Minggu, 08 Januari 2012

SISTEM PERALATAN HIDUP DAN TEKNOLOGI









SISTEM PERALATAN HIDUP DAN TEKNOLOGI MASYARAKAT DKI JAKARTA

Makalah Antropologi
Dosen: Mohammad Nurjaman,S.pd
Disusun oleh Kelompok 4
Kelas Y F

1. Rhomillah Wati               ( 201014500631 )
2. Widiawati                          ( 2001014500617 )
3. Nasrullah                          ( 201014500625 )
4. Yuliana Kartika Sari       ( 201014500511 )
5.  Siti Rohilah                          ( 201014500512 )


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN SOSIAL
UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
JAKARTA
2011




 
BAB I
PENDAHULUAN

I.  A. Latar Belakang Masalah
Sistem merupakan kumpulan bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud.Sistem itu sendiri memiliki sepuluh ciri yang mana ciri-ciri tersebut dapat mempermudah seseorang dalam menganalisis suatu perspektif tertentu. Sepuluh ciri tersebut antara lain fungsi (function), satuan (unit), batasan (boundary), bentuk (structure), lingkungan (enviroment), hubungan (relation), proses (process), masukan (input), keluaran (output), dan pertukaran (exchange).
Teknologi merupakan kemampuan teknik yang berlandaskan ilmu eksakta dimana dalam pelaksanaannya dilakukan berdasarkan proses teknis. dari hasil pengolahan berdasarkan proses teknis tersebut akan menghasilkan suatu karya nyata berupa peralatan-peralatan yang digunakan untuk membantu kehidupan manusia. Semisal, teknologi yang paling sering digunakan masyarakat pada umumya yaitu laptop dan notebook. Oleh karena dalam pengembangan fitur-fitur dan fisiknya, bermunculanlah satu demi satu teknologi yang lebih canggih dan dinilai fleksibeldalam penggunaannya, sebagai contoh: iPAD, dan iPhone.
Dengan demikian, sistem teknologi merupakan kumpulan bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk membuat dan menciptakan sesuatu yang melalui proses teknis berdasar ilmu ekskta secara sistematis dan organisatoris

I.  B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas dapat dikemukakan bahwa permasalahan dalam makalah ini adalah bagaimanakah pengaruh sistem peralatan kehidupan dan teknologi sebagai unsur kebudayaan terhadap kebudayaan masyarakat di Jakarta, serta apakah kebudayaan yang dihasilkan dari pengaruh keduanya yang saling berkait.

I.  C. Tujuan Masalah
Adapun tujuan dari pembuatan makalah yang berjudul system peralatan hidup dan teknologi di DKI Jakarta, yaitu:
1.   Agar kita mengetahui bagaimanakah sistem Peralatan hidup dan Teknologi di Jakarta?
2.   Agar kita dapat mengetahui perkembangan system peralatan hidup dan teknologi di Jakarta?

I.  D. Ruang Lingkup Materi
Ruang lingkup materi yang akan dibahas pada makalah ini adalah  di Jakarta dalam system peralatan kehidupan dan teknologi.
Kebudayaan ada karena dihasilkan dari suatu kebiasaan dalam masyarakatnya.Adapun sistem teknologi menyebabkan beberapa sistem peralatan kehidupan mendapat kemudahan.Masa seperti ini, yang dimaksud adalah zaman modernisasi.Namun adanya suatu makna modernisasi akibat kemajuan sistem peralatan kehidupan dan teknologi, yakni kemajuan dalam kemudahan akses umum dan luas.Privasi individual mengalami keterbukaan yang signifikan sedangkan akses luas adalah keterbukaan dalam lingkup luasnya wilayah.
Teknologi semakin menjadi salah satu penentu kemajuan bagi negaranya.Terlihat dalam indikator negara maju dan negara berkembang.Diawali dengan adanya revolusi industri di Inggris.Beberapa perhatian terlihat kian berubah dalam persepsinya terhadap teknologi. Sehingga teknologi itu sendiri mendapat perhatian  khusus oleh seluruh negara di belahan bumi. Sayangnya, Indonesia masih dikatakan sebagai negara yang latah karena tingkat konsumerismenya yang tinggi jika dibandingkan dengan negara yang memproduksi teknologi berupa peralatan hidup secara independen.




BAB II
PEMBAHASAN

II.A. Hakikat Sistem Teknologi
1.  Pengertian sistem
Menurut kamus lengkap bahasa Indonesia, sistem merupakan sekelompok bagian-bagian alat dan sebagainya yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud, sekelompok dari pendapat peristiwa, kepercayaan dan sebagainya yang disusun dan diatur baik-baik, serta cara atau metode yang teratur untuk melakukan sesuatu.
Definisi mengenai sistem sebenarnya sulit untuk diuraikan.Mengingat kandungan yang ada di dalam sistem tersebut terdapat banyak unsur penting.Secara sederhana sistem diartikan sebagai kumpulan bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan sesuatu maksud.
Dengan demikian, system merupakan kumpulan komponen-komponen suatu bagian yang dapat berupa alat maupun kedudukan atau jabatan yang masing-masing darinya memiliki suatu fungsi yang bekerja secara bersamaan secara sistematis atau terorganisasi.

2. Pengertian Peralatan Kehidupan
Yang dimaksud peralatan kehidupan adalah barang yang tercipta oleh manusia dan dihasilkan untuk membantu jangkauan aktivitas manusia.

3.    Pengertian Teknologi
Menurut kamus lengkap bahasa Indonesia, teknologi merupakan kemampuan teknik yang berlandaskan ilmu eksakta yang berdasarkan proses teknis.
4.  Peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi)

Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi, memakai, serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan. Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat, dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan, atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian.

Masyarakat kecil yang berpindah-pindah atau masyarakat pedesaan yang hidup dari pertanian paling sedikit mengenal delapan macam teknologi tradisional (disebut juga sistem peralatan dan unsur kebudayaan fisik), yaitu:

*alat-alat produktif
* senjata
* wadah
* alat-alat menyalakan api
* makanan
* pakaian
* tempat berlindung dan perumahan
* alat-alat transportasi

II.  B. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi di masa lampau
Batavia memiliki perkembangan yang bisa dikatakan paling pesat dari semua daerah yang tersebar di Indonesia.Begitu juga dengan pesatnya perkembangan teknologi yang dialami di Jakarta.
Teknologi di Batavia didatangkan dari negara asing, seperti senjata api, kapal laut,
kompas, teropong, peralatan pabrik dan bercocok tanam, dan lain sebagainya.
Masyarakat Batavia banyak mengadaptasi perkembangan peralatan teknologi yang di buat di Jepang.Sayang untuk dikatakan, tetapi masyarakat Jakarta merupakan konsumen yang memiliki sifat ‘konsumtif’ yang secara langsungmempengaruhi negara kita.
II.  C. Sistem Teknologi dalam Peralatan Kehidupan
Sistem teknologi pada era modernisasi semakin menunjukkan kemajuan dalam hal kemudahan akses informasi oleh setiap elemen masyarakat.Otomatis dikarenakan sistem teknologinya yang semakin sistematis dan terorganisasi.Apabila sistem teknologinya sudah baik maka tak dipungkiri lagi bahwa karya berupa hasil olahan yang juga merupakan teknologi juga baik dalam segi bentukreal di lapangan.
Bagaimanapun terdapat fenomena-fenomena yang dapat kita amati bersama sebagai bagian dari hasil olahan kemajuan sistem teknologi di jakarta. Memang benar adanya jika kemajuan teknologi telah banyak mengurangi tingkat kesulitan hidup masyarakat.Sehingga teknologi yang semakin canggih menyebabkan adanya beberapa kemudahan namun dalam perkembangannya yang terlihat mencolok adalah kemudahan dalam akses informasi dalam hal pengetahuan dan komunikasi dan kemudahan akses masyarakat dalam beraktivitas.
Pembahasan mengenai kemajuan teknologi tidak terhenti pada aspek fisik saja.Namun hal-hal yang perlu diketahui lebih dalam lagi adalah kaitannya dengan kebudayaan yang disebabkan adanya kemajuan teknologi tersebut.

II.D.Peralatan Hidup dan teknologi di Jakarta Jaman Modern
Jakarta merupakan kota metropolitan yang merupakan sumber teknologi informasi dan tingkat perlengkapan hidup yang semakin bertambah dari perkembangan jaman.Berikut adalah Peralatan hidup dan teknologi jaman modern di jakarta
>Makanan
Jakarta merupakan kota internasional yang banyak menyajikan makanan khas dari seluruh dunia. Di wilayah-wilayah yang banyak didiami oleh para ekspatriat asing, seperti di daerah Menteng, Kemang, Pondok Indah, dan daerah pusat bisnis Jakarta, tidak sulit untuk menjumpai makanan-makanan khas asal Eropa, China, Jepang dan Korea. Makanan-makanan ini biasanya dijual dalam restoran-restoran mewah.
Pada masa sekarang manusia mulai mengolah berbagai macam bahan makanan dengan teknologi yang sudah modern.Dan mengembangkan berbagai macam olahan makanan dalam bentuk junk food ataupun fast food.
Makanan di Jakarta harus pintar-pintar ada yang berharga Rp. 3000 sampai Rp. 200.000 per porsi.Selalu saja ada lokasi makanan enak tertentu didapat di seluruh penjuru Jakarta. Misalnya Jika makan pagi tidak memungkinkan sehubungan harus berangkat pagi-pagi ke kantor, sekolah atau kuliah, solusinya makanan dibawa dari rumah atau beli di lokasi kegiatan.
Untuk penghematan makan bisa dilakukan selalu di rumah sebelum dan sesudah melakukan kegiatan atau bawa makanan masak dari rumah.
>Pakaian
Pakaian adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan dan tempat berteduh/tempat tinggal (rumah). Manusia membutuhkan pakaian untuk melindungi dan menutup dirinya.Namun seiring dengan perkembangan kehidupan manusia, pakaian juga digunakan sebagaisimbol status, jabatan, ataupun kedudukan seseorang yang memakainya.Perkembangan dan jenis-jenis pakaian tergantung pada adat-istiadat, kebiasaan, dan budaya yang memiliki ciri khas masing-masing.Pakaian juga meningkatkan keamanan selama kegiatan berbahaya seperti hiking dan memasak, dengan memberikan penghalang antara kulit danlingkungan.Pakaian juga memberikan penghalang higienis, menjaga toksin dari badan dan membatasi penularan kuman.
Sepertihalnya di Jakarta dengan adanya perkembangan jaman ,pakaian  sudah mengikuti trend mode ala barat,banyak designer-designer menciptakan busana yang beda dari tahun ke tahun.
>Tempat berlindung dan perumahan
Saat ini pertumbuhan penduduk di Ibu Kota Jakarta memang sudah terlalu padat. Adanya kepadatan tersebut membuat kebutuhan akan perumahan di lingkungan perkotaan semakin besar. Adanya hal tersebut akhirnya menyebabkan lahan kosong di Jakarta semakin berkurang karena padat akan perumahan serta fasilitas – fasilitas penunjang perkotaan. 

Adanya keterbatasan lahan tesebut membuat perkembangan pemumukiman yang merupakan kebutuhan dari masyarakat basisnya dialihkan ke daerah sub-urban.perumahan di pinggir kota tersebut membuat semakin banyaknya kaum komuter. Saat ini banyak masyarakat yang bertempat tinggal di pinggiran kota seperti di Bogor, Tangerang, bekasi, Depok namun mereka bekerja di Jakarta. Hal tersebut terkadang membuat mereka lebih banyak memakan waktu untuk perjalanan ketempat kerja belum lagi terhalang oleh kemacetan yang terjadi di Jakarta. 

Dengan adanya kondisi diatas menggambarkan kondisi lahan di Jakarta sendiri yang semakin padat serta pola kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah sub-urban namun bekerja di pusat kota. Di dorong oleh kondisi diatas kini banyak pula terbangun apartemen – apartmen di Jakarta dengan memakai lahan tidak terlalu luas namun dapat menampung banyak orang.Pembangunan apartemen saat ini cukup bervariasi berbagai macam konsep di buat dan di tawarkan ke pada konsumen. Salah satu konsep yang kini juga di tawarkan adalah konsep “Back To The City”. Konsep ini cukup banyak dipakai oleh beberapa pengembang apartemen untuk menarik konsumen. 
>Transportasi
Perihal transportasi bisa bermacam-macam, selama mau mencari informasi selalu ada moda transportasi untuk lokasi yang dituju. Kendaraan umum di Jakarta ada selama 24 jam per hari, ada taxi, bis, mikrolet, dan ojeg. Memang disarankan pada saat bepergian bawa uang cukup paling tidak 2 x keperluan dan diletakkan di kantong/tempat terpisah.
Motor pribadi adalah solusi  banyak  orang sehingga di jalan tampak tumpukan motor di pagi dan sore hari, bahkan seringkali motor merupakan solusi mobilitas menghadapi kemacetan. Mobil pribadi merupakan solusi penduduk Jabotabek dari golongan menengah ke atas.Pilihan terakhir ini dilakukan jika biaya bukan masalah.
Jakarta telah menjadi sebuah kota metropolitan yang menghadapi masalah transportasi yang sangat parah. Transportasi umum di Jakarta lebih tergantung kepada jasa bus, baik besar maupun kecil, yang rata-rata berumur sudah tua dengan pelayanan yang sangat jauh dari yang diharapkan, baik kenyamanan maupun keamanan. Bus berhenti untuk mengambil dan menurunkan penumpang seenaknya karena tidak ada tempat perhentian (halte) yang jelas untuk itu, kalaupun ada, sudah berubah fungsi untuk hal lain.
Pelayanan transportasi yang ada sekarang ini sangatlah tidak layak, baik dari segi fasilitas pelayanan dan keamanan, yang mengakibatkan semakin meningkatnya pemilik kendaraan pribadi, baik roda dua atau sepeda motor maupun roda empat atau mobil pribadi. Untuk kepemilikan kendaraan roda empat, berdasarkann penelitian yang dilakukan oleh JICA dan BAPPENAS, diketahui bahwa rata-rata kepemilikan mobil per 100 penduduk adalah 20.7 dan rata-rata kepemilikan mobil per kepemilikan rumah adalah 1.2, yang setara dan bahkan melebihi negara maju. Dijelaskan pula bahwa, ada 28.8% penduduk yang tidak menggunakan kendaraan bermotor dan 78.2% menggunakan kendaraan bermotor, dengan komposisi, 52,7% menggunakan bus, 30.8% menggunakan mobil pribadi, 14.2% menggunakan sepeda motor, dan hanya 2.0% saja yang menggunakan kereta api
>Pendidikan
DKI Jakarta menyediakan sarana pendidikan dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi. Kualitas dari pendidikan pun juga sangat bervariasi dari gedung mewah ber-AC sampai yang sederhana.
Belakangan ini mulai muncul berbagai sekolah dengan kurikulum yang diserap dari negara lain seperti Singapura dan Australia. Sekolah lain dengan kurikulum Indonesia pun juga muncul dengan metode pengajaran yang berbeda, seperti Sekolah Dasar Islam Terpadu. Selain sekolah yang didirikan oleh pemerintah, banyak pula sekolah yang dikembangkan oleh pihak swasta,
Sekolah dan pendidikan luar sekolah adalah wadah yang baik untuk bisa berkembang. Dengan demikian penggalian potensi diri, kemampuan finansial keluarga, cita-cita yang fokus, pengumpulan informasi yang penting  serta analisis menuju tujuan secara smart/cerdas merupakan proses untuk mencari sekolah atau pendidikan luar sekolah yang tepat.  Saat ini bukan hanya di Jakarta, seluruh pelosok Indonesia dan dunia kita bisa secara transparan dapat mendapatkan pendidikan yang terbaik sesuai bidang kajian dan spesialisasi kita masing-masing.
Sebaiknya memang cari sekolah yang optimal yang bisa diraih dan direalisasikan untuk mencapai cita-cita.Selalu berkembang, selalu belajar dan tanpa henti memperdalam terus kemampuan diri dalam spesialisasi tiap pribadi.
>Pekerjaan
Pekerjaan mencari kelangkaan suatu profesi atau keahliaan.Misalnya  dalam membuat design blog yang diakui secara nasional, untuk cari kerja di Jakarta akan lebih mudah. Demikian juga profesi dan keahlian lain.
Jika tidak suka  Anda perlu meningkatkan diri terus di Jakarta untuk mempunyai nilai tambah dan daya saing. Proses belajar dan peningkatan diri bisa berjalan sambil jalan dan terus menerus.
Awalnya memang perlu  informasi dan mempunyai banyak kenalan yang mempunyai posisi dan aksesbilats pengambilan keputusan. kejujuran, integritas, kesungguhan bekerja, keseriusan untuk berkembang, tanggung jawab, komunikatif, interpersonal yang baik dan profesionalitas yang humanis adalah beberapa syarat penting yang diperlukan di segala bentuk profesi pekerjaan.
Bekerja dan mendapatkan pekerjaan tidak sulit selama tahu cara sampai  justrudicari bukan mencari.
>Teknologi informasi
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.
*Bacaan
Di Jakarta banyak kejadian kita harus mengisi waktu yang belum jelas lamanya dan kapan hal ini terjadi. Alangkah baiknya dalam tas membawa bacaan ringan. Dari pada membuang waktu dengan hal yang tidak perlu, bacaan dapat menambah ilmu dan informasi serta memberikan relaksasi. Membaca majalah, tabloid, koran, buku atau bacaan apapun harus pada saat yang memungkinkan dan jangka waktu yang tepat.
Di Jakarta sering ada ketidakpastiaan waktu-waktu tertentu kosong.Jika meninggalkan lokasi rugi waktu, uang dan tenaga.Maka untuk membunuh waktu harus sesuai dengan pribadi masing-masing. Beberapa diantaranya : bacaan, mendengarkan musik/radio, ngobrol dengan orang-orang yang ditemui, atau online via gadget. Selalu saja ada ide kreatif untuk membunuh waktu
* Earphone
Sehubungan waktu banyak di perjalanan dan kemungkinan menunggu atau membunuh waktu, earphone yang dihubungkan ke HP atau MP3 Player sering digunakan untuk mendengarkan radio atau musik.Sangat tidak direkomendasikan menggunakan earphone pada saat di jalan raya, menyeberang jalan atau mengendarai motor/mobil, sangat berbahaya dan berisiko.
Pada saat yang tepat dan jangka waktu tertentu, mendengarkan berita dari radio dan mendengarkan musik kesayangan justru akan membuat motivasi berkatifitas dan meningkatkan semangat.
Kemacetan sebenarnya bisa dinikmati. Ada berbagai cara untuk bisa nyaman dalam kemacaetan.Mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari kemacetan yang semula merupakan keluhan menjadi nilai positif.
Cara menikmati kemacetan yang umum yaitu tidur di kendaraan, bacaan, denagrkan radio informatif, nonton TV mobile, online via gadget atau telpon kawan-kawan untuk bersosialisasi.
* Browsing, FB-an, Twitteran dan Blogging
Ini adalah kegiatan yang sangat umum dan disukai pada masa platinum ini. Informasi live dan singkat adalah kesukaan generasi jaman platinum ini. Komunikasi dalam jaringan sosial (FB-an dan Twitteran), mencari informasi secara cepat (browsing) dan aktualisasi diri (blogging) adalah media yang tepat dalam mengkomunikasikan banyak hal kepada dunia (bukan hanya teman-teman). Banyak hal bisa didapat di sini, banyak hal bisa dibagikan di sini, transparansi yagn beratnggung jawab adalah suatu budaya yang mulai disukai, kreatifitas dan inovasi lahir secara cepat.
Kita semua masih belajar, mengamati, mengkaji dan memahami fenomena kemajuan teknologi ini semoga banyak pihak makin matang, makin dewasa dan bertindak dengan bijak untuk mencapai kemajuan, kesejahteraan dan kebahagiaan bersama. Setidaknya tidak saling mengganggu.
* Informasi
Untuk mencari informasi saat ini sangat mudah. Dahulu kala informasi dicari dengan menanyakan pada orang lain atau mencari dari media tertulis. Saat ini cukup on line di internet, buka salah satu search engine (google, yahoo, bing dll), ketik kata kunci yang dicari. Apapun itu akan dapatkan informasinya dengan mudah.
ternyata tinggal di Jakarta yang sumpek, padat, macet dan panas ini bisa dinikmati juga . Meski demikain  tetap berharap untuk diri sendiri bahwa hidup di manapun di seluruh pelosok Indoensia atau dunia masih bisa dinikmati dan dibuat nyaman. Kemajuan teknologi sungguh diluar perkiraan sebelumnya, komunikasi antar pribadi dan bisnis berkembang dengan lebih merata.
Semoga di seluruh Indonesia tertular kemajuan komunikasi, kematangan dan kebijaksanaan  dalam mengantisipasi segala kemajuan teknologi, sehingga tidak perlu pribadi-pribadi berbondong-bondong ke jakarta. Di daerahpun kita bisa berkembangdan maju.









BAB III

PENUTUP


III.   A. Kesimpulan
Adapun sistem teknologi yang menghasilkan berbagai karya yang memberikan manfaat terhadap kemudahan akses, salah satunya ialah hasil peralatan-peralatan yang melampaui kebutuhan manusia.Atau dapat kita sebut dengn peralatan hidup manusia.Dengan demikian, system teknologi yang semakin maju menyebabkan system peralatan hidup manusia sangat terbantu dan berpengaruh terhadap kebudayaan konsumennya.

III.   B. Saran
Demikian makalah ini dibuat semoga bermanfaat dan menjadi referensi yang baik untuk para pihak yang merupakan bagian dari subjek penelitian di bidang system teknologi dan peralatan kehidupan. Adapun masih banyak kekurangan dalam cara penyusunannya semoga dapat dikoreksi pada makalah-makalah selanjutnya.












DAFTAR REFRENSI

Soelaeman, M. Munandar. 1992. Ilmu Budaya Dasar, Bandung: Eresco.
Ibrahim, Idy Subandi. 1997.Hegemoni Budaya, Yogyakarta: Bentang.
Nurhayati, Tri Kurnia. 2005. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Jakarta: Eska Media.
Wirodono, Sunardian. 2008. Matikan TV-Mu!. Yogyakarta: Resist Book
http://www.informatika.lipi.go.id/
Kompas.2011/10/26/Intruksi Wapres soal Kemacetan Ibu Kota Hanya Omong Kosong.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar