Senin, 07 Desember 2015
Latar Belakang Munculnya al-Masih Dajjal
YAHUDI merupakan sebuah kaum yang pada dasarnya merupakan kaum pilihan tuhan diantara umat manusia lainnya, Pada abad 17 SM orang-orang Bani Israel ditimpa kelaparan dan kekeringan sehingga mereka bersama dengan Ya’qub berhijrah dari Palestina ke Mesir menemui Yusuf as yang saat itu menjadi menteri di pemerintahan Fir’aun. Berselang waktu yang lama akhirnya keturunan Ya’qub diperbudak oleh Fir’aun.
Pada abad 14 – 13 SM Allah SWT mengutus Musa as kepada mereka di sinilah dimulai agama Yahudi sehingga menjadikan mereka bertentangan dengan Fir’aun dan kaumnya. Peretentangan itu mejadikan orang-orang Bani Israel keluar dari Mesir, sebagaimana firman Allah SWT :
Artinya : “Dan (Ingatlah) ketika kami selamatkan kamu dari (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), ketika kami belah laut untukmu, lalu kami selamatkan kamu dan kami tenggelamkan (Fir’aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan.” (QS. Al Baqarah 2:49-50)
Hijrah tersebut terjadi pada abad 1280 SM pada masa pemerintahan Ramses II. Setelah itu mereka (orang-orang Yahudi) berada dibawah pimpinan Yusa’ yang menggantikan Musa as dan menetap di Kan’an (Palestina). Daud as berhasil mendirikan pemerintahannya di Yerusalem pada tahun 990 SM dan disinilah Daud mendapatkan perintah untuk membangun Baitul Maqdis akan tetapi dikarenakan kesibukannya berperang maka itu semua tidak sempat dilakukannya sehingga Allah SWT. mewahyukan kepadanya agar memerintahkan anaknya yang bernama Sulaiman as untuk membangun Baitul Maqdis dan ditengah pembangunannya itu beliau as membangun Haekal sebagai tempat peribadahan lengkap dengan altar penyembelihan kurbannya.
Dalam bukunya Zionis, Gerakan Menaklukkan Dunia, Maulani menjelaskan Setelah Sulaiman as wafat pada tahun 922 SM, pemerintahan Daud terpecah menjadi dua: kerajaan Israel di bawah pimpinan Jeroboam di sebelah utara dan kerajaan Yahudza di sebelah selatan yang dipimpin oleh Rehoboam. Di antara keduanya sering terlibat peperangan panjang hingga masa mereka dihancurkan oleh Bukhtanshar Raja Babilonia pada tahun 587 SM. Pada penyerangan ini terjadi penghancuran terhadap Yerusalem termasuk terhadap Haekal Sulaiman. Mereka berhasil menawan dan membawa banyak orang-orang Yahudi ke Babilonia dan menetap di sana yang dikenal dalam sejarah Yahudi dengan para tawanan orang-orang Babilonia.
Menurut sejarah Bani Israel menjadi budak Babilonia selama 50 tahun, pada masa menjadi budak di negeri Babil Allah mengutus para nabi untuk menghibur mereka. Salah satu nabinya adalah Nabi Daniel, Allah berfirman kepada nabi Daniel bahwa Allah berjanji kepada Bani Israel akan mengirim satu nabi khusus unuk Bani Israel, nabi ini bergelar mesias /al-Masih yang tugasnya adalah untuk mengembalikan kembali puncak kejayaan Bani Israel di Yerusalem sebagai kerajaan yang menguasai dunia tanpa tandingan, seperti layaknya zaman nabi Daud dan Sulaiman pada masa lalu. Sebagaimana dalam kitab taurat:
“Al-Masih yang dijanjikan akan menuntun kaum Yahudi memasuki ‘Tanah yang Dijanjikan’. Dan Al-Masih akan memerintah dari atas puncak bukit Zion”.
Bani Israel sungguh bahagia dengan kabar ini, dan menunggu al-Masih yang di janjikan Allah pada mereka, kerajaan Babilonia pun kalah perang dan hancur oleh kerajaan Persia dan pemerintah Persia membebaskan perbudakan bani israel dari babilonia dan mengirim kembali Bani Israel ke Yerusalem untuk membina kembali kerajaan Israel. Kemudian Haikal Sulaiman pun kembali di bina namun tak semegah semasa zaman sulaiman dulu, Bani Israel pun semakin gembira untuk menatap masa depan bahwa masa yang di janjikan Allah itu telah dekat.
DALAM Majalah at Tarikh al Arabi disebutkan bahwa setelah orang-orang Bani Israel dipulangkan kembali tanah yang di janjikan kepada mereka yaitu Palestina. Maka mereka membangun kembali tempat peribadatan yang telah dihancurkan oleh Bukhtanshar. Ketika kerajaan Persia telah hancur maka kekuasaan mereka pun jatuh ketangan Aleksander al-Maqduni sehingga orang-orang Yahudi menampakkan loayalitas, ketundukan dan penyambutan mereka kepada Aleksander al-Maqduni. Kerajaan Aleksander al-Maqduni menguasai Yerusalem tahun 332 SM. Dan sejak saat itu mereka berada dibawah kekuasaan Yunani.
Setelah Aleksander al Maqduni wafat maka kekuasaannya terpecah diantara mereka, Mesir berada di tangan Ptolomeus sedangkan negara-negara utara diserahkan ketangan Selecus. Namun pada tahun 199 SM terjadi peperangan antara Ptolomeus dan Selecus yang kemudian dimenangkan Ptolomeus..
Pada tahun 198 SM Yerusalem jatuh ketangan Raja Suria yang bernama Antiochus dan sejak saat itu terjadi berbagai fitnah dan peperangan berdarah di Yeusalem hingga masa kedatangan pemimpin Romawi yang bernama Pompy tahun 63 SM yang kemudian berhasil menguasai Yerusalem. Sejak saat itu Yerusalem berada ditangan kekuasaan orang-orang Romawi dan menjadikannya sebagai Negara Romawi. Pada masa inilah Isa bin Maryam dilahirkan di kota Betlehem di akhir pemerintahan Herodes pada tahun 37 – 40 M.
Waktu terus berlalu perpindahan kekuasaan atas tanah suci Yerusalem dari kerajaan lain terus berganti mestipun bani israel sudah kembali ketanah suci namun Yeruslem masih juga belum merdekakan dari kerajaan yang menguasai wilayah tersebut. Pada masa tanah suci Yerusalem pindah kekuasaan di bawah naungan kerajaan romawi, pada masa itu Allah mengutus nabi al-Masih yang di janjikan Allah untuk Bani Israel, dengan tujuan untuk mengembalikan masa kejayaan Bani Israel seperti zaman Sulaiman dulu.
Allah telah memenuhi beberapa janji kepada bani Israel. Pada masa itu Bani Israel telah dikumpulkan ketempat semula tanah yang dijanjikan di Yerusalem yang nantinya al-Masih akan memerintah disana sebagai raja bagi Bani Israel. Kemudian Allah mengutus al-Masih sebagaimana janjinya dulu melalui nabi Daniel. namun mereka menolak menerima al-Masih sebagai nabi mereka, karena mereka berpendapat dan menuduh bahwa isa anak di luar nikah,
Mereka berpandangan bagaimana mungkin al-Masih yang hidup miskin dan pengikutnya yang sedikit untuk memerdekakan tanah suci Yerusalem dari genggaman kerajaan romawi yang paling kuat pada masa itu. Akhirnya mereka menuduh al-Masih telah melecehkan agama dengan mengaku dirinya sebagai al-Masih.
Maka akhirnya mereka mencoba membunuh al-Masih dengan menghasut al-Masih kepada raja romawi pada saat itu untuk meyalib al-Masih. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-quran surah a-Nisa’ 157: “Dan juga (disebabkan) dakwaan mereka Dengan mengatakan: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al-Masih Isa Ibni Maryam, Rasul Allah”. padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak memalangnya (di kayu palang – salib), tetapi diserupakan bagi mereka (orang Yang mereka bunuh itu seperti Nabi Isa). dan Sesungguhnya orang-orang Yang telah berselisih faham, mengenai Nabi Isa, sebenarnya mereka berada Dalam keadaan syak (ragu-ragu) tentang menentukan (pembunuhannya). tiada sesuatu pengetahuan pun bagi mereka mengenainya selain daripada mengikut sangkaan semata-mata; dan mereka tidak membunuhnya Dengan yakin.”
Setelah Bani Israel meyakini bahwa orang yang mereka bunuh bukan al-Masih dengan bukti yang sangat kuat, mereka mengatakan buktinya orang yang mengaku al-masih telah meninggal ditiang salib. Sehingga bertambah-tambahlah keyakinan mereka bahwa itu bukan al-Masih. Konsekwensinya adalah bahwa janji Allah untuk mengutus seorang rasul dengan misi membawa kembali kegemilangan bangsa yahudi sebagaimana masa Nabi Daud dan Sulaiman belum tercapai. Sedangkan orang yang mengaku al-masih telah mati ditiang salib. Atas dasar inilah kaum yahudi masih berkayakinan bahwa al-masih yang dijanjikan belum diutus oleh Allah SWT.
Masa pun berganti, tanah Palestina masih berada di bawah kekuasaan bangsa Romawi, kali ini bangsa Yahudi kembali terusir akibat pemberontakan yang gagal untuk mendapatkan otonomi dan kekuasaan di Palestina. Raja Romawi akhirnya menghancurkan haikal Sulaiman mereka dan mengusir mereka keluar dari tanah Palestina dan itu terjadi pada tahun 70 M, dan pada tahun 135 M seluruh sisa-sisa sejarah mereka di hapuskan sama sekali di bumi Palestina. Dan mereka mulai hidup bergentanyangan di muka bumi selama ribuan tahun. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-quran surah al-A’raf ayat 168:
“Dan Kami sebarkan mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)”.
Setelah mereka terusir ke seluruh penjuru dunia akhibat dari kederhakaan kali yang kedua, semenjak itu mereka tidak bisa kembali ke Yerusalem dalam waktu yang sangat lama. Dalam pengasingan tersebut mereka tetap menanamkan ideologi kepada keturunan mereka bahwa tanah suci Yerusalem merupakan tanah suci yang dijanjikan dan disitulah al-masih akan berkuasa.
Padahal Isa al-Masih telah di utus kepada mereka, tapi mereka tidak mengakuinya. Akibat dari keingkaran mereka maka Allah mengutuskan kepada mereka al-masih palsu, yaitu manusia yang mengakui dirinya al-masih di akhir zaman. Dan Allah memberikan kepada al-Masih palsu sebagaimana mukjizat seorang nabi. Dialah yang dijelaskan oleh Rasulullah dengan sebutan nama al-Masih Dajjal. Dajjal bermakna penipu yang berarti al-masih penipu, dia bisa menurunkan hujan dan menghidupkan orang telah mati. S
yekh Imran hosein dalam bukunya Jerusalem in the Qur’an menjelaskan Untuk meyakini kaum yahudi bahwa dirinya al-Masih Dajjal merupakan al-Masih yang asli sebagaimana dijanjikan Allah melalui nabi Daniel. Maka Dajjal harus mengemban fisi dan misi sebagaimana al-Masih putra Maryam yaitu mengembalikan sejarah kegemilangan sebagaimana pada masa Nabi Daud dan Sulaiman as ditanah yang di janjikan. Tugas yang perlu dijalankan oleh al-Masih Dajjal adalah
1. Mengembalikan bangsa yahudi ke Yerusalem sebagaimana tanah yang di janjikan bagi orang yahudi
2. memerdekakan Tanah Suci daripada pemerintahan selain yahudi.
3. Mendirikan Negara Israel
4. membina kembali kuil Sulaiman sebagaimana mana masa kegemilangan dulu
5. Menjadikan negare Israel sebagai Negara adidaya kuasa, sebagaimana pada masa nabi Daud dan Sulaiman as.
Inilah lima misi al-Masih Dajjal yang harus di jalankan sebelum ia mengakui dirinya sebagai al-Masih sejati. Sebab jika tugas ini belum di selesaikan Yahudi tidak akan pernah percaya kepada al-Masih Dajjal. Akan tetapi ingat bahwa misi dajjal sedang dalam proses untuk meyakini kaum yahudi bahwa al-masih Dajjal merupakan al-Masih sejati. Al-Masih Dajjal dalam waktu dekat akan mengusap tangannya dan mengatakan misi telah selesai dan Kaum Bani Israel telah tertipu. Pada saat itulah al-Masih sejati akan di utus oleh Allah kembali ke dunia untuk membunuh al-Masih palsu. []
HABIS
Apakah Ya’juj dan Ma’juj Telah Keluar...?
SEMUA tanda telah menunjukkan bahwa kita hidup di akhir zaman lalu apa implikasi dari hidup di akhir zaman? Rasulullah saw telah mendatangi para sahabat yang sedang berbicara sesama mereka dan dia bertanya, ” Kamu berbicara tentang apa?”. Dan mereka mengatakan kami tengah berbicara mengenai tanda-tanda akhir zaman. Hadis ini ada dalam sahih Bukhari dan sahih Muslim. Dan baginda menyatakan bahawa hari akhirat tak akan tiba sehingga.. dan baginda memberitahu mengenai 10 tanda. Salah satunya adalah keluarnya Ya’juj dan Ma’juj.
Apakah Ya’juj dan Ma’juj telah keluar suatu pertanyaan yang amat menarik. Bagi mereka yang mempunyai mitos yang sesat dengan mengatakan Ya’juj Ma’juj itu mempunyai telinga yang besar, tangan yang banyak. Pasti mereka akan mengatakan ya;juj dan Ma’juj belum lagi keluar maka sila anda tunggu sampai hari kiamat. Apabila anda ingin mengetahui apakah Ya’juj dan Ma’juj sudah keluar atau belum hanya al-Quran yang mampu menjawab pertanyaan tersebut itu. Allah SWT berfirman dalam Surah al-Ambiya ayat 95-96
“Sungguh tidak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali. Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.”
Allah telah memberi isyarah tentang sebuah penduduk negeri yang telah dibinasakan dan dihancurkan negeri itu. Kemudian mereka di usir dari negeri itu. Mereka selamanya tidak akan kembali ke negeri itu karena Allah telah membuat keputusannya. Hanya dengan satu jalan Allah mengizinkan mereka kembali kenegeri itu, apabila Ya’juj dan Ma’juj dilepaskan dari kurungannya dibalik sebuah gunung.
Kemudian Ya;juj dan Ma’juj mengusai dunia. Dengan kekuasaan itulah dia mengembalikan penduduk negeri yang telah diusir oleh Allah untuk kembali ketempat asalnya. Syekh Imran Hosein pakar ilmu akhir zaman telah memberikan pendapat yang sangat logis yang tidak pernah satupun ulama sebelumnya memberikan jawaban siapakah penduduk negeri itu. Beliau telah menjelaskan dalam bukunya Jerusalem in the Quran bahawa penduduk negeri itu adalah bani Israel. Allah berfirman dalam Al-quran surah Al-Israa’ ayat 4, “dan Kami menyatakan kepada Bani Israil Dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan melakukan kerosakan di bumi (Palestin) dua kali, dan Sesungguhnya kamu akan berlaku sombong angkuh Dengan melampau.
Setelah kali pertama mereka membuat kerusakan di kota suci yerusalem dengan membunuh nabi-nabi termasuk rancangan menyalip nabi Isa AS. Kemudian Allah Hancurkan mereka dan di usir dari negeri itu. Melalui tangan-tangan tentara Rum. Sehingga mereka melang-lang buana selama dua ribu tahun hidup tanpa tanah air. Sebagaimna Allah berfirman dalam surah al- A’raf ayat 168:
“Dan Kami sebarkan mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).”
Hal yang sangat aneh terjadi setelah keruntuhan khilafah Turki Usmaniyyah dan kekuasaan dunia beralih ketangan Britis berdasarkan Deklarasi Balfour 1917M maka pada masa itu bani Israel diseluruh dunia diserukan untuk kembali ke kota suci yerusalem (palestin). Maka jutaan bani Israel kembali ke Yerusalem dan menetap di sana. Sehingga pada tahun 1948 M Isreal resmi menjadi Negara yang di akui oleh lembaga PBB. Semenjak bani Israel kembali ke Yerusalem pada saat itulah kekacauan dunia dimulai hingga saat ini.
Maka dari ulasan diatas tentu kita sudah mengetahui siapa Ya’juj dan Ma’ju’ dan siapa penduduk negeri yang di telah dihancurkan dan mereka telah kembali. Dan Allah telah menetapkan terhadap bani isrel mereka akan berbuat kerusakan dimuka bumi sebanyak dua kali. Dan sekarang kali kedua mereka membuat kerosakan dan agenda itu sedang berjalan diseluruh dunia. Hanya mereka yang telah dibutakan hatinya oleh Allah tidak dapat melihat apa yang sedang berlaku hari ini. Peperangan, kekacauan, penindasan dan pembantaian diseluruh dunia hanya satu biang pembuat masalah yaitu bani Israel dan sekarang mereka telah mempunyai dukungan yang sangat banyak dan menamakan organisasi mereka dengan zionisme.
DARI manakah asal Ya’juj dan Ma’juj? Al-Quran telah menjelaskan letak wilyah mereka tinggal disaat Dzulkarnain membangun tembok pembatas antara sebuah negeri disebabkan bangsa Ya’juj dan Ma’juj selalu membuat kerusakan terhadap penduduk negeri itu. Al-Quran menjelaskan dalam surah al-kahfi 85-86:
“Maka diapun menempuh suatu jalan. Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: “Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.”
Dzulkarnain berangkat dan mengembara beliau merupakan raja persia, dalam kitab nabi Daniel disebutkan: dari Nabi Daniel tentangg biri-biri jantan bertanduk dua, yang sebelah tanduknya lebih tinggi yang datang belakangan, mengisyaratakan tanduk yang lebih rendah yaitu Media dan tanduk yang lebih tinggi yaitu Parsi yang belakangan menjadi Imperium Parsi. Dalam sejarah tokoh yang mendirikan Kerajaan Media dan Parsi yang kemudian menjadi Imperium Parsi tersebut adalah Cyrus the Great (600 – 529) SM, mendirikan Imprium Parsi (550) SM, dan memerintah (550 – 529) SM.
Dari keterangan Nabi Daniel itu mengisyaratkan bahwa Dzulqarnain adalah Cyrus the Great kemudian beliau menempuh salah satu jalan sehingga beliau sampai ke sebuah tempat terbenam matahari artinya beliau menuju ke arah barat dan mendapati laut yang berlumpur hitam, ibnu katsir telah memberi penafsiran bahwa yang dimaksud laut berlumpur hitam adalah laut hitam. Kemudian dia memutar arah balik kempat terbitnya mata hari. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-kahfi ayat 89-90:
“Kemudian dia menempuh jalan (yang lain). Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu.”
Maka apabila Dzulkarnain berbalik arah dan menuju kerah timur di situ hanya ada satu laut bisa menghalanginya iaitu laut kaspia. Beliau mendapatkan sebuah kaum yang begitu miskin. Kemudian beliau mengambil suatu jalan yang lain sebagaimana firman Allah surah al-kahfi ayat 92-93
“Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan.”
Apabila Dzulkarnain mengambil jalan yang lain kemudian beliau mendapati dua buah pegunungan. Maka pegunungan yang terletak antara laut hitam dan laut kaspia hanya ada pegunungan Kaukasus. Dan beliau mendapati sebuah kaum yang bahasanya susah dimengerti oleh bangsa lain. Maka kaum yang ada dibalik pegunungan itu dan susah dimengerti pembicaraanya adalah bangsa georgia. Kemudian bangsa ini meminta tolong kepada Dzulkarnain sebagaimana dijelaskan dalam surah al-kahfi ayat 94:
“Mereka berkata: “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’jujitu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?”
Disebabkan pemisah antara Ya’juj dan Ma’juj dan bangsa georgia hanya dua buah gunung dan antara kedua gunung tersebut terdapat lereng yang sering dilewati oleh bangsa Ya’juj dan Ma’juj. Maka Dzulkarnain membuatlah dinding penghalang pada celah gunung tersebut. Selesai membina dinding penghalang tersebut beliau berkata sebagaimana dalam surah al-kahfi ayat 98:
Dzulkarnain berkata: “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar.”
Persoalanya adalah apakah dinding penghalang tersebut telah hancur. Maka saya katakan sekali lagi kepada mereka yang masih buta mata hatinya yang masih saja berpendapat bahwa Ya’juj dan Ma’juj belum keluar. Tolong tunjukkan di mana tembok itu sekarang kalau masih ada. DM Dunlop dalam bukunya, The History of the Jewish Khazars, ia menyatakan bahwa tembok tersebut adalah “Benteng Kaukasus (yang berasal dari masa pra-Islam) yang dikenal sebagai “Wall of Darband “, dan mengamati bahwa “rangkaian materi yang terang dan gelap (tembaga dan besi) adalah fitur paling menonjol dari kedua catatan tersebut, yang tentu mungkin saja dipengaruhi oleh ayat Al Qur’an di mana menyebutkan besi dan kuningan cair.
SIAPAKAH sebenarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj dibalik gunung tersebut. Maka negara yang berbatasan dengan georgia sekarang adalah negara Rusia. Dalam Kitab Yehezkiel 38:1-4, diterangkan sbb:
“Dan lagi datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya: Hai anak Adam! Tujukkanlah mukamu kepada Juj dan tanah majuj, raja Rus, Masekh dan Tubal, dan bernubuatlah akan halnya. Katakanlah: Demikianlah firman Tuhan Hua. Bahwasanya Aku membalas kepadamu kelak, hai Juj, raja Rus, masekh dan Tubal. Dan kubawa akan dikau berkeliling dan kububuh kait pada rahangmu … “
Tiga nama yang disebutkan dalam kitab Bible ialah: Rus atau Rusia, Masekh atau Moscow, dan Tubal atau Tobolsk. Rusia adalah nama negara, sedangkan Masekh dan Tubal adalah nama dua sungai di sebelah Utara pegunungan Kaukasus. Pada sungai Masekh terletak kota Moscow, dan pada sungai Tubal terletak kota Tobolsk; dua-duanya merupakan kota Rusia yang termasyur. Mengingat terangnya gambaran ini, maka tak diragukan lagi siapa Ya’juj itu.
Jadi terang sekali bahwa Juj ialah Russia, tempat kediaman bangsa Slavia. Adapun Ma’juj adalah negara itu juga. Jadi di satu Pihak, Juj dikatakan sebagai raja Rusia, di lain fihak, ia digambarkan mendiami tanah Majuj. Rusia terletak di Eropa. Penduduk Eropa terdiri dari dua pokok suku-bangsa, yaitu Slavia dan Teutonia. Bangsa Teutonia meliputi bangsa Britis dan bangsa Jerman. Ini menunjukkan seterang-terangnya bahwa Juj adalah nama bangsa-bangsa Eropa Timur (Slavia), sedangkan Majuj adalah nama bangsa-bangsa Eropa Barat, yaitu bangsa Teutonia.
Di daerah Rusia sekarang dulu berdiri kerajaan Khazaria yang menguasai wilayah Europa timur (Slavia) merekalah yang disebutkan dalam al-Quran sebagai bangsa Ya;juj dan Ma’juj. Kira-kira pada tahun 740M, terjadi sebuah peristiwa. Bangsa Khazars di bawah tekanan terus menerus kedua super power tetangganya, Byzantium dan Muslim, apakah menerima agama Kristen atau Islam, akan tetapi penguasa bangsa Khazar, yang disebut Khakan, mendengar ada agama ketiga yaitu Judaisme atau Yahudi.
Nampaknya untuk alasan-alasan kemandirian politik, Khakan mengumumkan bahwa bangsa Khazars menerima Judaisme sebagai agama mereka. Dalam waktu satu malam seluruh kelompok baru, bangsa Khazars yang suka berperang, tiba-tiba menyatakan dirinya sebagai Yahudi. Khazar mulai dideskripsikan sebagai ‘Kerajaan Yahudi’ oleh sejarawan pada waktu itu. Penerus penguasa Khazar mengambil nama Yahudi dan selama akhir abad ke-9 kerajaan Khazar menjadi tempat berlindung orang-orang Yahudi dari tempat lain.
Maka dalam hal inilah para ahli sejarah membagikan yahudi kepada dua. Yang pertama yahudi Sephardhic. Mereka merupakan yahudi asli sebagai keturunan Semit. Dan yang kedua adalah yahudi Ashkenazi. Mereka merupakan Yahudi yang tidak berketurunan semit akan tetapi mereka berasal dari kerajaan khazaria. Ibnu Katsir, ketika membahas asal-usul ‘Ya’juj wa Ma’juj (Gog dan Magog) orang-orang yang secara tradisional mendiami wilayah antara Laut Hitam dan Laut Kaspia, wilayah dimana berdiri Kerajaan Khazar dalam karya sejarah, Al-Bidayah wal-Nihayah, secara khusus menyatakan bahwa “Gog dan Magog adalah dua kelompok bangsa Turki, keturunan dari Yafith (Yafet), ayah dari Turki, salah seorang dari anak nabi Nuh as.”
Arthur Koestler dalam bukunya, The Thirteenth Tribe, ia mengatakan yahudi Ashkenazi yang merupakan bangsa khazar mereka tidak bisa mengklaim sebagai keturunan Semit, asal-usul nenek moyang mereka bukan Shem tetapi keturunan dari putra ketiga Nuh, Yafet; atau lebih tepatnya anak-cucu Yafet, Togarma, yang merupakan nenek moyang semua suku bangsa Turki. DM Dunlop menulis dalam bukunya, The History of the Jewish Khazars (Sejarah Yahudi Khazar): “Ketika kerajaan Khazar mulai pecah pada paruh kedua abad X M, dan mereka mulai menyebar, menderita hal yang sama seperti cobaan dan kesengsaraan yang ditimpa rekan-rekan Sephardhic saat mereka exodus. Ashkenazim menyebar ke utara, ke wilayah Rusia dan kemudian ke barat, ke seluruh Eropa. Kemanapun mereka pergi, mereka selalu mengalami penentangan besar dari ‘Kristen’ Eropa abad pertengahan, karena mereka telah keliru mempercayai bahwa Yesus telah disalibkan – suatu peristiwa yang ironisnya tidak pernah terjadi dan bahwa orang Yahudi telah ikut bertanggung jawab dalam melakukan dugaan penyaliban, menganiaya mereka sebagai ‘pembunuh Kristus’. Orang-orang Yahudi Khazar tidak hanya mewarisi agama usang orang Yahudi Sephardhic, tetapi juga dengan stigma yang dilekatkan kepada mereka oleh orang-orang Kristen Eropa”.
Pada saat itu, kurang dari empat abad sebelumnya, sebuah misteri yang signifikan memasuki kisah Zion: mengapa pemerintahan didirikan di Polandia? Sampai tahapan sejarah tersebut, namun diungkapkan tidak ada jejak migrasi besar-besaran Yahudi ke Polandia. Orang-orang Yahudi yang memasuki Spanyol bersama dengan bangsa Moor berasal dari Afrika Utara dan ketika mereka meninggalkan Spanyol, sebagian besar dari mereka kembali ke negeri asalnya atau pergi ke Mesir, Palestina, Italia, pulau-pulau Yunani dan Turki. Koloni-koloni lain telah muncul di Perancis, Jerman, Belanda dan Inggris dan jumlahnya diperbesar oleh kedatangan orang Yahudi dari Semenanjung Spanyol. Tidak ada catatan bahwa sejumlah besar Yahudi Spanyol pergi ke Polandia, atau bahwa telah terjadi migrasi besar-besaran Yahudi ke Polandia pada waktu sebelumnya.
PADA waktu “pusat” dipindahkan ke Polandia, bangsa Khazar mulai bergerak ke arah Eropa, dan kemudian masuk ke Barat dengan kedok sebagai “Yahudi”. Setelah bangsa Khazars pindah dan hidup bersama orang Yahudi, Yahudi Khazar meninggalkan warisan yang berbeda dari Yahudi yang lainnya dari generasi ke generasi. Satu unsur warisan Yahudi Khazar adalah sebuah bentuk militant dari Zionisme.
Meskipun mereka telah lama sekali menganut agama Yahudi dan kecil kemungkinannya dunia mengetahui siapa mereka sebenarnya, sebelum Pusat Talmud dibentuk, mereka datang berkelompok dan bergabung disekitarnya. Ketika mereka dikenal sebagai “Yahudi dari Timur”, mereka diuntungkan oleh efek yang membingungkan dari kontraksi kata-kata orang Yehuda, atau orang Yudea, ke “Yahudi”; tidak akan pernah ada yang percaya bahwa mereka orang Yehuda, atau orang Yudea. Pada saat mereka mengambil alih kepemimpinan Yahudi, dogma “kembali” ke Palestina dikhutbahkan atas nama orang-orang yang tidak punya darah Semit atau hubungan leluhur apapun dengan Palestina!
Sebagiannya, oleh karena dianiaya oleh orang-orang Kristen Eropa Abad Pertengahan, sehingga orang-orang Yahudi terus menerus berpindah-pindah tempat ke Eropa dan bahkan sampai ke Spanyol, di mana mereka diperlakukan dengan penuh toleransi oleh para penguasa Muslim, sesuai dengan Hukum Dzimmah – Dhimma Contract sampai Inquisi Spanyol. Dalam pergantian abad berikutnya, sejumlah besar Ashkenazim berpindah tempat ke Amerika, wilayah baru mereka dengan harapan dan janji.
Bukti yang sangat memeranjat kita adalah bahawa yang berkuasa selama berdirinya Israel di Yerusalem bukan Yahudi yang berketurunan semit atau bani Israel mereka adalah Yahudi Khazar, Delapan Perdana Menteri Israel adalah dari ketrunan bangsa Khazar [Zulfahmi, MA, Alumnus University of Malaya/sumber: wikipedia]
HABIS
Rabu, 02 Desember 2015
MUHAMMAD AL-FATIH, PENAKLUK KONSTANTINOPEL

Muhammad al-Fatih adalah salah seorang raja atau sultan Kerajaan Utsmani yang paling terkenal. Ia merupakan sultan ketujuh dalam sejarah Bani Utsmaniah. Al-Fatih adalah gelar yang senantiasa melekat pada namanya karena dialah yang mengakhiri atau menaklukkan Kerajaan Romawi Timur yang telah berkuasa selama 11 abad.
Sultan Muhammad al-Fatih memerintah selama 30 tahun. Selain menaklukkan Binzantium, ia juga berhasil menaklukkan wilayah-wilayah di Asia, menyatukan kerajaan-kerajaan Anatolia dan wilayah-wilayah Eropa, dan termasuk jasanya yang paling penting adalah berhasil mengadaptasi menajemen Kerajaan Bizantium yang telah matang ke dalam Kerajaan Utsmani.
Karakter Pemimpin Yang Ditanamkan Sejak Kecil
Muhammad al-Fatih dilahirkan pada 27 Rajab 835 H/30 Maret 1432 M di Kota Erdine, ibu kota Daulah Utsmaniyah saat itu. Ia adalah putra dari Sultan Murad II yang merupakan raja keenam Daulah Utsmaniyah.
Sultan Murad II memiliki perhatian yang besar terhadap pendidikan anaknya. Ia menempa buah hatinya agar kelak menjadi seorang pemimpin yang baik dan tangguh. Perhatian tersebut terlihat dari Muhammad kecil yang telah menyelesaikan hafalan Alquran 30 juz, mempelajari hadis-hadis, memahami ilmu fikih, belajar matematika, ilmu falak, dan strategi perang. Selain itu, Muhammad juga mempelajari berbagai bahasa, seperti: bahasa Arab, Persia, Latin, dan Yunani. Tidak heran, pada usia 21 tahun Muhammad sangat lancar berbahasa Arab, Turki, Persia, Ibrani, Latin, dan Yunani, luar biasa!
Walaupun usianya baru seumur jagung, sang ayah, Sultan Murad II, mengamanati Sultan Muhammad memimpin suatu daerah dengan bimbingan para ulama. Hal itu dilakukan sang ayah agar anaknya cepat menyadari bahwa dia memiliki tanggung jawab yang besar di kemudian hari. Bimbingan para ulama diharapkan menjadi kompas yang mengarahkan pemikiran anaknya agar sejalan dengan pemahaman Islam yang benar.
Menjadi Penguasa Utsmani
Sultan Muhammad II diangkat menjadi Khalifah Utsmaniyah pada tanggal 5 Muharam 855 H bersamaan dengan 7 Febuari 1451 M. Program besar yang langsung ia canangkan ketika menjabat sebagai khalifah adalah menaklukkan Konstantinopel.
Langkah pertama yang Sultan Muhammad lakukan untuk mewujudkan cita-citanya adalah melakukan kebijakan militer dan politik luar negeri yang strategis. Ia memperbarui perjanjian dan kesepakatan yang telah terjalin dengan negara-negara tetangga dan sekutu-sekutu militernya. Pengaturan ulang perjanjian tersebut bertujuan menghilangkan pengaruh Kerajaan Bizantium Romawi di wilayah-wilayah tetangga Utsmaniah baik secara politis maupun militer.
Menaklukkan Bizantium
Sultan Muhammad II juga menyiapkan lebih dari 4 juta prajurit yang akan mengepung Konstantinopel dari darat. Pada saat mengepung benteng Bizantium banyak pasukan Utsmani yang gugur karena kuatnya pertahanan benteng tersebut. Pengepungan yang berlangsung tidak kurang dari 50 hari itu, benar-benar menguji kesabaran pasukan Utsmani, menguras tenaga, pikiran, dan perbekalan mereka.
Pertahanan yang tangguh dari kerajaan besar Romawi ini terlihat sejak mula. Sebelum musuh mencapai benteng mereka, Bizantium telah memagari laut mereka dengan rantai yang membentang di semenanjung Tanduk Emas. Tidak mungkin bisa menyentuh benteng Bizantium kecuali dengan melintasi rantai tersebut.
Akhirnya Sultan Muhammad menemukan ide yang ia anggap merupakan satu-satunya cara agar bisa melewati pagar tersebut. Ide ini mirip dengan yang dilakukan oleh para pangeran Kiev yang menyerang Bizantium di abad ke-10, para pangeran Kiev menarik kapalnya keluar Selat Bosporus, mengelilingi Galata, dan meluncurkannya kembali di Tanduk Emas, akan tetapi pasukan mereka tetap dikalahkan oleh orang-orang Bizantium Romawi. Sultan Muhammad melakukannya dengan cara yang lebih cerdik lagi, ia menggandeng 70 kapalnya melintasi Galata ke muara setelah meminyaki batang-batang kayu. Hal itu dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, tidak sampai satu malam.
Di pagi hari, Bizantium kaget bukan kepalang, mereka sama sekali tidak mengira Sultan Muhammad dan pasukannya menyeberangkan kapal-kapal mereka lewat jalur darat. 70 kapal laut diseberangkan lewat jalur darat yang masih ditumbuhi pohon-pohon besar, menebangi pohon-pohonnya dan menyeberangkan kapal-kapal dalam waktu satu malam adalah suatu kemustahilan menurut mereka, akan tetapi itulah yang terjadi.

Peperangan dahsyat pun terjadi, benteng yang tak tersentuh sebagai simbol kekuatan Bizantium itu akhirnya diserang oleh orang-orang yang tidak takut akan kematian. Akhirnya kerajaan besar yang berumur 11 abad itu jatuh ke tangan kaum muslimin. Peperangan besar itu mengakibatkan 265.000 pasukan umat Islam gugur. Pada tanggal 20 Jumadil Awal 857 H bersamaan dengan 29 Mei 1453 M, Sultan al-Ghazi Muhammad berhasil memasuki Kota Konstantinopel. Sejak saat itulah ia dikenal dengan nama Sultan Muhammad al-Fatih, penakluk Konstantinopel.
Saat memasuki Konstantinopel, Sultan Muhammad al-Fatih turun dari kudanya lalu sujud sebagai tanda syukur kepada Allah. Setelah itu, ia menuju Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan menggantinya menjadi masjid. Konstantinopel dijadikan sebagai ibu kota, pusat pemerintah Kerajaan Utsmani dan kota ini diganti namanya menjadi Islambul yang berarti negeri Islam, lau akhirnya mengalami perubahan menjadi Istanbul.
Selain itu, Sultan Muhammad al-Fatih juga memerintahkan untuk membangun masjid di makam sahabat yang mulia Abu Ayyub al-Anshari radhiallahu ‘anhu, salah seorang sahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang wafat saat menyerang Konstantinopel di zaman Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyanradhiallahu ‘anhu.
Apa yang dilakukan oleh Sultan Muhammad tentu saja bertentangan dengan syariat, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
أَلاَ وَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ كَانُوْا يَتَّخِذُوْنَ قُبُوْرَ أَنْبِيَائِهِمْ وَصَالِحِيْهِمْ مَسَاجِدَ، أَلاَ فَلاَ تَتَّخِذُوا الْقُبُوْرَ مَسَاجِدَ، إِنِّي أَنْهَاكُمْ عَنْ ذَلِكَ.
“… Ketahuilah, bahwa sesungguhnya umat-umat sebelum kamu telah menjadikan kuburan Nabi-Nabi mereka sebagai tempat ibadah, tetapi janganlah kamu sekalian menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, karena aku benar-benar melarang kamu melakukan perbuatan itu.” (HR. HR. Muslim no.532)
Kekeliruan yang dilakukan oleh Sultan Muhammad tidak serta-merta membuat kita menafikan jasa-jasanya yang sangat besar. Semoga Allah mengampuni kesalahan dan kekhilafannya beliau rahimahullah.
Setelah itu rentetat penaklukkan strategis dilakukan oleh Sultan Muhammad al-Fatih; ia membawa pasukannya menkalukkan Balkan, Yunani, Rumania, Albania, Asia Kecil, dll. bahkan ia telah mempersiapkan pasukan dan mengatur strategi untuk menaklukkan kerajaan Romawi di Italia, akan tetapi kematian telah menghalanginya untuk mewujudkan hal itu.
Peradaban Yang Dibangun Pada Masanya
Selain terkenal sebagai jenderal perang dan berhasil memperluas kekuasaan Utsmani melebihi sultan-sultan lainnya, Muhammad al-Fatih juga dikenal sebagai seorang penyair. Ia memiliki diwan, kumpulan syair yang ia buat sendiri.
Sultan Muhammad juga membangun lebih dari 300 masjid, 57 sekolah, dan 59 tempat pemandian di berbagai wilayah Utsmani. Peninggalannya yang paling terkenal adalah Masjid Sultan Muhammad II dan Jami’ Abu Ayyub al-Anshari
Wafatnya Sang Penakluk
Pada bulan Rabiul Awal tahun 886 H/1481 M, Sultan Muhammad al-Fatih pergi dari Istanbul untuk berjihad, padahal ia sedang dalam kondisi tidak sehat. Di tengah perjalanan sakit yang ia derita kian parah dan semakin berat ia rasakan. Dokter pun didatangkan untuk mengobatinya, namun dokter dan obat tidak lagi bermanfaat bagi sang Sultan, ia pun wafat di tengah pasukannya pada hari Kamis, tanggal 4 Rabiul Awal 886 H/3 Mei 1481 M. Saat itu Sultan Muhammad berusia 52 tahun dan memerintah selama 31 tahun. Ada yang mengatakan wafatnya Sultan Muhammad al-Fatih karena diracuni oleh dokter pribadinya Ya’qub Basya, Allahu a’lam.
Tidak ada keterangan yang bisa dijadikan sandaran kemana Sultan Muhammad II hendak membawa pasukannya. Ada yang mengatakan beliau hendak menuju Itali untuk menaklukkan Roma ada juga yang mengatakan menuju Prancis atau Spanyol.
Sebelum wafat, Muhammad al-Fatih mewasiatkan kepada putra dan penerus tahtanya, Sultan Bayazid II agar senantiasa dekat dengan para ulama, berbuat adil, tidak tertipu dengan harta, dan benar-benar menjaga agama baik untuk pribadi, masyarakat, dan kerajaan.
Semoga Allah membalas jasa-jasamu wahai Sultan Muhammad al-Fatih…
Sumber: islamstory.com
KISAH DUBAI DAN KEBENARAN SABDA NABI ﷺ

Kehidupan ini adalah nyata. Lebih nyata dari pendapat siapa pun tentang kenyataan. Ia terus bergerak, mengalir, dan berubah. Hari ini, seseorang miskin bertelanjang kaki. Esok hari, tiba-tiba ia menjadi miliyuner yang membangun gedung pencakar langit yang tinggi. Nabi ﷺ pernah bersabda menggambarkan situasi kehidupan akhir zaman,
“Dan bila engkau menyaksikan mereka yang berjalan tanpa alas kaki, tidak berpakaian, fakir, dan penggembala kambing, (kemudian) berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi.”
Sabda beliau ini nyata! Lebih nyata dari pendapat siapapun tentang kenyataan.
Kali ini kita bercerita tentang Dubai, sebuah emirat (propinsi) di negara Uni Emirat Arab yang menjadi bukti dari sekian banyak kebenaran sabda Nabi.
Sabda Nabi ﷺ
Suatu hari, bumi menjadi saksi pertemuan dua makhluk agung dan mulia. Malaikat yang terbaik berjumpa dengan manusia termulia. Malaikat Jibril datang menjumpai Nabi kita Muhammad ﷺ. Jibril datang dengan wujud manusia. Ia datang dengan penampilan indah. Mengenakan baju yang teramat putih ditimpali warna rambut yang hitam kelam. Ia datang berdialog dengan Nabi Muhammad ﷺ untuk memberikan pengajaran kepada para sahabat. Jibril bertanya tentang Islam, iman, dan ihsan. Kemudian ia bertanya tentang tanda kiamat. Di antara jawaban Nabi ﷺ adalah,
وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُونَ فِي الْبُنْيَانِ.
“Dan bila engkau menyaksikan mereka yang berjalan tanpa alas kaki, tidak berpakaian, fakir, dan penggembala kambing, (kemudian) berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi.” (HR. Muslim).
Inilah di antara tanda-tanda hari kiamat. Tanda hari kiamat ada yang sifatnya baik. Ada pula yang buruk. Ada pula hanya sekedar kabar atau tanda yang aslinya tidak bersifat baik ataupun buruk. Hanya sekadar tanda dan kabar agar manusia sadar bahwa kiamat pasti terjadi. Contohnya seperti berlomba-lomba membuat bangunan yang tinggi ini.
Dalam hadits lain, yang diriwayatkan Imam Ahmad dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ada keterangan tambahan. Ibnu Abbas bertanya kepada Nabi ﷺ:
يَا رَسُـولَ اللهِ، وَمَنْ أَصْحَابُ الشَّاءِ وَالْحُفَاةُ الْجِيَـاعُ الْعَالَةُ قَالَ: اَلْعَرَبُ.
“Wahai Rasulullah, dan siapakah para pengembala, orang yang tidak memakai sandal, dalam keadaan lapar dan yang miskin itu?” Beliau menjawab, “Orang Arab.” (Musnad Ahmad, IV/332-334, no. 2926).
Emirat Dubai
Dubai adalah salah satu emirat di wilayah Uni Emirat Arab (UAE). UAE sendiri merupakan sebuah negara federasi yang terdiri dari tujuh emirat yang kaya akan minyak bumi. Tujuh emirat ini adalah: Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah, dan Umm al-Qaiwain. Pada tahun 1971, enam dari emirat ini – Abu Dhabi, Ajman, Fujairah, Sharjah, Dubai, dan Umm al-Qaiwain – bergabung untuk mendirikan Uni Emirat Arab. Setahun berikutnya, Ras al-Khaimah menyertai mereka. Dubai adalah ke-emiran yang paling populer.
Ada yang mengatakan, nama kota ini berasal dari bahasa Persia. Karena dulu wilayah ini berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Sasaniyah Persia. Ada pula yang mengatakan kata Dubai berasal dari bahasa Arab dabba (Arab: دَبَّ – يَدُبُّ) yang artinya menjalar atau mengalir. Karena di Dubai terdapat aliran sebuah sungai air garam yang sekarang dikenal dengan Khor Dubai atau Dubai Creek.
Dubai terletak di sepanjang pantai Teluk Arab dipimpin oleh keluarga al-Maktoum sejak 1883. Pemimpinnya saat ini adalah Mohammed bin Rashid al-Maktoum yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri dan Wakil Presiden UEA.
Dubai Sebelum Metropolis
Dalam wawancara dengan BBC, Syaikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum menunjukkan rumah kakeknya, tempat bermain di masa kecilnya. Ia mengatakan, “Inilah tempat ayahku, ibuku, dan kami tinggal. Saat aku lahir tidak ada listrik di sini. Hanya bagian itu dan itu (ia menunjuk dua titik tempat lampu menyala di rumah besar itu) dan tidak ada air”.
Pernyataan singkat ini, menggambarkan bagaimana keadaan Dubai sebelum bertransofmasi menjadi kota metropolis. Rumah keluarga al-Maktoum, keluarga Emir Dubai, adalah rumah yang gelap dan kesulitan air. Apalagi rumah rakyat biasa.
Meskipun minyak sudah ditemukan sejak tahun 1966, tahun 1973, hanya ada satu hotel berkelas di sana, Hotel Sheraton. Kalau sekarang malah sangat sulit menemukan hotel yang tidak berbintang lima di Dubai, bahkan ada hotel berbintang tujuh di sana.
Simaklah gambar dan video berikut untuk mengetahui kondisi Dubai sebelum menjadi kota metropolis:



Dubai Metropolis
Islam adalah agama yang tidak menghalangi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Inovasi dalam hal dunia dibuka selebar-lebarnya selama tidak melanggar syariat. Di zaman dahulu umat Islam terkenal dengan kemajuan arsitekturnya. Oleh karena itu, tanda hari kiamat berupa berlomba-lombanya manusia dalam meninggikan bangunan tidak dikategorikan sebagai permasalahan yang nilai dasarnya jelek. Bahkan bisa jadi pembangunan ini bermanfaat dan maslahat.

Sekarang di Dubai, semuanya serba besar, luas, dan tinggi. Megah, mewah, sampai membuat mulut ternganga. Dubai adalah kota dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Gurun yang kosong telah berubah menjadi gedung-gedung pencakar langit. Onta-onta telah berubah menjadi Ferrari, Mercedes, Hummer, dll. Di antara bangunan tinggi di Dubai adalah:
Pertama: Burj Dubai atau yang dikenal Burj Khalifa, Merupakan bangunan tertinggi di dunia. Tingginya 818 m, kurang 182 m lagi jadi 1 Km. di dalamnya ada 30.000 rumah dan 9 hotel mewah.
Kedua: 10 Hotel tertinggi di dunia, 7 di antaranya ada di Dubai. Lima hotel tertinggi; JW Marriott Marquis Dubai (355 m), Rose Rayhaan (333 m), Burj Al Arab (321 m) hotel termewah di dunia, Jumeirah Emirates Towers Hotel (309 m), The Address Downtown Dubai (306 m), semuanya ada di Dubai.
Ketiga: Shopping Mall terbesar di dunia adalah Dubai Mall dengan luas 50 kali luas lapangan sepak bola dan terdapat 1.200 toko. Di dalamnya ada akuarium terbesar di dunia yang isinya 33.000 hewan laut.
Keempat: al-Maktoum International Airport atau Dubai International Airport merupakan bandara terluas ke-3 di dunia.
Kelima: Dubailand. Sekarang Walt Disney World Resort di Orlando memegang rekor taman bermain terluas di dunia. Kalau pembangunan Dubailand rampung, maka taman yang luasnya dua kali lipat Walt Disney ini akan memegang rekor baru.

Masih banyak lagi gedung-gedung tinggi dan bangunan-bangunan yang ‘wah’ di Dubai. Ada menara kembar Emirates Tower yang bentuknya seperti dua batang cokelat Toblerone. Hotel bawah laut di kedalam 33 m. Gedung 68 lantai, yang tiap lantainya bisa berputar 360°. Belum lagi pulau buatannya seperti The World terdapat 300 pulau buatan membentuk peta dunia. Kemudian juga Palm Island yang terdapat 2000 vila dan 40 hotel mewah. Belum lagi kendaraan super mewah. Anda masih berpikir orang Arab identik mengendarai onta? Ubah segera perspektif lama itu. Di Dubai, mobil mewah berlapis perak dan emas pun ada. Sampai-sampai polisi Dubai layak disebut World’s Fastest Police karena kendaraan mereka McLaren MP4-12C, Lamborghini, Aston Martin, Bentley, dan Ferrari.
Mereka yang dulu miskin, telanjang kaki, tak berbaju itu telah membuktikan kebenaran sabda Nabi ﷺ.
Pelajaran:
Penulis tidak menginginkan pembaca hanya terpaku dan terhenti dalam khayalan, membayangkan kemegahan Duai. Bukan itu pesan yang ingin disampaikan.
Cobalah renungkan Sabda Nabi ﷺ. Bernarlah apa yang beliau kabarkan. Hal itu pula menunjukkan mukjizat beliau. Beliau mengabarkan tentang sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Orang yang hidup di masa tersebut akan menyaksikannya.
Beliau mengabarkan tentang orang-orang miskin berlomba-lomba meninggikan bangunan. Hal itu telah terjadi. Dan kita telah menjadi saksinya. Beliau mengabarkan tentang turunnya Nabi Isa, keluarnya Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj, hal ini pun pasti terjadi. Orang yang hidup di zamannya akan menjadi saksinya.
Dan beliau ﷺ mengabarkan tentang kenikmatan surga dan kengerian neraka, orang yang percaya sebelum mereka menyaksikannya, merekalah orang yang beruntung dan berbahagia. Orang yang baru percaya ketika menyaksikannya, mereka benar-benar dalam penyesalan dan duka cita yang mendalam.
“Saat ini, dunia itu nyata dan neraka hanyalah cerita. Akan tetapi ketika di akhirat, Neraka adalah nyata dan dunia hanyalah cerita.”
Sumber:
– al-Wabil, Yusuf bin Abdillah. TT. Asyrath as-Sa’ah. Dar Ibnu al-Jauzi.
– nationalgeographic.com
– wikipedia.org. dll.
– al-Wabil, Yusuf bin Abdillah. TT. Asyrath as-Sa’ah. Dar Ibnu al-Jauzi.
– nationalgeographic.com
– wikipedia.org. dll.
Senin, 30 November 2015
Uang Logam Indonesia
Sejak kemerdekaan kita, Indonesia telah mengeluarkan berbagai bentuk pecahan uang logam, ada yang terbuat dari nickel, kuningan, alumunium bahkan yang terbaru berbahan bimetal. Secara keseluruhan Indonesia memiliki 15 jenis pecahan dari yang terkecil yaitu 1 sen s/d yang terbesar 1000 rupiah.
1. 1 sen
2. 5 sen
3. 10 sen
4. 25 sen
5. 50 sen (2 jenis)
6. 1 rupiah
7. 2 rupiah
8. 5 rupiah (3 jenis)
9. 10 rupiah (3 jenis)
10. 25 rupiah (2 jenis)
11. 50 rupiah (3 jenis)
12. 100 rupiah (4 jenis)
13. 200 rupiah
14. 500 rupiah (2 jenis)
15. 1000 rupiah ( 2 jenis)
Uang logam Indonesia (27 jenis)
Dari ke 27 jenis pecahan tersebut, plus satu lagi yang baru saja diedarkan yaitu Rp.1000 emisi 2010, terdapat lebih banyak lagi variasi emisi tahun, total semuanya terdapat 78 variasi emisi. Untuk mengumpulkan semuanya tidaklah mudah. Ada emisi-emisi tertentu yang sangat sukar ditemukan baik dalam kondisi biasa apalagi dalam kondisi UNC.
PECAHAN 1 SEN
Merupakan uang logam dengan pecahan terkecil yang pernah dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia, berbahan alumunium dan bertahun 1952. Harga menurut katalog untuk kondisi UNC sekitar Rp. 10.000,- perkeping
Pecahan 1 sen 1952
PECAHAN 5 SEN
Juga terbuat dari alumunium dan mempunyai 2 variasi emisi yaitu 1951 dan 1954, harga Rp. 5000 perkeping UNC.
Pecahan 5 sen emisi 1951 dan 1954
PECAHAN 10 SEN
Terbuat dari alumunium, mempunyai 3 variasi emisi yaitu 1951, 1954 dan 1957. Harga ketiga variasi ini sekitar Rp. 5000 perkeping UNC.
Pecahan 10 sen variasi emisi lengkap, 1951, 1954 dan 1957
PECAHAN 25 SEN
Berbahan alumunium dan mempunyai 3 variasi emisi: 1952, 1955 dan 1957. Harga sekitar Rp. 5000 perkeping UNC.
Pecahan 25 sen variasi emisi lengkap
PECAHAN 50 SEN
Terdapat 2 jenis pecahan 50 sen yang pernah dikeluarkan oleh Indonesia yaitu:
1. PECAHAN 50 SEN DIPONEGORO
Terdiri dari 4 variasi emisi yaitu 1952, 1954, 1955 dan 1957, emisi 1954 adalah yang terlangka dan bernilai sekitar Rp. 50.000 perkeping, sedangkan yang lainnya sekitar Rp. 5000.
Pecahan 50 sen Diponegoro variasi emisi lengkap
2. PECAHAN 50 SEN ALUMUNIUM
Mempunyai 3 variasi emisi, 1958, 1959 dan 1961, Harga ketiga variasi kurang lebih sama yaitu Rp. 5000 perkeping UNC.
Pecahan 50 sen variasi emisi lengkap
PECAHAN 1 RUPIAH
Hanya ada satu macam saja, yaitu emisi 1970 dan terbuat dari alumunium. Harga hanya beberapa ribu rupiah saja perkepingnya.
Pecahan 1 rupiah 1970
PECAHAN 2 RUPIAH
Juga hanya ada satu macam, terbuat dari alumunium emisi 1970, harga sekitar Rp. 2000 perkeping.
Pecahan 2 rupiah 1970
PECAHAN 5 RUPIAH
1. PECAHAN 5 RUPIAH BURUNG
Terbuat dari alumunium bertahun 1970, harga menurut katalog sekitar Rp. 8000 perkeping UNC.
Pecahan 5 rupiah 1970
2. PECAHAN 5 RUPIAH KELUARGA BERENCANA (KB)
Disebut juga sebagai 5 rupiah KB (besar), bertahun 1974, harga sekitar Rp. 3.000 perkeping.
Pecahan 5 rupiah 1974 KB (besar)
Emisi berikutnya mempunyai bentuk lebih kecil sehingga sering disebut sebagai KB (kecil), terbuat dari alumunium dan bertahun 1979, 1995 dan 1996, kedua emisi terakhir lebih langka sehingga bernilai jual sedikit lebih tinggi yaitu sekitar Rp. 6.000,- untuk kondisi UNC.
Pecahan 5 rupiah KB (kecil) variasi emisi lengkap
PECAHAN 10 RUPIAH
1. PECAHAN 10 RUPIAH NICKEL
Hanya terdiri satu emisi yaitu tahun 1971, harga jual sekitar Rp. 4000 - Rp. 5000 perkeping.
Pecahan 10 rupiah 1971
2. PECAHAN 10 RUPIAH KUNINGAN
Bergambar Tabanas dan hanya terdiri dari satu emisi yaitu 1974, harga sekitar Rp. 5000.
Pecahan 10 rupiah 1974
3. PECAHAN 10 RUPIAH ALUMUNIUM
Juga bergambar Tabanas dan bertahun 1979, harga juga sekitar Rp. 5.000 perkeping.
Pecahan 10 rupiah 1979
PECAHAN 25 RUPIAH
1. PECAHAN 25 RUPIAH NICKEL
Bergambar burung dan bertahun 1971, harga Rp. 5000 perkeping.
Pecahan 25 rupiah 1971
2. PECAHAN 25 RUPIAH ALUMUNIUM
Bergambar buah pala dan mempunyai 6 tahun variasi emisi yaitu 1991, 1992, 1993, 1994, 1995 dan 1996. Yang tersulit adalah emisi 1993. Harga jual sekitar Rp. 1000 perkeping.
Pecahan 25 rupiah variasi emisi lengkap
PECAHAN 50 RUPIAH
1. PECAHAN 50 RUPIAH NICKEL
Bergambar burung cendrawasih, terbuat dari nickel dan hanya terdiri dari satu emisi yaitu 1971, bernilai jual sekitar Rp. 5000 perkeping.
Pecahan 50 rupiah 1971
2. PECAHAN 50 RUPIAH KUNINGAN
Bergambar komodo, terbuat dari kuningan dan terdiri dari 8 variasi emisi 1991, 1992, 1993, 1994, 1995, 1996 dan 1998. Emisi tersulit adalah 1997. Uang logam ini masih dipergunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
Pecahan 50 rupiah kuningan emisi lengkap
3. PECAHAN 50 RUPIAH ALUMUNIUM
Bergambar burung Kepodang, terbuat dari alumunium dan terdiri dari 3 emisi yaitu 1999, 2001 dan 2002.
Pecahan 50 rupiah alumunium variasi emisi lengkap
PECAHAN 100 RUPIAH
Sejak tahun 1973 Bank Indonesia telah mengeluarkan berbagai macam pecahan 100 rupiah, dimulai dengan pecahan 100 rupiah berbahan nickel dan berukuran besar dengan gambar rumah gadang (sering disebut sebagai 100 tebal), lalu digantikan pecahan yang lebih tipis (100 tipis) sampai yang terakhir terbuat dari bahan aluminium.
1. PECAHAN 100 RUPIAH NICKEL (TEBAL)
Terbuat dari nickel, hanya terdapat satu variasi saja yaitu tahun 1973, harga berkisar dari Rp. 1000 s/d Rp. 10.000 perkeping tergantung kualitasnya.
Pecahan 100 rupiah 1973 tebal
2. PECAHAN 100 RUPIAH NICKEL (TIPIS)
Lebih tipis dibandingkan pendahulunya, juga terbuat dari nickel, emisi 1978, harga lebih murah sedikit bila dibandingkan dengan yang tebal.
Pecahan 100 rupiah 1978 tipis
3. PECAHAN 100 RUPIAH KUNINGAN
Bergambar karapan sapi dan terdapat 8 tahun emisi yaitu 1991, 1992, 1993, 1994, 1995, 1996, 1997 dan 1998. Masih relatif mudah ditemukan.
Pecahan 100 kuningan
Pecahan 100 rupiah kuningan variasi emisi lengkap 1991 s/d 1998
4. PECAHAN 100 RUPIAH ALUMUNIUM
Bergambar burung Kakatua Raja, dan memiliki 7 tahun emisi,
yaitu 1999, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004 dan 2005. Masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.
Pecahan 100 rupiah aluminium
Pecahan 100 rupiah variasi emisi lengkap 1999 s/d 2005
PECAHAN 200 RUPIAH
Terbuat dari alumunium, bergambar Jalak Bali dan hanya terdiri dari satu emisi yaitu tahun 2003. Juga masih dipergunakan sebagai alat pembayaran.
Pecahan 200 rupiah alumunium emisi 2003
PECAHAN 500 RUPIAH
1. PECAHAN 500 RUPIAH KUNINGAN
Terbuat dari bahan kuningan (aluminium-perunggu) dengan gambar bunga melati dan angka Rp.500 kecil di bagian bawah.
Pecahan 500 rupiah kuningan variasi emisi 1991 dan 1992
Emisi-emisi tahun berikutnya mempunyai gambar muka yang berbeda, bunga melatinya menjadi kecil dan angka 500 rupiahnya menjadi besar
Pecahan 500 rupiah kuningan variasi emisi 1997, 2000, 2001, 2002, 2003
2. PECAHAN 500 RUPIAH ALUMUNIUM
Bergambar bunga melati dan Garuda Pancasila beserta tahun emisi yaitu 2003.
Pecahan 500 rupiah alumunium emisi 2003
PECAHAN 1000 RUPIAH BIMETAL
Terbuat dari 2 macam logam (metal) sehingga di sebut bimetal. Bagian cincin terbuat dari campuran copper-nickel (tembaga-nikel) dan bagian tengah dari bahan brass (kuningan).
Satu sisi bergambar kelapa sawit dan sisi lainnya bergambar Garuda Pancasila dengan tahun penerbitan. Terdapat 6 tahun emisi yaitu 1993, 1994, 1995, 1996, 1997 dan 2000
Pecahan 1000 rupiah bimetal variasi emisi lengkap
PECAHAN 1000 RUPIAH (BARU)
Pada bulan Juli 2010, Bank Indonesia mengeluarkan pecahan 1000 rupiah baru berbahan Nickel Plated Steel (NPS). Mari kita lihat bentuknya
1000 Rupiah yang diedarkan mulai Juli 2010
Uang-uang logam ini merupakan uang logam yang dipergunakan sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi selain uang-uang tersebut di atas, Bank Indonesia juga mengeluarkan uang-uang logam yang terbuat dari perak dan emas dengan pecahan yang beragam seperti 250 rupiah, 750 rupiah, 2000 rupiah, 5000 rupiah, 10000 rupiah, bahkan ada yang 850 ribu rupiah. Uang logam jenis ini merupakan uang logam peringatan, dikeluarkan dalam jumlah amat terbatas dan mempunyai nilai koleksi yang sangat tinggi. Kita akan membahas uang-uang logam edisi khusus ini dilain kesempatan.
Ada sebagian kolektor yang gemar mengumpulkan uang logam yang dalam kondisi masih terbungkus (rol) asli keluaran Bank Indonesia. Semua uang yang terbungkus ini sudah barang tentu berkondisi UNC dan bernilai jual jauh lebih tinggi daripada yang sudah terbuka. Saya lampirkan beberapa diantaranya. Adakah diantara para pembaca yang bisa menduga rol yang berwarna hijau muda dengan 2 garis putih di masing2 ujungnya (di bagian kiri bawah gambar) berisi jenis uang logam yang mana?
Langganan:
Postingan (Atom)

