus kewajiban jihad dan mengabdi kepada penjajah.
- Meniadakan berhaji ke Mekkah dan menggantinya dengan berhaji ke Qadian.
- Penyerupaan yang dilakukannya terhadap Allah dengan manusia.
- Kepercayaannya terhadap keyakinan tanasukh (menitisnya ruh) dan hulul (bersatunya manusia dengan tuhan).
- Penisbatannya bahwa Allah memiliki anak, serta klaimnya bahwa dia adalah anak tuhan.
- Pengingkarannya terhadap ditutupnya kenabian oleh Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan membuka pintu bagi siapa saja yang menginginkannya.
Penyebaran dan Aktifitas Ahmadiyah
- Penganut aliran Ahmadiyah kebanyakan hidup di India dan Pakistan dan sebagian kecilnya di Israel dan wilayah Arab. Mereka senantiasa membantu penjajah agar dapat membentuk/membangun sebuah markas di setiap negara di mana mereka berada.
- Ahmadiyah memiliki pekerjaan besar di Afrika dan pada sebagian negara-negara Barat. Di Afrika saja mereka beranggotakan kurang lebih 5000 mursyid dan da’i yang khusus merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah. Dan aktifitas mereka secara luas memperjelas bantuan/dukungan mereka terhadap penjajahan.
- Keadaan kelompok Ahmadiyah yang sedemikian, ditambah perlakuan pemerintah Inggris yang memanjakan mereka, memudahkan para pengikut kelompok ini bekerja menjadi pegawai di berbagai instansi pemerintahan di berbagai negara, di perusahaan-perusahaan dan persekutuan-persekutuan dagang. Dari hasil kerja mereka itu dikumpulkanlah sejumlah dana untuk membiayai dinas rahasia yang mereka miliki
- Dalam menjalankan misi, mereka merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah dengan segala cara, khsusnya media massa. Mereka adalah orang-orang yang berwawasan dan banyak memiliki orang pandai, insinyur dan dokter. Di Inggris terdapat stasiun pemancar TV dengan nama “TV Islami” yang dikelola oleh penganut kelompok Ahmadiyah.
Pemimpin-Pemimpin Ahmadiyah
- Pemimpin Ahmadiyah sepeninggal Mirza Ghulam Ahmad bernama Nuruddin. Pemerintah Inggris menyerahkan kepemimpinan Ahmadiyah kepadanya dan diikuti para pendukungnya. Di antara tulisannya berjudul “Fashlb Al-Khithab“.
- Pemimpin lainnya adalah Muhammad Ali dan Khaujah Kamaluddin. Amir Ahmadiyah di Lahore. Keduanya adalah corong dan ahli debat kelompok Ahmadiyah. Muhammad Ali telah menulis terjemah Al-Qur’an dengan perubahan transkripnya ke dalam bahasa Inggris. Tulisannya yang lain. Haqiqat Al-Ikhtilaf An-Nubuwah Fi Al-Islam dan Ad-Din Al-Islami. Khaujah Kamaluddin menulis kitab yang berjudul Matsal Al-A’la Fi Al-Anbiya serta kitab-kitab lain. Jamaah Ahmadiyah Lahore ini berpandangan bahwa Mirza Ghulam Ahmad hanyalah seorang mujadid. Tetapi yang berpandangan seperti ini dan yang tidak, mereka sama saja saling mengadopsi satu sama lain.
- Muhammad Shadiq, mufti kelompok Ahmadiyah. Di antara tulisannya berjudul Khatam An-Nabiyyin.
- Basyir Ahmad bin Ghulam, pemimpin pengganti kedua setelah Mirza Ghulam Ahmad. Di antara tulisannya berjudul Anwar Al-Khilafah, Tuhfat Al-Muluk, Haqiqat An-Nubuwwah.
- Dzhafrilah Khan, menteri luar negeri Pakistan. Dia memiliki andil besar dalam menolong kelompok sesat ini, dengan memberikan tempat luas di daerah Punjab sebagai markas besar Ahmadiyah sedunia, dengan nama Robwah Isti’aroh (tanah tinggi yang datar) yang diadopsi dari ayat Al-Qur’an: “Dan Kami melindungi mereka di suatu Robwah Isti’aroh (tanah tinggi yang datar) yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir.” (Qs. Al-Mukminun: 50)
Kesimpulan
Ahmadiyah adalah kelompok sesat yang tidak ada hubungannya dengan Islam. Aqidah (keyakinan) mereka berbeda dengan keyakinan agama Islam dalam segala hal. Kaum Muslimin perlu diperingatkan atas aktifitas mereka, setelah para ulama Islam memfatwakan bahwa kelompok ini kuffur.
Maraji’:
- Al-Mausu’ah Al-Muyassarah Fi Al-Adyan Wa Al-Madzahib Wa Al-Ahzab Al-mu’ashirah, oleh DR Mani’ Ibnu Hammad al-Jahani
- Tabshir Al-Adhan bi Ba’di Al-Madzahib wa Al-Adyan, oleh Muhammad As-Sabi’i
***
Sumber: Majalah Fatawa Vol. 06. Th. II 1425H/2004M.Disusun dan dialihbahasakan oleh: Abu Asiah
Artikel dari almanhaj.or.id dipublikasikan kembali oleh www.muslim.or
Jumat, 18 Februari 2011
Pengertian Dan Perbedaan Etika, Moral dan Etiket
Biasanya bila kita mengalami kesulitan untuk memahami arti sebuah kata maka kita akan mencari arti kata tersebut dalam kamus. Tetapi ternyata tidak semua kamus mencantumkan arti dari sebuah kata secara lengkap. Hal tersebut dapat kita lihat dari perbandingan yang dilakukan oleh K. Bertens terhadap arti kata ‘etika’ yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama dengan Kamus Bahasa Indonesia yang baru. Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta, sejak 1953 - mengutip dari Bertens,2000), etika mempunyai arti sebagai : “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”. Sedangkan kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988 - mengutip dari Bertens 2000), mempunyai arti :
1. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak); 2. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak; 3. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu. Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata ‘etika’ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata ‘etika’ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan ‘nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat’. Jadi arti kata ‘etika’ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap.
K. Bertens berpendapat bahwa arti kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tersebut dapat lebih dipertajam dan susunan atau urutannya lebih baik dibalik, karena arti kata ke-3 lebih mendasar daripada arti kata ke-1. Sehingga arti dan susunannya menjadi seperti berikut :
1. nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Misalnya, jika orang berbicara tentang etika orang Jawa, etika agama Budha, etika Protestan dan sebagainya, maka yang dimaksudkan etika di sini bukan etika sebagai ilmu melainkan etika sebagai sistem nilai. Sistem nilai ini bisaberfungsi dalam hidup manusia perorangan maupun pada taraf sosial.
2. kumpulan asas atau nilai moral.
Yang dimaksud di sini adalah kode etik. Contoh : Kode Etik Jurnalistik
3. ilmu tentang yang baik atau buruk.
Etika baru menjadi ilmu bila kemungkinan-kemungkinan etis (asas-asas dan nilai-nilai tentang yang dianggap baik dan buruk) yang begitu saja diterima dalam suatu masyarakat dan sering kali tanpa disadari menjadi bahan refleksi bagi suatu penelitian sistematis dan metodis. Etika di sini sama artinya dengan filsafat moral.
PENGERTIAN MORAL
Istilah Moral berasal dari bahasa Latin. Bentuk tunggal kata ‘moral’ yaitu mos sedangkan bentuk jamaknya yaitu mores yang masing-masing mempunyai arti yang sama yaitu kebiasaan, adat. Bila kita membandingkan dengan arti kata ‘etika’, maka secara etimologis, kata ’etika’ sama dengan kata ‘moral’ karena kedua kata tersebut sama-sama mempunyai arti yaitu kebiasaan,adat. Dengan kata lain, kalau arti kata ’moral’ sama dengan kata ‘etika’, maka rumusan arti kata ‘moral’ adalah nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Sedangkan yang membedakan hanya bahasa asalnya saja yaitu ‘etika’ dari bahasa Yunani dan ‘moral’ dari bahasa Latin. Jadi bila kita mengatakan bahwa perbuatan pengedar narkotika itu tidak bermoral, maka kita menganggap perbuatan orang itu melanggar nilai-nilai dan norma-norma etis yang berlaku dalam masyarakat. Atau bila kita mengatakan bahwa pemerkosa itu bermoral bejat, artinya orang tersebut berpegang pada nilai-nilai dan norma-norma yang tidak baik.
‘Moralitas’ (dari kata sifat Latin moralis) mempunyai arti yang pada dasarnya sama dengan ‘moral’, hanya ada nada lebih abstrak. Berbicara tentang “moralitas suatu perbuatan”, artinya segi moral suatu perbuatan atau baik buruknya perbuatan tersebut. Moralitas adalah sifat moral atau keseluruhan asas dan nilai yang berkenaan dengan baik dan buruk.
Pengertian Etiket
Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia diberikan beberapa arti dari kata “etiket”, yaitu :
1. Etiket (Belanda) secarik kertas yang ditempelkan pada kemasan barang-barang (dagang) yang bertuliskan nama, isi, dan sebagainya tentang barang itu.
2. Etiket (Perancis) adat sopan santun atau tata krama yang perlu selalu diperhatikan dalam pergaulan agar hubungan selalu baik.
Perbedaan Etiket dengan Etika
K. Bertens dalam bukunya yang berjudul “Etika” (2000) memberikan 4 (empat) macam perbedaan etiket dengan etika, yaitu :
1. Etiket menyangkut cara (tata acara) suatu perbuatan harus dilakukan manusia. Misal : Ketika saya menyerahkan sesuatu kepada orang lain, saya harus menyerahkannya dengan menggunakan tangan kanan. Jika saya menyerahkannya dengan tangan kiri, maka saya dianggap melanggar etiket.
Etika menyangkut cara dilakukannya suatu perbuatan sekaligus memberi norma dari perbuatan itu sendiri. Misal : Dilarang mengambil barang milik orang lain tanpa izin karena mengambil barang milik orang lain tanpa izin sama artinya dengan mencuri. “Jangan mencuri” merupakan suatu norma etika. Di sini tidak dipersoalkan apakah pencuri tersebut mencuri dengan tangan kanan atau tangan kiri.
2. Etiket hanya berlaku dalam situasi dimana kita tidak seorang diri (ada orang lain di sekitar kita). Bila tidak ada orang lain di sekitar kita atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Misal : Saya sedang makan bersama bersama teman sambil meletakkan kaki saya di atas meja makan, maka saya dianggap melanggat etiket. Tetapi kalau saya sedang makan sendirian (tidak ada orang lain), maka saya tidak melanggar etiket jika saya makan dengan cara demikian.
Etika selalu berlaku, baik kita sedang sendiri atau bersama orang lain. Misal: Larangan mencuri selalu berlaku, baik sedang sendiri atau ada orang lain. Atau barang yang dipinjam selalu harus dikembalikan meskipun si empunya barang sudah lupa.
3. Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam satu kebudayaan, bisa saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain. Misal : makan dengan tangan atau bersendawa waktu makan.
Etika bersifat absolut. “Jangan mencuri”, “Jangan membunuh” merupakan prinsip-prinsip etika yang tidak bisa ditawar-tawar.
4.. Etiket memandang manusia dari segi lahiriah saja. Orang yang berpegang pada etiket bisa juga bersifat munafik. Misal : Bisa saja orang tampi sebagai “manusia berbulu ayam”, dari luar sangan sopan dan halus, tapi di dalam penuh kebusukan.
Etika memandang manusia dari segi dalam. Orang yang etis tidak mungkin bersifat munafik, sebab orang yang bersikap etis pasti orang yang sungguh-sungguh baik
PENTINGNYA ETIKA DAN MORAL
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar itu Etika dan Moral, namun pada kenyataannya hanya sebagian orang yang dapat menerakan Etika dan Moral yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum lebih lanjut membahas pentingnya etika akan lebih baik jika kita mengerti apa itu etika dan moral.
Etika merupakan Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Sedangkan moral Istilah Moral berasal dari bahasa Latin. Bentuk tunggal kata ‘moral’ yaitu mos sedangkan bentuk jamaknya yaitu mores yang masing-masing mempunyai arti yang sama yaitu kebiasaan, adat.
Bila kita membandingkan dengan arti kata ‘etika’, maka secara etimologis, kata ’etika’ sama dengan kata ‘moral’ karena kedua kata tersebut sama-sama mempunyai arti yaitu kebiasaan,adat. Dengan kata lain, kalau arti kata ’moral’ sama dengan kata ‘etika’, maka rumusan arti kata ‘moral’ adalah nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Sedangkan yang membedakan hanya bahasa asalnya saja yaitu ‘etika’ dari bahasa Yunani dan ‘moral’ dari bahasa Latin. Jadi bila kita mengatakan bahwa perbuatan pengedar narkotika itu tidak bermoral, maka kita menganggap perbuatan orang itu melanggar nilai-nilai dan norma-norma etis yang berlaku dalam masyarakat. Atau bila kita mengatakan bahwa pemerkosa itu bermoral bejat, artinya orang tersebut berpegang pada nilai-nilai dan norma-norma yang tidak baik.
Mengapa Etika dan moral penting? Karena Dalam dunia sehari-hari, bisnis, sekolah, bermasyarakat, dan lain sebagainya. Harus di dukung oleh sikap dalam tutur kata yang baik dan tingkah laku (perbuatan) yang baik pula, karena pada dasarnya seseorang akan melihat cara kita berbicara dan tingkah laku kita saat berbicara dengan lawan bicara kita. Missal : jika kita tidak dapat bertutur kata dengan baik dalam dunia bisnis, rekan bisnis kita pasti akan merasa kecewa karena semula ingin bekerja sama dengan anda, karena melihat dari segi tutur kata atau tingkah laku anda kurang baik, itu akan menjadi minus bagi anda di mata rekan bisnis anda.
Begitu juga dalam bermasyarakat, jika dalam lingkungan perumahan atau sekitar rumah anda, anda tidak dapat menjaga etika dan moral, secara sikap dan tingkah laku maka dalam kehidupan bermasyarakat anda akan mendapatkan predikat yang kurang baik.
Kesimpulan
Dari pengertian diatas dapat kita simpulkan betapa pentingnya etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari karena jika tanpa etika dalam dunia pekerjaan dan melakukan aktifitas yang berdialog dengan lawan bicara tanpa mempunyai etika dan moral yang kurang bagus, akan terasa sekali dampaknya pada diri kita sendiri, jika dengan etika dan moral yang bagus seseorang akan merasa nyaman berdialog dengan kita jika tanpa di dukung oleh etika yang minim dan moral yang tidak bagus, seseorang akan segan untuk berdialog atau berkomunikasi dengan kita.
1. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak); 2. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak; 3. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu. Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata ‘etika’ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata ‘etika’ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan ‘nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat’. Jadi arti kata ‘etika’ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap.
K. Bertens berpendapat bahwa arti kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tersebut dapat lebih dipertajam dan susunan atau urutannya lebih baik dibalik, karena arti kata ke-3 lebih mendasar daripada arti kata ke-1. Sehingga arti dan susunannya menjadi seperti berikut :
1. nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Misalnya, jika orang berbicara tentang etika orang Jawa, etika agama Budha, etika Protestan dan sebagainya, maka yang dimaksudkan etika di sini bukan etika sebagai ilmu melainkan etika sebagai sistem nilai. Sistem nilai ini bisaberfungsi dalam hidup manusia perorangan maupun pada taraf sosial.
2. kumpulan asas atau nilai moral.
Yang dimaksud di sini adalah kode etik. Contoh : Kode Etik Jurnalistik
3. ilmu tentang yang baik atau buruk.
Etika baru menjadi ilmu bila kemungkinan-kemungkinan etis (asas-asas dan nilai-nilai tentang yang dianggap baik dan buruk) yang begitu saja diterima dalam suatu masyarakat dan sering kali tanpa disadari menjadi bahan refleksi bagi suatu penelitian sistematis dan metodis. Etika di sini sama artinya dengan filsafat moral.
PENGERTIAN MORAL
Istilah Moral berasal dari bahasa Latin. Bentuk tunggal kata ‘moral’ yaitu mos sedangkan bentuk jamaknya yaitu mores yang masing-masing mempunyai arti yang sama yaitu kebiasaan, adat. Bila kita membandingkan dengan arti kata ‘etika’, maka secara etimologis, kata ’etika’ sama dengan kata ‘moral’ karena kedua kata tersebut sama-sama mempunyai arti yaitu kebiasaan,adat. Dengan kata lain, kalau arti kata ’moral’ sama dengan kata ‘etika’, maka rumusan arti kata ‘moral’ adalah nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Sedangkan yang membedakan hanya bahasa asalnya saja yaitu ‘etika’ dari bahasa Yunani dan ‘moral’ dari bahasa Latin. Jadi bila kita mengatakan bahwa perbuatan pengedar narkotika itu tidak bermoral, maka kita menganggap perbuatan orang itu melanggar nilai-nilai dan norma-norma etis yang berlaku dalam masyarakat. Atau bila kita mengatakan bahwa pemerkosa itu bermoral bejat, artinya orang tersebut berpegang pada nilai-nilai dan norma-norma yang tidak baik.
‘Moralitas’ (dari kata sifat Latin moralis) mempunyai arti yang pada dasarnya sama dengan ‘moral’, hanya ada nada lebih abstrak. Berbicara tentang “moralitas suatu perbuatan”, artinya segi moral suatu perbuatan atau baik buruknya perbuatan tersebut. Moralitas adalah sifat moral atau keseluruhan asas dan nilai yang berkenaan dengan baik dan buruk.
Pengertian Etiket
Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia diberikan beberapa arti dari kata “etiket”, yaitu :
1. Etiket (Belanda) secarik kertas yang ditempelkan pada kemasan barang-barang (dagang) yang bertuliskan nama, isi, dan sebagainya tentang barang itu.
2. Etiket (Perancis) adat sopan santun atau tata krama yang perlu selalu diperhatikan dalam pergaulan agar hubungan selalu baik.
Perbedaan Etiket dengan Etika
K. Bertens dalam bukunya yang berjudul “Etika” (2000) memberikan 4 (empat) macam perbedaan etiket dengan etika, yaitu :
1. Etiket menyangkut cara (tata acara) suatu perbuatan harus dilakukan manusia. Misal : Ketika saya menyerahkan sesuatu kepada orang lain, saya harus menyerahkannya dengan menggunakan tangan kanan. Jika saya menyerahkannya dengan tangan kiri, maka saya dianggap melanggar etiket.
Etika menyangkut cara dilakukannya suatu perbuatan sekaligus memberi norma dari perbuatan itu sendiri. Misal : Dilarang mengambil barang milik orang lain tanpa izin karena mengambil barang milik orang lain tanpa izin sama artinya dengan mencuri. “Jangan mencuri” merupakan suatu norma etika. Di sini tidak dipersoalkan apakah pencuri tersebut mencuri dengan tangan kanan atau tangan kiri.
2. Etiket hanya berlaku dalam situasi dimana kita tidak seorang diri (ada orang lain di sekitar kita). Bila tidak ada orang lain di sekitar kita atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Misal : Saya sedang makan bersama bersama teman sambil meletakkan kaki saya di atas meja makan, maka saya dianggap melanggat etiket. Tetapi kalau saya sedang makan sendirian (tidak ada orang lain), maka saya tidak melanggar etiket jika saya makan dengan cara demikian.
Etika selalu berlaku, baik kita sedang sendiri atau bersama orang lain. Misal: Larangan mencuri selalu berlaku, baik sedang sendiri atau ada orang lain. Atau barang yang dipinjam selalu harus dikembalikan meskipun si empunya barang sudah lupa.
3. Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam satu kebudayaan, bisa saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain. Misal : makan dengan tangan atau bersendawa waktu makan.
Etika bersifat absolut. “Jangan mencuri”, “Jangan membunuh” merupakan prinsip-prinsip etika yang tidak bisa ditawar-tawar.
4.. Etiket memandang manusia dari segi lahiriah saja. Orang yang berpegang pada etiket bisa juga bersifat munafik. Misal : Bisa saja orang tampi sebagai “manusia berbulu ayam”, dari luar sangan sopan dan halus, tapi di dalam penuh kebusukan.
Etika memandang manusia dari segi dalam. Orang yang etis tidak mungkin bersifat munafik, sebab orang yang bersikap etis pasti orang yang sungguh-sungguh baik
PENTINGNYA ETIKA DAN MORAL
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar itu Etika dan Moral, namun pada kenyataannya hanya sebagian orang yang dapat menerakan Etika dan Moral yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum lebih lanjut membahas pentingnya etika akan lebih baik jika kita mengerti apa itu etika dan moral.
Etika merupakan Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Sedangkan moral Istilah Moral berasal dari bahasa Latin. Bentuk tunggal kata ‘moral’ yaitu mos sedangkan bentuk jamaknya yaitu mores yang masing-masing mempunyai arti yang sama yaitu kebiasaan, adat.
Bila kita membandingkan dengan arti kata ‘etika’, maka secara etimologis, kata ’etika’ sama dengan kata ‘moral’ karena kedua kata tersebut sama-sama mempunyai arti yaitu kebiasaan,adat. Dengan kata lain, kalau arti kata ’moral’ sama dengan kata ‘etika’, maka rumusan arti kata ‘moral’ adalah nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Sedangkan yang membedakan hanya bahasa asalnya saja yaitu ‘etika’ dari bahasa Yunani dan ‘moral’ dari bahasa Latin. Jadi bila kita mengatakan bahwa perbuatan pengedar narkotika itu tidak bermoral, maka kita menganggap perbuatan orang itu melanggar nilai-nilai dan norma-norma etis yang berlaku dalam masyarakat. Atau bila kita mengatakan bahwa pemerkosa itu bermoral bejat, artinya orang tersebut berpegang pada nilai-nilai dan norma-norma yang tidak baik.
Mengapa Etika dan moral penting? Karena Dalam dunia sehari-hari, bisnis, sekolah, bermasyarakat, dan lain sebagainya. Harus di dukung oleh sikap dalam tutur kata yang baik dan tingkah laku (perbuatan) yang baik pula, karena pada dasarnya seseorang akan melihat cara kita berbicara dan tingkah laku kita saat berbicara dengan lawan bicara kita. Missal : jika kita tidak dapat bertutur kata dengan baik dalam dunia bisnis, rekan bisnis kita pasti akan merasa kecewa karena semula ingin bekerja sama dengan anda, karena melihat dari segi tutur kata atau tingkah laku anda kurang baik, itu akan menjadi minus bagi anda di mata rekan bisnis anda.
Begitu juga dalam bermasyarakat, jika dalam lingkungan perumahan atau sekitar rumah anda, anda tidak dapat menjaga etika dan moral, secara sikap dan tingkah laku maka dalam kehidupan bermasyarakat anda akan mendapatkan predikat yang kurang baik.
Kesimpulan
Dari pengertian diatas dapat kita simpulkan betapa pentingnya etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari karena jika tanpa etika dalam dunia pekerjaan dan melakukan aktifitas yang berdialog dengan lawan bicara tanpa mempunyai etika dan moral yang kurang bagus, akan terasa sekali dampaknya pada diri kita sendiri, jika dengan etika dan moral yang bagus seseorang akan merasa nyaman berdialog dengan kita jika tanpa di dukung oleh etika yang minim dan moral yang tidak bagus, seseorang akan segan untuk berdialog atau berkomunikasi dengan kita.
Senin, 14 Februari 2011
10 Teori Konspirasi Terbesar di Dunia
Berikut adalah 10 teori konspirasi di dunia yang sebagian masih diperdebatkan.
1. Perusahaan Obat “Big Pharma”
Barangkali hampir semua orang (kecuali pemilik sahamnya) tidak menyukai perusahaan farmasi karena harga obat yang terlalu mahal. Selain itu ada indikasi upaya perolehan laba perusahaan yang dilakukan secara tidak benar, dan tampaknya setiap beberapa bulan ada korban-korban berjatuhan dari beberapa obat yang sebelumnya diklaim sangat aman. Itu adalah kejadian kecil dari industri obat (Perusahaan Obat Big Pharma) yang diawasi dengan rasa curiga oleh masyarakat.
Beberapa penganjur "pengobatan alternatif" percaya bahwa perusahaan farmasi benar-benar berkomplot untuk menjadikan orang-orang tetap sakit demi keuntungan bisnis. Sebagai contoh, Kevin Trudeau (pengarang buku bestseller berjudul "Natural Cures They Don’t Want You To Know About” atau cara perawatan Alami dimana mereka tidak mau anda mengetahuinya) mengklaim informasi kesehatan yang penting telah disembunyikan dengan adanya konsfirasi antara pengambil kebijakan kesehatan dengan perusahaan obat besar. Menurut Trudeau, "Ada kelompok-kelompok tertentu, termasuk... industri obat ... yang tidak menghendaki masyarakat memahami cara penjagaan kesehatan supaya tidak diserang berbagai macam penyakit..." Aktris dan model Jenny McCarthy nampak baru-baru ini di "Larry King Live," menuduh para dokter dan industri farmasi berkomplot untuk melenyapkan bukti medis dari sebuah mata rantai yang menjelaskan adanya hubungan sebab akibat antara vaksin-vaksin yang disuntikkan pada masa bayi dan autism yang diderita anak-anak tersebut kemudian.
2. Sekte Pemuja Setan
Sepanjang tahun 1980-an dan awal 1990-an, suatu epidemi pelecehan seksual pada anak-anak telah menggemparkan Amerika. Beberapa anak-anak menuduh orang dewasa dari sebuah sekte agama telah memperkosa, menyiksa, dan melakukan pelecehan seksual terhadap mereka, dan media massa memberitakan kisah-kisah yang sensasional. Tuduhan-tuduhan yang dilancarkan termasuk adanya kegiatan satanisme atau pemujaan setan.
Puncaknya adalah bintang tamu acara NBC Special “Devil Worship: Exposing Satan’s Undergorund” atau “Pemujaan Setan: Memperkenalkan Setan Bawah Tanah”, bernama Geraldo Rivera yang mengudara pada 28 Oktober 1988. Rivera memproklamirkan dirinya sebagai "Pakar satanisme (pemujaan iblis)," Kegiatan para pemuja setan itu adalah menyesatkan publik, data statistik yang tidak akurat, kejahatan-kejahatan dengan hubungan yang lemah dengan satanisme, dan laporan media-media sensasional. Dalam apa yang disebut kemampuan melihat yang kuat atas sebuah dokumen di dalam sejarah televisi, Rivera mengklaim bahwa ada sebuah kegiatan yang diorganisasikan oleh para pemuja setan yang berkonspirasi untuk membunuh bayi-bayi, membunuh orang yang tidak bersalah, dan melaksanakan upacara agama mengerikan. "Terdapat lebih dari satu juta pemuja setan di negeri ini," kata Rivera, yang kemudian ditambahkannya, "Permasalahannya adalah, mereka itu berada di kota Anda." Rivera tidak menunjukkan bukti atas itu semua; ketiadaan bukti itu dilihat sebagai bukti bahwa begitu hebatnya mereka mengorganisir dan sungguh pintarnya konspirasi para pemuja setan tersebut. Sedikit sekali bukti yang mendukung klaim tentang adanya kelompok pemuja-pemuja Satanic atau konspirasinya.
Pada tahun 1992 dilaporkan tentang kejahatan dalam upacara agama, agen FBI Kenneth Lanning menyimpulkan bahwa desas-desus tentang adanya pembunuhan dalam sebuah upacara agama, tindakan kanibalisme, dan penculikan adalah tidak berdasar. Phillips Stevens, Jr., Ketua Asosiasi Guru Besar Antropologi dari State University of New York di Buffalo mengatakan bahwa pernyataan tanpa bukti yang tersebar luas tentang adanya kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh para pemuja setan sebagai “penglembagaan hoax terbesar yang dilakukan atas rakyat Amerika di abad dua puluh”.
3. Buku “Protocols of Learned Elders Zion”
"Protocols dari Learned Elders Zion" adalah sebuah buku – yang dipercayai sebagai hoax – diakui mengungkapkan adanya sebuah komplotan Yahudi yang ingin menguasai dunia. Hal tersebut pertama kali muncul di Rusia pada tahun 1905, dan menggambarkan bagaimana moralitas orang-orang Kristen, keuangan, dan kesehatan akan ditargetkan oleh sebuah kelompok kecil Yahudi tangguh.
Gagasan tentang adanya sebuah konspirasi Yahudi bukanlah sesuatu hal yang baru, tentu saja, dan sudah diceritakan secara berulang-ulang oleh banyak orang yang terkenal termasuk oleh Henry Ford dan Mel Gibson. Pada tahun 1920, Henry Ford telah mengeluarkan dana untuk memperbanyak buku "Protocols dari Elders Zion" yang diterbitkan pada tahun 1930-an hingga setengah juta kopi, dan buku tersebut digunakan oleh Nazi sebagai alasan untuk melakukan genocidenya – pemusnahan etnik - terhadap Yahudi (pada kenyataannya, Adolph Hitler membahas "Protokol-protokol" di dalam buku nya "Mein Kampf"). Meskipun demikian buku tersebut yang telah sepenuhnya diragukan dan dianggap sebagai sebuah hoax dan kepalsuan itu masih terus dicetak dan tetap secara luas diedarkan di seluruh dunia.
4. Kehancuran di Roswell yang ditutup-tutupi
Ada sebuah fakta bahwa hampir semua para skeptis dan orang-orang yang percaya bersepakat bahwa ada sesuatu yang dihancurkan di sebuah peternakan yang berada jauh di luar Roswell, New Mexico pada tahun 1947. Pemerintah pada mulanya mengklaim ada semacam piring terbang, lalu menarik kembali statemennya dan mengklaim bahwa sebenarnya hanya sejenis balon cuaca.
Namun bukti terbaik menyatakan bahwa bukan sebuah piring terbang ataupun sebuah balon cuaca, dan sebagai gantinya adalah sebuah level yang sangat tinggi, sebuah balon militer yang sangat rahasia yang diberi nama Project Mogul. Sepertinya hal ini mulai terbongkar ketika gambaran-gambaran rongsokannya pertama kali dilaporkan oleh saksi mata pertama yang kesaksiannya mengenai foto-foto balon Project Mogul sangat akurat kecocokannya, sampai kepada simbol seperti perak dan lambang aneh di sisinya.
Kisah-kisah sekitar tubuh alien atau makhluk asing yang dihancurkan tidak diangkat ke permukaan sampai beberapa dekade kemudiannya dan pada kenyataannya tidak seorang pun mempertimbangkan kehancuran Roswell sebagai bagian dari extraterrestrial (ET) atau makhuluk dari luar bumi atau hal-hal yang tidak biasa sampai tiga puluh bertahun-tahun kemudian, ketika sebuah buku yang membahas hal ini diterbitkan. Sepertinya ada yang sungguh-sungguh ingin menutupi-nutupi semua ini, tetapi tidak berhasil menyembunyikan sebuah piring terbang yang telah hancur, sebagai gantinya, untuk menutup-nutupi hal tersebut, diisukan sebagai bagian dari program mata-mata di masa perang dingin – antara US dengan Uni Sovyet.
5. Pembunuhan John F. Kennedy
John F.Kennedy dibunuh pada tahun 1963 di sebuah iring-iringan mobil di Dallas. Siapa yang telah membunuh Kennedy? Hampir semua - meskipun tidak semuanya – pakar teori konspirasiteori mengakui bahwa Lee Harvey Oswald menembak Kennedy dari sebuah kantor bank.
Di luar fakta ini beredar sangat banyak teori-teori konspirasi yang melahirkan banyak spekulasi tak ada akhir yang kemudian menjadi ratusan buku, artikel-artikel, dan film-film. Adakah seorang pembunuh kedua yang barangkali berada di dekat "bukit kecil penuh rumput"? Dan jika memang Oswald ini melakukannya sendirian, siapa yang memberinya perintah? Para aktivis musuh Fidel Castro? Boss-boss organisasi kriminal? Seorang suami yang cemburu terhadap Kennedy yang suka menggoda perempuan? Meskipun Warren Commission melaporkan suatu kesimpulan bahwa Oswald bertindak sendirian, tetapi pada tahun 1979 sebuah laporan dari The House Select Committee on Assassinations (Organisasi Komite Pengambil Keputusan tentang Pembunuhan) menyarankan bahwa benar-benar ada sebuah konspirasi, dan mungkin ada lebih dari satu penembak. Dalam kompleksitas yang demikian dan kasus sensasional, teori-teori konspirasi bisa menjadi hidup.
6. “Kematian” Paul McCartney
Menurut banyak kisah dan teori-teori konsporasi yang beredar di akhir tahun 1960-an; Gitaris Beatles Paul McCartney meninggal pada tahun 1966. Para anggota Beatles lainnya – diantaranya manajer mereka dan orang-orang lainnya – berkonspirasi untuk merahasiakan kematian McCartney, sedemikian rupa sampai-sampai membuat sebuah tampilan dan suara yang mirip dengan Paul dan menempatkannya di dalam grup. Bagaimanapun, dalam kasus ini ada pembelokan logika secara serius (bahkan oleh standar teori komplotan).
Dalam kasus ini orang-orang yang berkonspirasi telah mengambil suatu tindakan berani untuk membiarkan media dan masyarakat tetap mencari-cari cerita tentang kematian Mc Cartney – sebelumnya mereka juga menghendaki para penggemar Paul untuk mengetahuinya, dan menempatkannya di sampul album dan musik yang memberikan keterangan detail mengenai kematian McCartney. Sebagai contoh, di sampul album Abbey Road, keempat personal Beatles dipotret sedang melangkah di sebuah zebra cross, tetapi hanya McCartney yang berkaki telanjang tanpa sepatu, dan langkahnya tidak sama dengan yang lainnya. Adakah hal ini bermakna ada sesuatu ? Meskipun pengingkaran publik dilakukan oleh pihak grup, para penggemar tidak bisa membiarkan saja hal ini, dan mereka berusaha mencari lebih banyak petunjuk.
7. Hoax Pendaratan di bulan
Di tahun 1978 film Orang Capricorn, diceritakan tentang astronot Amerika dan NASA memalsukan sebuah pendaratan di Mars. Meskipun hanya sebuah film biasa, itu adalah sebuah gagasan yang menarik, dan akan bertahan untuk beberapa dekade.
Pada tahun 2001 Fox Televition menyiarkan program “Teori Konspirasi: Apakah Kita Sudah Mendarat di Bulan?”, yang membicarakan kembali hal-hal yang diragukan dan "pertentangan-pertentangan" antara versi yang resmi mengenai pendaratan di bulan dan foto-foto pendaratannya. Yang dipertanyakan, mereka tidak pernah menjelaskan mengapa NASA akan mendistribusikan foto-foto yang "membuktikan" bahwa mereka memalsukan pendaratan di bulan tersebut. Situs web seperti BadAstronomy.com mempunyai halaman demi halaman, poin demi poin yang berisi sangkalan-sangkalan yang terperinci dari klaim Fox. Tentu saja, meskipun ada beberapa bukti terpercaya yang menunjukkan bahwa pada tahun 1969 pendaratan di bulan oleh Apollo 11 adalah sebuah hoax, para pakar teori konspirasi harus juga memperhatikan misi-misi bulan kemudiannya dan menyertakan lusinan astronot. Dan ada banyak contoh ratusan pound batu bulan yang telah telah dipelajari di seluruh dunia dan telah dibuktikan keasliannya bukan berasal dari bumi kita ini … bagaimana cara NASA mendapatkan batu tersebut jika tidak selama pendaratan di bulan?
Banyak astronot telah diserang dengan tuduhan keterlibatan mereka dalam pemalsuan aktivitas mereka. Di dalam kenyataannya di tahun 2002, ketika pakar teori konspirasi Bart Sibrel berhadapan dengan Buzz Aldrin dan memanggilnya "penakut dan seorang pendusta" tentang pendaratan di bulan yang palsu, adalah sebuah pukulan telak dari Sibrel untuk 72 tahun usia pendaratan Astronot AS di bulan.
8. Iklan kilas
Pernahkah ketika anda menonton film di bioskop dan tiba-tiba diberi makanan ringan atau permen dengan merk tertentu? Atau ketika menonton sebuah acara TV dan tiba-tiba mendapat himbauan yang tidak dapat dicegah untuk membeli sebuah mobil baru? Jika demikian, anda mungkin korban dari sebuah konspirasi iklan kilas!
Para penganjur termasuk Wilson Bryan Key (pengarang buku “Subliminal Seduction” atau godaan di bawah sadar) dan Vance Packard (pengarang buku "Hidden Persuaders" atau penganjur-penganjur tersembunyi), kedua buku tersebut mengklaim adanya pesan-pesan kepada alam bawah sadar di dalam iklan yang merajalela dan merusak. Buku-buku tersebut telah menyebabkan kepanikan publik dan mengarahkan kepada sebuah tatap muka dengan FCC. Sebagian dari isi buku-buku itu diragukan, dan beberapa hasil studi berupa pengaruh iklan terhadap alam bawah sadar yang diungkapkannya adalah palsu.
Sekitar tahun 1980-an, perhatian terhadap pesan-pesan di bawah sadar yang disebarkan kepada kelompok-kelompok seperti Styx dan Judas Priest, dimana kelompok yang disebutkan terakhir telah digugat pada tahun 1990 karena menurut dugaan telah menyebabkan terjadinya kasus bunuh diri anak remaja disebabkan pesan-pesan di bawah kesadaran (kasus itu kemudian ditutup).
Proses mental di alam bawah sadar benar-benar ada, dan dapat diuji. Dengan hanya disebabkan seseorang memperepsikan sesuatu (sebuah pesan dari iklan, contohnya) yang apabila diperhitungkan memang sangat kecil artinya. Tidak ada manfaat yang lebih dari iklan kilas dibandingkan dengan iklan reguler, coba bandingkan iklan kilas yang hanya tiga detik dengan iklan yang berdurasi dua puluh penuh.
Untuk melihat sesuatu selama selang waktu beberapa detik adalah mudah; para pembuat film melakukan hal tersebut terus-menerus (coba amati beberapa bagian film klasik "Psycho" karya Alfred Hitchcock). Tapi untuk membeli atau melakukan sesuatu yang didasarkan pada iklan kilas beberapa detik adalah hal yang lain sama sekali. (Konspirasi-konspirasi itu diparodikan di sebuah televisi pada tahun 1980-an dalam acara Max Headroom, di mana penonton-penonton sedang marah setelah melihat pesan-pesan di bawah sadar disebut "blipverts.")
9. Kematian Putri Diana
Di dalam jam-jam kematian Putri Diana pada tanggal 31 Agustus 1997, di terowongan jalan raya Paris, teori-teori konspirasi berseliweran. Seperti halnya kasus kematian John F. Kennedy, gagasan mengenai orang yang dicintai publik dan figur kelas tinggi yang tiba-tiba terbunuh sangat menggoncangkan. Khususnya untuk seorang Putri Diana. Orang sering mendengar orang-orang kerajaan yang meninggal karena sudah tua, intrik politik, atau terlalu banyak makan makanan yang enak, tapi tidak pernah ada yang didapati telah dibunuh oleh seorang pengemudi yang mabuk.
Tidak seperti umumnya teori konspirasi, untuk kasus ini telah dilibatkan seorang milyuner yakni Mohammad Al-Fayed, ayah dari Dodi Al-Fayed yang ikut terbunuh bersama Diana. Al-Fayed mengklaim bahwa kecelakaan tersebut pada kenyataannya adalah sebuah pembantaian yang dilakukan oleh para agen intilijen Inggris, atas permintaan dari keluarga kerajaan. Klaim dari Al-Fayed diuji dan kemudian dibubarkan sebagai sesuatu yang tidak beralasan oleh sebuah pemeriksaan pada tahun 2006. Pada tahun berikutnya, 2007, pada pemeriksaan mayat Putri Diana, pemeriksa mayat menyatakan bahwa "Teori konspirasi yang dikemukakan oleh Mohamed Al Fayed diteliti dan diuji, dan ditunjukkan dengan tidak disertai substansinya." Pada tanggal 7 April pada tahun itu, dewa juri pemeriksa mayat menyimpulkan Diana dan Al-Fayed telah dibunuh secara melawan hukum disebabkan kealpaan supirnya yang mabuk dan kejaran paparazzi.
10. Konspirasi dalam peristiwa 9/11
Bukti yang berlimpah mengarahkan pada kesimpulan bahwa serangan teroris yang terjadi terhadap gedung kembar WTC (World Trade Center) di New York pada tanggal 11 September 2001, adalah benar-benar hasil dari sebuah konspirasi. Tidak ada keraguan tentang itu: Baik dari dekat atau sepintas lalu apabila memperhatikan bukti membuatnya jelas bahwa ada sesuatu yang secara hati-hati direncanakan dan dieksekusi oleh para konspirator. Pertanyaannya, tentu saja, adalah siapa saja para konspirator tersebut? Osama bin Laden dan teman-temannya yang menjadi pembajak-pembajak adalah bagian dari konspirasi, tapi bagaimanakan kedudukan President Bush dan Wakil President Dick Cheney dalam kasus ini? Apakah kepala penasehat Bush, termasuk Paulus Wolfowitz dan Donald Rumsfeld juga bekerja sama dengan Osama bin Laden, atau dengan sengaja membiarkan serangan-serangan itu terjadi? Atau dengan kata lain, apakah itu pekerjaan jahat?
Pakar teori konspirasi percaya, dan menunjuk sebuah katalog yang berisi dugaan-dugaan ketidakkonsistenan terhadap "versi yang resmi" dari serangan tersebut. Banyak dari klaim-klaim teknik konspirasi yang diekspos oleh majalah Popular Mechanics pada bulan Maret 2005, selagi klaim-klaim yang lain disangkal oleh logika sederhana. Majalah tersebut menyebutkan: Jika pesawat udara yang ditabrakkan ke Pentagon itu tidak hancur, seperti yang beberapa kali dikemukakan, lalu di manakah pesawat dengan nomor penerbangan 77 tersebut beserta para awak dan penumpangnya berada? Adakah mereka sedang bersama dengan alien-alien Roswell di Hangar 18? Di dalam banyak teori konspirasi, ketidakcakapan birokratis sering membuat kesalahan dalam konspirasi. Pemerintah yang sangat efisien, banyak pengetahuan, dan kapabel - begitu penuh penalaran – dimana serangan seperti itu tidak dapat dimungkinkan terjadi, ternyata telah digagalkan oleh pekerjaan buruk dalam mendeteksi atau merespon kejadian sebelum terjadinya serangan-serangan itu. Suatu hal sulit untuk dipercaya
Langganan:
Postingan (Atom)


